34.5 C
Jakarta
Sabtu, 1 Oktober, 2022

Mendag Targetkan Satu Juta UMKM Gunakan Digitalisasi di Tahun 2022

JAKARTA, duniafintech.com – Kementerian Perdagangan menargetkan penerapan digitalisasi di 1000 pasar rakyat dan 1.000.000 UMKM di seluruh Indonesia pada tahun 2022.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengharapkan digitalisasi perdagangan yang dilakukan di pasar rakyat dan pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan perekonomian di daerah dan meningkatkan omzet pedagang pasar. Selain itu,  dapat membantu menjaga stabilisasi harga barang kebutuhan pokok serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan pasca pandemi.

Dengan jumlah lebih dari 64 juta unit, UMKM Indonesia memiliki potensi untuk mengakselerasi transformasi digital sektor perdagangan dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Tidak bisa dipungkiri, platform digital itu penting untuk mempertemukan penjual dan pembeli agar lebih mudah, efisien, omzetnya naik dan banyak untung,” kata Zulkifli.

Dia mencontohkan seperti pasar Tomang Barat yang merupakan salah satu Pasar Rakyat dengan menerapkan digitalisasi, membuka aku toko (on boarding) dan memasarkan produknya pada lokapasar Grab Mart.

Menurutnya dengan bekerjasama dengan lokapasar, target tersebut diwujudkan melalui beberapa kerja sama dan kolaborasi nyata dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Bank Indonesia melalui Program Transaksi Nontunai Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Kita  mentargetkan  seribu  digitalisasi  pasar  rakyat  dengan  sejuta  UMKM  yang  bekerja  sama  dengan platform  digital.  Diharapkan  dengan  platform  digital,  omzet  pedagang  pasar  bisa  meningkat.  Dengan bergabungnya platform digital, pedagang bisa memasarkan dan menyerbu pasar internasional. Termasuk pelaku usaha besar untuk membuka gerai di luar negeri,” ujar Zulkifli.

Dia menghimbau pengelola pasar dan dinas membidangi perdagangan di daerah untuk turut menyosialisasikan dan mendorong program digitalisasi pasar rakyat kepada pengelola pasar dan pedagang pasar. Tujuannya, untuk mempercepat program digitalisasi pasar rakyat di Indonesia.

“Kita akan membina pasar agar bekerja sama dengan platform digital melalui pelatihan,” kata Zulkifli.

Baca juga: Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjelaskan dendgan melakukan digitalisasi pasar rakyat, pasar-pasar rakyat memiliki lokapasar (market place) dan platform untuk menuju era digital yang sekarang sudah masuk di Indonesia. Namun, jangan sampai dengan adanya digitalisasi pasar berdampak terhadap tutupnya pasar konvensional.

“Artinya, ekosistem daring dibangun dan ekosistem luring dikembangkan,” kata Zulkifli.

Zulkifli mengatakan Kementerian Perdagangan akan berkolaborasi dalam penerapan digitalisasi di pasar rakyat dan pelaku UMKM dengan berbagi pemangku kepentingan seperti Bank Indonesia melalui program transaksi non tunai Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP), Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Baca juga: Pesat! 11 Juta UMKM Masuk E-Commerce Sepanjang 2020-2021

Kemudian pemanfaatan lokapasar melalui Tokopedia, pemanfaatan ride hailing melalui Grab, penerapan situs web pasar, informasi harga dan pencatatan omset pasar melalui Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP), penerapan informasi harga barang kebutuhan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan penerapan pembayaran retribusi secara elektronik melalui perbankan daerah maupun nasional.

Menurutnya dengan jumlah lebih dari 64 juta, UMKM di Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengakselerasi transformasi digital sektor perdagangan dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Saya sangat berharap digitalisasi perdagangan yang dilakukan di apsar rakyat dan UMKM dapat menjadi salah satu upaya untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang maju dan inklusif,” kata Zulkifli.

Baca juga: Dukung UMKM, Fintech Gelontorkan Rp52,92 Triliun

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Bayar Akulaku via Mandiri Online serta Persyaratannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Akulaku via Mandiri Online berikut persyaratannya perlu diketahui oleh para pengguna layanan ini. Seperti diketahui pula, hadirnya aplikasi kredit online...

Asuransi Kecelakaan Kerja: Manfaat hingga Rekomendasi Produk

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kecelakaan kerja adalah bentuk proteksi yang sangat diperlukan oleh seorang pekerja atau karyawan. Asuransi sendiri adalah bentuk perlindungan yang penting bagi...

AIA Call Center, Email, hingga Alamat Kantornya

JAKARTA, duniafintech.com – AIA Call Center adalah salah satu cara termudah untuk bisa menghubungi atau mencari tahu soal beragam layanan AIA. Adapun layanan yang dimaksud...

Menteri Erick Dorong Perempuan dan Generasi Muda Duduki Jabatan Direksi BUMN

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong transformasi perusahaan BUMN dengan mendukung keterwakilan perempuan di jajaran direksi dan pemimpin dari generasi...

Kinerja Positif Kementerian BUMN Tercapai di Tahun 2021

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan pencapaian kinerja berada dalam posisi positif ditengah situasi pandemi global di tahun 2021. Hal...
LANGUAGE