25.6 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

SM Entertainment Berencana Luncurkan Kripto Aset untuk Industri K-Pop

duniafintech.com – Penggemar K-Pop tentu sudah tak asing lagi dengan SM Entertainment. Perusahaan hiburan ini merupakan salah satu yang terbesar di Korea Selatan. Menaungi artis-artis papan atas seperti TVXQ, Super Junior, EXO dan SNSD, SM Entertainment konon akan melakukan langkah baru terkait kripto aset.

Tidak bisa ditampik bahwa selama beberapa tahun terakhir, kripto aset telah mencuri perhatian banyak orang dari berbagai sektor. Industri yang dulu tidak terpikirkan akan mengadopsi teknologi ini, perlahan-lahan mulai muncul. Salah satunya adalah industri hiburan.

Baca juga: Mata Uang Kripto di ‘Who Wants To Be A Millionare’ India

Perusahaan yang memiliki pendapatan tahunan lebih dari $350 juta ini berencana meluncurkan kripto asetnya sendiri. Hal ini disampaikan dalam Konferensi Pengembang Upbit yang dilaksanakan di Incheon, Korea Selatan baru-baru ini. Rencana spesifik mengenai hal ini masih belum diungkapkan namun CEO CTIA Labs, Joo Sangshik mengatakan bahwa perusahaannya akan membahas prospek kemitraan dan hal teknis lainnya untuk membantu SM Entertainment merealisasikan rencana ambisiusnya dengan menciptakan kripto aset sendiri.

Joo lebih lanjut menambahkan bahwa SM Entertainment bertujuan untuk mengeksplorasi peluang publik dan pribadi yang dapat diakses menggunakan konsep Blockchain. Sampai sekarang, SM Entertainment menikmati kapitalisasi pasar hampir $600 juta.

Kripto untuk Mendorong Perkembangan Artis

Protes selalu menjadi bagian dari industri musik, yang memiliki korelasi kuat dengan kebebasan berekspresi. Dalam rezim tirani di mana banyak bentuk protes dibatasi, musik sering dicari sebagai media protes dan perbedaan pendapat. Dalam sebuah artikel khusus yang diposting pada bulan Juni, Cointelegraph memecah anatomi desentralisasi dalam industri musik menggunakan teknologi Blockchain. 

Baca juga: OVO PayLater Terus Kembangkan Fitur Cicilan

Artikel tersebut mencerminkan percakapan yang bersemangat yang dominan di antara banyak lembaga di seluruh dunia yang memperkirakan bahwa teknologi Blockchain akan berhasil menemukan terobosan dalam industri musik di beberapa titik di zaman kita. Dari banyak manfaat yang akan dibawa Blockchain ke industri, tidak ada yang lebih menguntungkan daripada insentif bagi seniman yang akan mengalami interaksi ekonomi tanpa pembatas di antara para penggemar. Dengan begitu mereka akan merasakan langsung nilai seni yang diciptakan sang seniman.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE