26 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Netzme Jalin Kolaborasi dengan PSSI untuk Penjualan Merchandise secara Digital

Duniafintech.com – Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) menjalin kolabrasi dengan Netzme, aplikasi pembayaran non-tunai, untuk memulai transformasi digital Garuda Official Store. Kerjasama Netzme dengan PSSI ini untuk mengembangkan bisnis marchandise Tim Nasional secara digital.

Nantinya para penggemar sepakbola Indonesia dapat langsung bertransaksi melakukan pembelian merchandise secara online atau offline dengan menggunakan QRIS melalui “aplikasi Toko NETZME”.

Selain itu, pembayaran juga bisa dilakukan dari mana saja seperti OVO, DANA, GoPay, Shopee Pay bahkan BCA Mobile. Kolaborasi Netzme dengan PSSI ini juga sejalan dengan program dari Gerakan Non-Tunai dari Pemerintah Indonesia yang belakangan sedang lebih dioptimalkan sebagai bagian dari gerakan pencegahan penularan Covid-19.

Vicky G. Saputra selaku CEO dari NETZME mengatakan “kerjasama Netzme dengan PSSI bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Hal ini merupakan momentum yang sangat baik bagi kami sebagai produk asli buatan Indonesia, bisa berkolaborasi dengan PSSI mengembangkan proses transformasi digital GARUDA OFFICIAL STORE.”

Baca Juga:

Sementara itu, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam konferensi virtual juga mengungkapkan merasa terbantu dengan adanya kerja sama ini. Apalagi di tengah masa pandemi COVID-19 saat ini, karena sebisa mungkin untuk mengurangi beraktivitas di luar termasuk berbelanja.

“Kami bersyukur ada kolaborasi dengan bisnis kita. Terima kasih atas kesediaan ini, di tengah pandemi ini kolaborasi memang sangat dibutuhkan. Ini untuk fans juga mendapatkan merchendise PSSI dan timnas,” ujar Yunus Nusi

Yunus menambahkan, dengan adanya kolaborasi Netzme dengan PSSI ini Menjawab tantangan transaksi secara online, Tanpa harus berkunjung ke toko offline, suporter atau masyarakat umum bisa berbelanja melalui aplikasi tersebut yang diuduh terlebih dahulu di ponsel.

Netzme sendiri telah menerima ijin dari Bank Indonesia sebagai Penerbit Uang Elektronik (e-money) dengan Surat No.21/584/DKSP/Srt/B tanggal 19 Desember 2019 dan Penyelenggara Transfer Dana dengan Surat No.21/270/DKSP/98 tanggal 19 Desember 2019 serta sebagai Penyelenggara Pemrosesan Transaksi Menggunakan Standar Nasional QR Code Pembayaran (QRIS) dengan Surat No.22/419/DKSP/Srt/B tanggal 23 Juli 2020.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE