25 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Pesaing Gojek dan Grab? Nujek Hadirkan Fitur Berbeda

duniafintech.com – Transportasi online kini seolah menjadi kebutuhan masyarakat. Fenomena tersebut tidak terlepas dari agresifnya persaingan perusahaan transportasi online. Kondisi inilah yang juga dilihat oleh Nujek (Nusantara Ojek), salah satu aplikasi kasih transportasi online yang digadang-gadang menjadi pesaing gojek dan grab.

Di klaim sebagai pesaing Gojek dan Grab tampaknya tidak mengurungkan Nujek untuk bersaing dengan para perusahaan transportasi online terbesar tersebut. Aplikasi karya santri Nahdlatul Ulama (NU) tersebut dikabarkan telah melebarkan sayapnya di wilayah Jakarta, Surabaya, Malang, Madiun, Situbondo, Lumajang, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Banyumas, juga Batam hingga Pontianak.

Pesaing Gojek dan Grab ini pada dasarnya memiliki fitur yang sama seperti aplikator sejenis, diantaranya NuRide, NuTaxi, NuFast (kurir dengan sepeda motor), NuCargo, NuFood, NuMart, NuServ dan yang bakal meluncur dalam waktu dekat adalah NuTrip dan NuStay. Namun sebagai pesaing Gojek dan Grab, Nujek pun siap bersaing dengan menghadirkan beberapa fitur menarik.

Keuntungan Bagi Customer

Pertama, pengguna Nujek bisa menentukan pengemudi langganan yang dinilai cocok dengan karakteristik pengguna. Kedua, pengguna juga bisa memilih jenis kendaraan, pengemudi, rating, dan jarak yang diinginkan. Ketiga, khusus pelanggan wanita, bisa memilih pengemudi wanita. Keempat, pengguna bisa melakukan stop and go dengan memindai QR code.

Baca juga :

Keuntungan Bagi Driver

Tidak hanya memanjakan customer, Nujek juga memberikan keuntungan lebih pada drivernya seperti jaminan asuransi, bebas biaya sewa aplikasi, fix income dari customer langganan, serta sistem bagi hasil 85% sebagai mitra, jadi driver hanya dikenakan potongan biaya sebesar 15%, lebih rendah daripada aplikasi sejenisnya.

Di tahun ini Nujek menargetkan 1 juta pengguna aktif hingga akhir 2020. Total pengguna Nujek saat ini sudah ada diangka 100.000 dengan jumlah mitra 20.000 pengemudi. Selain peningkatan di sisi pengguna, Nujek juga dilaporkan telah mendapatkan pendanaan awal dari perusahaan asal Korea Selatan. Untuk tahap fund rise dana yang masuk mencapai US$ 400.000.

(DuniaFintech/Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE