26.9 C
Jakarta
Selasa, 18 Januari, 2022

Mengenal Lebih Dalam Kripto Aset di Indodax (Bagian 1)

duniafintech.com – Indodax merupakan pelopor platform pertukaran aset digital di Indonesia. Setelah berganti nama dari Bitcoin Indonesia, Indodax kini terus berkembang dengan jumlah pengguna yang bertambah setiap harinya. Apakah Anda sudah mengenal lebih dalam kripto aset di Indodax?

Saat ini, Indodax tercatat memiliki lebih dari 1,5 juta akun terdaftar dengan puluhan aset digital yang siap ditradingkan. Penasaran apa saja kripto aset di Indodax yang bisa Anda beli dan tradingkan? 

Baca juga: Perkembangan Bitcoin dan Blockchain di Sierra Leone

Kripto Aset di Indodax (Bagian 1)

  1. Bitcoin Diamond

Saat artikel ini ditulis, Bitcoin Diamond berada di peringkat pertama kripto aset dengan volume perdagangan paling tinggi selama 24 jam terakhir di platform Indodax (berdasarkan data Coinmarketcap.com). Bitcoin Diamond sendiri merupakan kripto aset yang bersaudara langsung dengan Bitcoin.

Dikenal dengan nama lain BCD, Bitcoin Diamond muncul saat terjadinya hardfork pada blok 495866 Bitcoin. Bitcoin Diamond dibuat konon untuk mengatasi masalah biaya transaksi Bitcoin yang tinggi. Total supply Bitcoin Diamond hanya ada 210 juta dan tidak akan bertambah lagi.

2. Bitcoin

Bitcoin bisa dibilang merupakan ‘nenek moyang’ dari semua kripto aset yang ada sekarang. Bitcoin. Diklaim sebagai mata uang virtual pertama di dunia, Satoshi Nakamoto, sang kreator membuat Bitcoin dengan tujuan untuk menghilangkan campur tangan pihak ketiga dalam transaksi keuangan. Bitcoin menggunakan teknologi Blockchain yang sekarang banyak digunakan untuk berbagai kepentingan. Saat artikel ini ditulis, Bitcoin masih menduduki peringkat pertama di Coinmarketcap.com sekaligus membuktikan posisinya yang masih kokoh sebagai pendahulu.

3. ZCoin

Dikenal dengan nama lain Zerocoin, token ini memungkinkan pengguna mendapatkan privasi dalam setiap transaksi yang dilakukan. Zcoin diperkenalkan pada tahun 1993 dan merupakan jenis token yang menggunakan akumulator RSA, sebagai dasar dari skema anonimitas.

Secara komparatif, kriptografi RSA adalah salah satu bentuk awal kriptografi kunci publik yang diangkat ke publik pada tahun 1977, telah diuji coba dan menjadi dasar dari banyak skema enkripsi yang digunakan secara luas saat ini seperti HTTPS, SSH login dan PGP untuk e-mail.  Pada hari Rabu (13/2) kemarin, ZCoin dikabarkan mengalami kenaikan harga hingga 100% pasca mengumumkan bahwa token tersebut bisa digunakan bersama PolisPay MasterCard yang baru. 

Baca juga: CXA Group Raih US $ 25 Juta: Ekspansi ke Asia-Pasifik

4. XRP

XRP merupakan token yang dikeluarkan oleh Ripple Labs. XRP adalah token yang digunakan untuk mewakili transfer nilai di seluruh Jaringan Ripple. Tujuan utama XRP adalah untuk menjadi mediator bagi pertukaran cryptocurrency dan fiat lainnya. Bersama dengan Bitcoin, XRP merupakan kripto aset paling populer yang sampai saat ini masih menunjukkan taringnya. Saat artikel ini ditulis, Coinmarketcap.com mencatat XRP berada di peringkat ke 3.

5. Ethereum

Dibuat pertama kali pada tahun 2013 oleh Vitalik Buterin, Ethereum merupakan platform komputasi open-source, dan sistem operasi terdistribusi yang menampilkan fungsi kontrak pintar. Ethereum mempunyai fungsi mirip virtual machine yang bisa menjalankan kontrak cerdas peer-to-peer dengan uang kriptografi Ether. Saat ini Ethereum termasuk salah satu kripto papan atas di Indodax dan platform-platform global lain di dunia dengan market cap senilai $14.034.925.414. 

6. Stellar Lumens

Jaringan Stellar adalah jaringan ledger terdistribusi berbasis Blockchain yang menghubungkan bank, sistem pembayaran dan orang-orang untuk memfasilitasi transfer nilai lintas-aset yang murah, termasuk pembayaran. Stellar memiliki token aslinya yang disebut Lumens, yang dilambangkan dengan simbol XLM. Di Indodax, XLM memiliki volume perdagangan yang cukup menjanjikan yakni  senilai $158.775 (per tanggal 14 Maret 2019).

8. Ignis

Ignis merupakan token yang dibuat oleh Ardor Blockchain. Salah satu fitur unik yang dimiliki Ignis dibandingkan kripto aset lainnya adalah sistem coin shuffling. Ini memungkinkan pengguna mencampur dana mereka dengan cepat dan efisien melalui pemetaan acak. Berdasarkan data Coinmarketcap.com, Ignis saat ini berada di peringkat 204 dengan nilai market cap mencapai $14.778.973.

-Dita Safitri-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ingin Mendapatkan Kartu GPN di Berbagai Bank? Simak Caranya Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu GPN adalah salah satu jenis kartu debit atau yang biasa dikenal dengan kartu ATM. Sebagaimana diketahui, kartu ATM akan memberikan...

Ulasan Lengkap soal e-Money Mandiri: Cara Buat hingga Panduan Top Up

JAKARTA, duniafintech.com – E-money Mandiri adalah uang elektronik yang banyak digunakan oleh orang-orang lantaran kemudahan dalam penggunaannya. Diterbitkan oleh Bank Mandiri, uang elektronik yang...

Besaran Gaji Tukang Parkir Pesawat dan Biaya Pendidikannya

JAKARTA, duniafintech.com - Gaji tukang parkir pesawat atau marshaller dengan tanggung jawabnya memarkirkan pesawat terbang yang berukuran besar ternyata memiliki gaji yang menjanjikan.  Mungkin saja...

Mau Side Job? Ini 7 Situs Penghasil Uang Terpercaya 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Situs penghasil uang terpercaya 2022 sekarang ini sudah banyak beredar di internet yang bisa diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Akan...

Alasan Penting Menyimpan Slip Gaji bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Alasan menyimpan slip gaji bagi semua karyawan di perusahaan manapun tentu saja sangat penting. Menerima gaji adalah sebuah tujuan utama bagi...
LANGUAGE