27.4 C
Jakarta
Minggu, 26 September, 2021

Saran dari Fintech Pendidikan untuk Anak Belajar di Rumah

duniafintech.com – Belajar di rumah merupakan instruksi yang diperintahkan oleh otoritas selama masa pandemi COVID-19 di Indonesia. Namun tidak sedikit tantangan yang dihadapi orang tua dalam mengoptimalkan proses pembelajaran di rumah.

Najeela Shihab selaku individu yang memiliki fokus pada pendidikan mengatakan, mendidik anak di rumah merupakan tantangan dan juga kesempatan untuk memahami perbedaan perilaku belajar anak di sekolah dan di rumah. Hal ini ia sampaikan pada seminar daring layanan keuangan elektronik (fintech) yang berfokus di pendidikan, Pintek pada Kamis (16/04/20).

“Belajar di rumah menumbuhkan interaksi orang tua dan anak. Bukan berarti memindahkan seratus persen kegiatan sekolah ke rumah. Bukan hanya mendengar ceramah panjang dari orang tua,”

Situasi berubah karena pandemi. Beberapa perubahan menghampiri orang tua yang terbiasa menyerahkan anaknya ke sekolah. Beberapa hal yang berubah di situasi saat ini juga mencakup emosi dan tantangan orang tua yang harus mengadaptasi kemajuan teknologi.

“Orang tua yang terbiasa membatasi penggunaan gawai oleh anak, harus mulai memahami seluruh aktivitas belajar kini telah menggunakan gawai. Manajemen emosi menjadi hal yang perlu diperhatikan,”

Baca juga:

Kiat-kiat Belajar di Rumah

Belajar di rumah menjadi refleksi untuk orang tua dalam memahami kebutuhan emosional dan sosial anak. Situasi saat ini harus dijadikan kesempatan untuk orang tua dalam memenuhi kebutuhan kedua hal tersebut. Najeela mengingatkan pentingnya dukungan lingkungan sebagai faktor utama efektivitas anak dalam belajar.

“Ada yang butuh ruang sepi untuk belajar. Ada yang ingin belajar sama kakak dan adiknya. Ada yang perlu musik untuk belajar. Variasinya bermacam-macam, sesuai dengan kebutuhan suasana hati anak. Orang tua harus menemukan metode yang tepat,”

Pemahaman tentang tujuan dari belajar jarang ditemukan meski dalam sekolah. Hal ini membuat anak tidak menemukan relevansi antara pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Najeela melihat hal ini sebagai kesempatan untuk orang tua bersikap pro-aktif.

Kemandirian anak juga menjadi tantangan untuk memenuhi faktor belajar dari rumah. Hal ini meliputi pengerjaan tugas anak dan bagaimana sang anak bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugasnya. Bagi Najeela, komunikasi dua arah menjadi kunci utama efektivitas pembelajaran anak di rumah.

“Situasi saat ini menjadi kesempatan orang tua untuk menumbuhkan kemandirian. Timbal balik menjadi hal yang berharga untuk proses Pendidikan di rumah. Jangan hanya terpaku pada instruksi dan mekanisme satu arah. Perlu ada refleksi, revisi dan komunikasi dua arah, sehingga menjadi pengalaman yang menyiapkan anak untuk Kembali ke sekolah usai pandemi,”

DuniaFintech/FauzanPerdana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Danasaham: Platform yang Pertemukan Pemodal dan Penerbit

Danasaham adalah salah satu platform equity crowdfunding yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mempertemukan pemodal dan penerbit melalui situs websitenya. Di...

Strategi dan Jenis Investasi Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga mempunyai peran penting dalam mengelola keuangan keluarga dengan baik meski ia memang tidak menghasilkan uang secara aktif. Namun, penting juga bagi...

Daftar Rekening Bisnis Terbaik untuk UMKM

Dalam menjalankan sebuah bisnis, baik berskala besar maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), finansial atau keuangan menjadi salah satu hal yang penting dan harus...

Pengertian Bursa Kripto serta Kehadirannya di Indonesia dan Dunia

Investasi mata uang kripto semakin digandrungi belakangan ini di dunia, termasuk di Indonesia. Namun, jika memang merasa tertarik untuk berinvestasi mata uang kripto dan...

Ini 5 Rekomendasi Kartu Kredit Terbaik di Indonesia

Kartu kredit belakangan ini telah menjadi alat transaksi sehari-hari bagi sebagian orang dari beberapa kalangan. Bahkan, alat transaksi yang satu ini juga mulai dianjurkan...
LANGUAGE