26.6 C
Jakarta
Kamis, 2 Juli, 2020

Studi: Transparansi Finansial Lindungi Suami dari ‘Pelakor’

DuniaFintech.com – Biduk rumah tangga kadang diwarnai hal-hal yang sulit ditebak. Beberapa hal diantaranya kadang mengarah kepada keretakan rumah tangga, salah satunya isu soal perselingkuhan. Terlebih, mencuatnya istilah ‘pelakor’ (perusak rumah tangga) di jagat maya membuat rasa insecure anggota rumah tangga, khususnya Wanita semakin menjadi-jadi.

Baru-baru ini, terdapat penelitian yang menyebutkan soal hubungan antara pengelolaan keuangan dan adanya potensi perselingkuhan.

American Sociological Review menerbitkan hasil penelitianya pada tahun 2015. Dalam laporannya, situasi keuangan yang tidak berimbang dan transparan membuat salah satu anggota rumah tangga rentan berselingkuh.

Dalam penelitian yang melibatkan 2.800 partisipan dengan rentang usia 18-32 tahun, ditemukan sebanyak 15% Pria yang tidak memiliki sumber pendapatan cenderung berselingkuh. Temuan ini membuat kekhawatiran Istri akan Suaminya terbuai godaan pelakor semakin menjadi-jadi.

Baca juga:

Kiat Selamatkan Finansial Rumah Tangga dari ‘Pelakor’

Pada hasil penelitian tersebut juga dikatakan bahwa 70% Pria yang terlalu menjadi ‘tulang punggung’ rumah tangga memiliki kesempatan besar terlibat dalam perselingkuhan. Hal tersebut dikarenakan keleluasaan dan kemandirian Pria untuk meningkatkan keinginannya berselingkuh ditopang oleh kondisi keuangannya.

Menjaga stabilitas dan keterbukaan soal kondisi keuangan rumah tangga menjadi strategi dasar untuk menanggulangi resiko anggota rumah tangga berselingkuh. Untuk menghadapi permasalahan yang cukup tricky ini, anggota rumah tangga perlu menerapkan resolusi dan reformasi tata keuangan yang ideal.

Ada pun penanggulangan resiko berselingkuh ialah dengan menyatukan instrumen keuangan dalam satu ekosistem yang sama, seperti rekening bank dan bentuk layanan keuangan lainnya. Unifikasi instrumen keuangan membuat pengawasan finansial rumah tangga lebih transparan dan ‘sehat’.

Selanjutnya, pembagian peran dalam sumber penghasilan juga dapat mengurangi potensi hadirnya pelakor pada biduk rumah tangga. Selain mental yang matang, membina rumah tangga memerlukan kemantapan dan rencana keuangan yang berkelanjutan. Hal tersebut diperlukan, lantaran hasil penelitian menyebutkan bahwa faktor finansial menjadi salah satu penentu adanya keinginan untuk berselingkuh.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Raih Segudang Keuntungan di Masa Pandemi dengan Ide Bisnis Ini

DuniaFintech.com - Wabah corona berdampak cukup besar bagi kalangan masyarakat, terutama dari segi ekonomi. Perubahan tren dan kebutuhan prioritas konsumen pun mempengaruhi...

Influencer Diadu di PUBG Mobile Global Ultimate Team Selection

DuniaFintech.com - Penggemar game berbasis mobile, Players Unknown Battle Ground (PUBG) menghelat PUBG Mobile Global Ultimate Team Selection per tanggal 23 Juni...

Pintek Bersama Sevima Bantu Berikan Solusi Managemen Akademik

DuniaFintech.com - Perusahaan fintech P2P lending yang fokus kepada sektor pendidikan, Pintek bersama Sevima, perusahaan konsultan dan pengembangan teknologi informasi untuk berikan...

BIDR Resmi Diperdagangkan di Binance dan Tokocrypto

DuniaFintech.com - Binance, Perusahaan Blockchain global dibelakang pertukaran aset digital terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan dan pengguna bersama Tokocrypto, pedagang aset...

Pinjaman Dana Cepat untuk Laptop Agar WFH Lebih Produktif

DuniaFintech.com - Laptop menjadi salah satu kebutuhan untuk menunjang masa work from home (WFH). Tanpa barang ini, pekerjaan yang dilakukan tentu menjadi...
LANGUAGE