30.3 C
Jakarta
Rabu, 18 Mei, 2022

Pemerintah Salurkan Kredit Online untuk Satu Juta UMKM senilai Rp 4,2 T

DuniaFintech.com – Pemerintah salurkan kredit online sebesar Rp 4,2 triliun untuk satu juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaku usaha UMKM dapat mengakses kredit tersebut melalui ekosistem digital yang disebut dengan Digital Kredit UMKM (DigiKU).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan, layanan penyaluran kredit digital tersebut merupakan inovasi dari himpunan bank milik negara (Himbara). Melalui layanan digital tersebut, pelaku UMKM dapat mengakses kredit hanya dalam waktu 15 menit.

Pemerintah mencatat, 22% atau 8.140 dari total 37 ribu UMKM yang terpukul pandemi corona, membutuhkan modal usaha. Namun, masih banyak UMKM yang terganjal administrasi perbankan. DigiKU bisa menjadi alternatif pembiayaan bagi UMKM. Sebab persyaratan pengajuan kreditnya diklaim lebih mudah dibandingkan prosedur normal.

Pemerintah salurkan kredit online ini untuk program UMKM yang targetnya bergabung dengan e-commerce maupun platform digital lainnya seperti Gojek dan Grab. Dengan program ini harapannya target penyaluran KUR yang sebesar Rp 190 triliun tahun ini bisa dilakukan baik secara offline maupun online.

Baca Juga:

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, “pemerintah menyiapkan bantuan Rp 123,46 triliun untuk UMKM selama pandemi Covid-19. Bantuan ini berupa subsidi bunga, dana pinjaman, dan dari sisi fiskal. Pemerintah juga menyalurkan bantuan melalui Himbara senilai Rp 30 triliun. Besarannya, masing-masing Rp 10 triliun untuk Bank Mandiri dan BRI, serta Rp 5 triliun lewat BNI dan BTN.”

Airlangga menambahkan kebijakan itu akan berdampak positif bagi perekonomian. Sebab, nilai transaksi perdagangan di platform digital Indonesia diperkirakan mencapai US$ 135 miliar. hingga saat ini penyaluran KUR total plafon yang berhasil digelontorkan mencapai Rp 76 triliun dan disalurkan ke 2,22 juta debitur. Masih ada outstanding Rp 69,9 triliun. Diharapkan ini bisa diakselerasi dengan platform DigiKU dan diharapkan UMKM bisa segera pulih dari persoalan melemahnya demand sehingga diharapkan awal tahun depan UMKM bisa kembali beroperasi dan menemukan demand-nya.

Selain pemerintah salurkan kredit online, juga akan mulai menggulirkan penjaminan kredit modal kerja kepada korporasi, yaitu usaha dengan kebutuhan kredit modal kerja sebesar Rp10 miliar atau lebih tinggi. Penjaminan ini dapat mendorong pemberian kredit modal kerja baru sebesar Rp100 triliun dalam 18 bulan ke depan hingga 2021 mendatang.

Untuk diketahui, alokasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional yang ditujukan kepada UMKM tercatat mencapai Rp123,46 triliun. Per 17 Juli 2020, BKF mencatat realisasi dari program untuk UMKM tersebut sudah mencapai 24,42%.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Masyarakat Bisa Beli Minyak Goreng Curah Rp 14 Ribu Per Liter, Syaratnya Pakai KTP

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja sama dengan para pelaku usaha minyak goreng meluncurkan Program Migor...

Tabungan Emas Digugat Soal Pelanggaran Hak Cipta, Pegadaian Buka Suara 

JAKARTA, duniafintech.com - PT Pegadaian menanggapi pemberitaan soal gugatan seorang warga bernama Arie Indra Manurung ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat atas dugaan pelanggaran hak...

Kripto Ambruk: Sandiaga Uno Ingatkan Soal Alokasi Investasi, Ini Penjelasannya 

JAKARTA, duniafintech.com - Pengusaha Sandiaga Uno, yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, berkomentar soal ambruknya kripto dan kembali mengingatkan soal basic investasi dalam...

Miris Banget! Juragan Kripto Ini Duitnya Anjlok Hingga Rp 161 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Harga beberapa mata uang kripto turun drastis berbarengan, termasuk Bitcoin yang diperdagangkan kurang dari USD 30 ribu. Hal itu membuat beberapa...

Lin Che Wei Punya Jabatan Strategis di Kementrian, Tersangka Baru Mafia Minyak Goreng

JAKARTA, duniafintech.com - Lin Che Wei seorang pengusaha, resmi ditahan oleh Kejaksaan Agung setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor Minyak...
LANGUAGE