25.5 C
Jakarta
Jumat, 4 Desember, 2020

Kredivo Sebut Pandemi Bikin Pertumbuhan Transaksi E-Commerce Melejit

DuniaFintech.com – Kredivo mengungkapkan adanya pertumbuhan transaksi dan pembelanjaan pada platformnya. Bahkan catatan ini melebihi capaian sebelum pandemi terjadi. Kondisi itu pun dinilai sebagai sinyal positif pemulihan ekonomi dan potensi bagi pengembangan ekonomi digital.

General Manager Kredivo Indonesia Lily Suriani menyatakan, saat ini terdapat peningkatan digitalisasi yang memengaruhi perilaku masyarakat dalam menggunakan e-commerce. Ia mengamggap keyakinan konsumen untuk bertransaksi dengan nominal besar di platform e-commerce turut mengalami peningkatan. Lily mengakui, pandemi telah membawa tren belanja online meningkat.

“Kami optimistis bahwa pemulihan ekonomi bergerak ke arah yang positif. Konsumen sudah kembali memiliki keberanian untuk berbelanja.”

Lily menambahkan, kemudahan akses dan fleksibilitas pembayaran menjadi salah satu faktor meningkatnya tren belanja daring di platform e-commerce. Dengan begitu, hal tersebut akan meningkatkan minat dan kepercayaan masyarakat di tengah pemulihan ekonomi nasional dengan pertumbuhan jumlah transaksi sekitar 50% pada kuartal III-2020.

Menurutnya, peningkatan tersebut sejalan dengan hasil survei nasional literasi keuangan (SNLIK) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun lalu yang menunjukkan indeks inklusi keuangan sudah mencapai 76,19%.

Baca Juga:

Kendati begitu, masih ada 38,03% kesenjangan pemahaman masyarakat terhadap indeks literasi keuangan. Kondisi ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang belum maksimal menggunakan produk keuangan.

Lily mengatakan, kemudahan akses dan fleksibilitas pembayaran menjadi salah satu faktor meningkatnya tren belanja daring di platform e-commerce. Maka dari itu, katanya, Kredivo akan menyediakan fasilitas pembayaran berkala saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12 Desember 2020 nanti.

Sementara itu, Ketua Harian Asosiasi Fintech Pembiayaan Indonesia (AFPI) Kuseryansyah melihat potensi pertumbuhan industri fintech P2P lending yang positif di Tanah Air. Oleh sebab itu, ia mengimbau para pelaku industri agar semakin dapat memudahkan akses keuangan digital kepada masyarakat.

“Kolaborasi regulator dan industri, serta inovasi dari pelaku ekosistem digital seperti yang dilakukan Kredivo dan mitra merchant, penting dalam memaksimalkan pemanfaatan kehadiran kemudahan akses keuangan digital saat ini secara bijak.”

(DuniaFintech/Drean M.Ikhsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

KoinWorks Siap Dukung Ekonomi Digital untuk UMKM di 2021

DuniaFintech.com - Penyelenggara layanan keuangan digital, KoinWorks ​menyatakan akan mendukung pemanfaatan ekonomi digital pada industri UMKM Indonesia. Dalam Webinar bertajuk '#BangunResolusi Talks: Digitalisasi Keuangan...

Persiapkan Digital Hub untuk Indonesia, Telkomsigma Rilis Flou Cloud

Duniafintech.com - Perusahaan information communication & technology (ICT) solutions, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya Telkomsigma rilis Flou Cloud untuk mendukung pemerintah...

Facebook Membeli Startup Kustomer? Ternyata Ini Alasannya

DuniaFintech.com - Facebook membeli startup Kustomer? Kira-kira untuk apa ya? Startup Kustomer sendiri merupakan customer service startup. Startup ini mengintegrasikan layanan pelanggan online di...

Perusahaan Fintech STACS dan Bursa Malaysia Manfaatkan Blockchain untuk Pasar Obligasi

DuniaFintech.com - Perusahaan fintech STACS mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan ikatan blockchain proof-of-concept ("POC") dengan Bursa Efek Nasional Malaysia, Bursa Malaysia. Kerja sama ini dilakukan...

Pinjam Duit Cepat Hingga 100 Juta Tanpa Jaminan Kini Bisa Lewat Fintech

Duniafintech.com - Kini layanan keuangan berbasis online bernama financial technology (fintech), sudah mulai banyak bermunculan. Hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang membutuhkan layanan finansial...
LANGUAGE