33 C
Jakarta
Kamis, 21 Oktober, 2021

C-Mask: Masker Era New Normal dengan Koneksi Internet

DuniaFintech.com – Pada era new normal di tengah pandemi virus corona (COVID-19), penggunaan masker menjadi wajib. Melihat peluang yang besar terhadap kebutuhan masker, startup asal Jepang, Donut Robotics telah mengembangkan ‘masker cerdas’. Masker cerdas ini merupakan masker dengan koneksi internet yang dapat mengirimkan pesan dan menerjemahkan dari bahasa Jepang ke delapan bahasa lainnya.

Diberi nama ‘C-mask’, masker dengan koneksi internet berbahan plastik berwarna putih tersebut menutup wajah dengan ukuran standar dan terhubung melalui Bluetooth ke aplikasi smartphone dan tablet yang dapat menyalin perkataan ke dalam pesan teks, melakukan panggilan, atau membuat suara lebih nyaring saat mengenakan masker.

Menurut Kepala Eksekutif Donut Robotics, Taisuke Ono, pihaknya telah bekerja keras selama bertahun-tahun untuk mengembangkan robot. Menurut Ono, pihaknya menggunakan teknologi itu untuk menciptakan produk yang merespon bagaimana virus corona membentuk ulang kehidupan masyarakat. Ketika awal virus corona mewabah, perusahaan tersebut baru saja memperoleh kontrak untuk memasok robot dan penerjemah di Bandara Haneda Tokyo, sebuah produk yang menghadapi masa depan tidak pasti menyusul jatuhnya bisnis perjalanan.

Baca juga :

Bertahan dari Pandemi dengan Inovasi

Para insinyur Donut Robotics memiliki ide membuat masker dengan koneksi internet tersebut ketika mereka mencari produk untuk membantu perusahaan bertahan dari pandemi. Sebanyak 5.000 ‘C-mask’ pertama dari Donut Robotics akan dikirim ke pembeli di Jepang mulai September. Ono berharap dapat menjualnya di Cina, Amerika Serikat (AS) dan Eropa. 

Masker dengan koneksi internet ini dibanderol dengan harga 40 dolar AS atau sekitar Rp574 ribu per masker, Donut Robot berkeinginan memasuki pasar yang lebih luas dari beberapa bulan lalu.

Donut Robotics mengembangkan prototipe ‘masker cerdas’ dalam waktu satu bulan dengan mengadaptasi software penerjemahan yang dikembangkan untuk robotnya. Sedangkan desain masker dibuat oleh salah seorang insinyur perusahaan, Shunsuke Fujibayashi, empat tahun lalu ketika membuat tugas kuliah untuk menafsirkan percakapan dengan memetakan otot wajah.

Untuk pengembangan ‘masker cerdas’ tersebut Ono mengumpulkan 28 juta yen atau setara 260.000 dolar AS dengan menjual saham Donut Robotics melalui situs crowdfunding Jepang Fundinno.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Bitcoin Pecah Rekor Sepanjang Masa, Analis Berharap Lewati US$100.000

Reli terbaru Bitcoin ke harga tertinggi sepanjang masa di atas US$66.000 sudah memunculkan gelombang prediksi bullish baru, dengan harga cryptocurrency sudah lebih dari dua...

Komite Senat Australia Buat 12 Rekomendasi untuk Regulasi Crypto

Komite Terpilih Senat Australia sudah menyerahkan laporan terakhirnya tentang tinjauan selama setahun terhadap pendekatan negara ini terhadap peraturan kripto dan blockchain. Seperti dikutip dari...

Bitcoin Lewati Rp932 Juta Setelah Peluncuran ETF di NYSE

Harga Bitcoin (BTC) terus naik. Harga Bitcoin sempat dijual Rp932 juta di marketplace Indodax, Kamis (21 Oktober 2021) dini hari. Hal ini terjadi semenjak...

Keuntungan dan Daftar Produk Asuransi Rawat Inap Terbaik di Indonesia

Produk asuransi kesehatan dengan manfaat asuransi rawat inap sangat berperan untuk membebaskan dari kekhawatiran dan kegelisahan terkait kondisi keuangan yang terganggu akibat tidak adanya...

Kasus Pinjaman Online: Contoh dan Cara Melaporkan

Belakangan ini marak terjadi kasus pinjaman online, mulai dari penipuan yang mengatasnamakan pinjaman online terpercaya, pinjaman online ilegal, kasus pinjaman online tidak dibayar, hingga...
LANGUAGE