25.5 C
Jakarta
Senin, 8 Agustus, 2022

Pengamat Prediksi Bitcoin Akan Kembali Sentuh Level Tertinggi, Tapi Butuh Waktu Lama

JAKARTA, duniafintech.com – Pembawa acara keuangan “Mad Money”, Jim Cramer dalam acaranya menjelaskan prediksi Bitcoin dapat mengalami reli selama beberapa bulan ke depan, meskipun bisa bertahun-tahun sebelum mencapai level tertinggi sebelumnya. 

“Grafik, seperti yang ditafsirkan oleh Tom DeMark, menunjukkan bitcoin dapat mengalami reli yang bagus selama beberapa bulan ke depan, bahkan jika dia tidak melihatnya mengunjungi kembali harga tertinggi lama selama bertahun-tahun atau bahkan beberapa dekade,” kata Cramer, dikutip dari CNBC, Minggu (25/6/2022). 

“Saya tidak bisa menyetujui membeli kripto di sini, tetapi jika Anda masih memiliki beberapa dan Anda ingin keluar, saya bertaruh bahwa dari sini, jika Anda turun lagi, Anda mungkin mendapatkan harga yang lebih baik untuk keluar,” lanjut dia. 

Menurut pembawa acara “Mad Money”itu, DeMark memiliki 13 langkah hitung mundur beli dan jual yang membantunya mengidentifikasi bagian atas dan bawah dalam bitcoin. Sejumlah sesi berjalan ke arah yang sama.

Dalam perincian analisis DeMark, Cramer memeriksa grafik harian Bitcoin dari April tahun lalu hingga hari ini. 

Cramer mengatakan, aspek penting dari grafik adalah bitcoin tidak pernah memiliki retracement turun lebih dari 50 persen pada penutupan sejak 2020 hingga beberapa bulan yang lalu.

Baca juga: Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

“Menurut DeMark, ketika Anda mendapatkan penurunan seburuk ini sering terjadi kerusakan struktural pada aset yang bersangkutan. Jika Anda berpikir untuk jangka panjang, DeMark mengatakan dibutuhkan waktu bertahun-tahun bagi bitcoin untuk mendekati level tertingginya yang lama, bahkan mungkin beberapa dekade. Mungkin kita tidak akan pernah melihat mereka lagi,” ujar Cramer.

Seperti diketahui, pasar cryptocurrency telah mengalami tahun yang sulit karena investor ketakutan oleh inflasi dan kenaikan suku bunga Federal Reserve telah menjual aset mereka, menyebabkan pasar kripto mengalami penurunan. 

Baca jugaBaru Terbongkar, Hacker Korut Lazarus Group Lakukan Pencucian Uang di Binance

Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, telah jatuh jauh dari level tertinggi yang dicapai November lalu, dengan beberapa analis memperkirakan Bitcoin bisa jatuh lebih dalam.

Namun pengamat Kripto ini prediksi Bitcoin akan kembali sentuh level tertinggi, namun butuh waktu yang cukup lama. 

Baca jugaWah, Bantuan Kartu Prakerja Rp289 Miliar Ternyata Salah Sasaran

 

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Aktivasi SPinjam Shopee Ditolak? Gampang Kok Mengatasinya!

JAKARTA, duniafintech.com – Aktivasi SPinjam Shopee ditolak? Kamu tidak perlu khawatir ya sebab dalam ulasan kali ini akan dijelaskan cara mengatasinya. Shopee sendiri merupakan salah...

Waduh Makin Panas! Elon Musk Tantang CEO Twitter Debat Terbuka

JAKARTA, duniafintech.com - Kisruh antara Elon Musk dan Twitter nampaknya masih terus berlanjut. Kekinian, persoalan itu disinyalir makin panas. Elon Musk menantang Chief Executive Officer...

Mudah Banget, Inilah Cara Deposit Indodax Melalui OVO

JAKARTA, duniafintech.com - Cara deposit Indodax melalui OVO ternyata gampang lho. Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah mudah ini, dan bisa langsung trading crypto.  Di Indodax,...

Berita Fintech Indonesia: OJK Akan Atur Bunga Pinjol

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia terbaru kali ini akan mengupas tentang ketentuan terkait bunga fintech lending/pinjaman online (pinjol). Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)...

Berita Kripto Hari Ini: ASN Boleh Investasi Kripto? Jawabannya Begini

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Kripto hari ini mengulas tentang investasi aset kripto. Dalam hal ini, pegawai negeri sipil atau Aparatur Sipil Negara (ASN) boleh...
LANGUAGE