34.5 C
Jakarta
Sabtu, 1 Oktober, 2022

Luhut: Kita Salah Satu Negara yang Punya Utang Terkecil di Dunia

JAKARTA, duniafintech.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Letnan Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan soal utang pemerintah Indonesia yang sudah menembus angka Rp7.123 triliun. Menurut Luhut, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan, karena menurutnya utang tersebut adalah salah satu yang terkecil di dunia.

“Jadi kalau orang bilang kita ada utang, betul. Rp7.000 triliun, tapi utang yang adalah utang yang produktif,” kata Luhut.

Baca juga: Tol Serang-Panimbang Pakai Utang China, Luhut: Jangan Mubazir!

Namun menurut Luhut, utang pemerintah Indonesia digunakan untuk sektor yang produktif. Misalnya, proyek jalan tol yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

“Kalau ini dibangun (proyek tol) simpul-simpul ekonomi akan timbul dan dia akan membayar sendiri utangnya. Dan kita salah satu negara yang punya utang terkecil di dunia,” ungkapnya.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB), rasio utang Indonesia adalah 40%-41% dari PDB. Padahal banyak negara maju di dunia yang perbandingannya mencapai hampir 100%. Atas dasar ini ia menyebut utang Indonesia menjadi yang terkecil di dunia.

Baca juga: Marah Indonesia Disamakan dengan Sri Lanka, Luhut: Sakit Jiwa! 

Selain itu ia menyebut jika pemerintah sudah memperhitungkan Return of Investment secara akurat. Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak ditipu dengan data informasi yang disebutnya salah.

“Jadi bapak ibu sekalian teman-teman di Pemda, di daerah jangan bicara yang aneh-aneh, jangan dengarkan bicara-bicara yang tidak jelas. Pemerintah tahu apa yang kita lakukan,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu ia sempat menyindir para pengamat yang asal nyinyir memberikan komentar soal utang pemerintah. Dia meminta pengamat saling membandingkan data dengan pemerintah terkait utang Indonesia ini.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah per Juni 2022 sebesar Rp7.123 triliun, naik 1,72% dari Rp7.002 triliun. Perinciannya, penerbitan SBN sebesar Rp6.301 triliun dan pinjaman Rp821,74 triliun.

Baca juga: Indonesia Masuk Jebakan Utang dari China?, Ini Jawaban Luhut..

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Bayar Akulaku via Mandiri Online serta Persyaratannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Akulaku via Mandiri Online berikut persyaratannya perlu diketahui oleh para pengguna layanan ini. Seperti diketahui pula, hadirnya aplikasi kredit online...

Asuransi Kecelakaan Kerja: Manfaat hingga Rekomendasi Produk

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kecelakaan kerja adalah bentuk proteksi yang sangat diperlukan oleh seorang pekerja atau karyawan. Asuransi sendiri adalah bentuk perlindungan yang penting bagi...

AIA Call Center, Email, hingga Alamat Kantornya

JAKARTA, duniafintech.com – AIA Call Center adalah salah satu cara termudah untuk bisa menghubungi atau mencari tahu soal beragam layanan AIA. Adapun layanan yang dimaksud...

Menteri Erick Dorong Perempuan dan Generasi Muda Duduki Jabatan Direksi BUMN

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong transformasi perusahaan BUMN dengan mendukung keterwakilan perempuan di jajaran direksi dan pemimpin dari generasi...

Kinerja Positif Kementerian BUMN Tercapai di Tahun 2021

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan pencapaian kinerja berada dalam posisi positif ditengah situasi pandemi global di tahun 2021. Hal...
LANGUAGE