31.2 C
Jakarta
Sabtu, 28 Mei, 2022

Kunci Perkuat Bisnis, Pahami Ini Untuk Memanfaatkan Peluang Anda!

DuniaFintech.com – Sebenarnya apa sih kunci perkuat bisnis yang paling ampuh? Kunci perkuat bisnis adalah memahami target market. dalam membangun sebuah startup dan mengeksplorasi potensi-potensi atau peluang sebuah bisnis, memahami target market merupakan salah saru kunci paling penting.

Topik tersebut pun dibahas menarik oleh UPH SPARKLABS Incubation bersama partner industri digital yaitu Vidio.com, startup di bidang platform digital OTT (Over The Top) yang tidak lagi asing di kalangan generasi milenial Indonesia. Webinar Series UPH SPARKLABS bertopik “How to Develop Your Potential Customer and Seize The Opportunity” diselenggarakan melalui ZOOM pada 17 Juli 2020. 

SPARKLABS Incubation sebagai program business incubation UPH terus berupaya memotivasi dan memperkaya wawasan praktis bagi para mahasiswa yang memiliki minat untuk terjun membangun bisnis startups berbasis digital, salah satunya melalui webinar kali ini yang menghadirkan Rezki Yanuar – Vice President Brand Marketing Vidio.com.

Berikut beberapa strategi untuk memperluas target pasar dan memanfaatkan peluang dari situasi apapun.

Pahami Target Pasar

Dalam kapasitasnya, Rezki Yanuar membahas upaya-upaya yang dibutuhkan dalam memahami market berdasarkan apa yang telah dilakukannya bersama Vidio. Menurutnya memahami suara dari target pasar adalah keypoint untuk memperkuat posisi, yang pastinya perlu didukung dengan upaya-upaya lainnya.

“Bicara startup di bidang digital, sangat penting untuk memahami segmentasi pasar. Contohnya segmentasi usia. Kami di Vidio.com melihat kelompok usia 18-34 tahun adalah segmen kunci sebagai influencer. Kelompok usia ini merupakan kelompok termudah untuk menyerap dan menggunakan inovasi teknologi sekaligus jadi kelompok yang dapat mengedukasi kelompok usia di bawah ataupun di atas mereka,” jelas Yanuar.

Baca juga :

Evaluasi SWOT

Setelah segmentasi yang harus dilakukan yaitu selalu mengevalusi SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threats) sebuah bisnis. Hal ini penting dilakukan untuk bisa menetapkan strategi yang tepat sasar. Lebih lanjut Yanuar juga mengingatkan bahwa kemampuan beradaptasi dalam situasi apapun adalah keharusan. Adaptasi yang dimaksudkan Yanuar tentunya harus sesuai dengan kebutuhan market.

“Startups selalu bicara tentang trial and error serta inovasi. Inovasi produk bagi VIDIO selalu berkaitan dengan konten. Bagaimana ketika pandemi mulai di Indonesia, kita mau melakukan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan target market kita selama di rumah saja. Mulai dari peningkatan kualitas dengan memperluas variasi konten, bahkan menggratiskan konten untuk menarik market baru,” papar Yanuar. 

Sebarkan Informasi Terbaru

Bicara kemampuan beradaptasi yang tepat sasar, dapat dicapai ketika sebuah bisnis mampu mendengarkan kebutuhan atau minat dari target pasarnya. Yanuar mengingatkan para pelaku bisnis harus meluangkan waktu untuk berkomunikasi, mendengarkan, dan memastikan audiens mendapat informasi terkini dari bisnis kita. Dalam hal ini misalnya dengan pemanfaatan beragam platform komunikasi seperti media sosial, fitur push notification, newsletter, dan house ads.

“Tidak hanya sebatas menyebarkan informasi terbaru, lagi-lagi pastikan informasi yang kita bagikan adalah informasi yang sesuai dengan kebutuhan market. Lalu mengapa media sosial? Kini fungsi media sosial sudah sangat powerful. Media sosial bisa jadi tempat kita membagikan informasi terbaru dari produk kita, kegiatan campaign, layanan terbaru, peluang untuk berkomunikasi santai dan interaktif dengan market kita, dan efektif dalam meningkatkan kualitas relationship serta social traffic market kita,” tambah Yanuar.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Nasib Tragis Nasabah BPR Ditagih Rp100 Juta karena Utang Rp8 Juta

JAKARTA, duniafintech.com – Nasib tragis dialami oleh keluarga Nasikah, istri dari salah satu nasabah bank perkreditan rakyat (BPR) Bumi Sanggabuana di Gresik, Jawa Timur.  Hal...

Minta Maaf, Dirut DNA Pro Berharap Industri Robot Trading Lebih Maju Lagi

JAKARTA, duniafintech.com – Direktur Utama (Dirut) DNA Pro, Daniel Abe, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada para korban robot trading DNA Pro. Hal itu diutarakannya...

Ramah Lingkungan, Indodax Jalin Kerjasama Pengelolaan Sampah dengan Startup Waste Management

JAKARTA, duniafintech.com -  Indodax, perusahaan crypto exchange yang sudah berdiri selama delapan tahun lamanya, baru saja menjalin kerjasama Corporate Social Responsibility dengan Jangjo, perusahaan...

Harga Kripto 28 Mei 2022, Bitcoin dan Ethereum Masih Loyo

JAKARTA, duniafintech.com - Harga kripto masih belum bergairah, Bitcoin dan kripto jajaran teratas lainnya kembali berada di zona merah pada Sabtu 28 Mei 2022...

Transaksi Aset Kripto Meningkat Tajam, Maret 2022 Capai Rp130,2 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Transaksi aset Kripto di Indonesia meningkat signifikan. Nilai aset kripto semakin naik. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Jerry Sambuaga mengakui perkembangan...
LANGUAGE