25 C
Jakarta
Minggu, 27 November, 2022

STARTUP BLOCKCHAIN ASAL INDONESIA PUNDI X AKAN LUNCURKAN JARINGAN KRIPTO PoS DI INDIA

duniafintech.com – Perusahaan rintisan Blockchain asal Indonesia, Pundi X mungkin akan segera meluncurkan jaringan PoS (point –of-sale) di India akhir tahun ini untuk menciptakan saluran offline bagi mata uang virtual.

Penasihat perusahaan India Manan Mehta seperti dikutip oleh The Economic Times mengatakan bahwa Pundi X dapat berpartner dengan platform pertukaran mata uang virtual di India seperti Zebpay dan Koinex untuk memungkinkan orang membeli atau menjual kripto di jaringan PoS yang terhubung secara global.

Baca juga: duniafintech.com/hello-sehat-terus-eksis-tanpa-fitur-ini/

Berdasarkan laporan tersebut, Pundi X diharapkan akan meluncurkan jaringan pembayarannya di Singapura, Indonesia, Afrika, Brazil dan kemudian diikuti oleh India.

Tahun lalu, Pundi X disebut akan meluncurkan ICO (Initial Coin Offering)  yang menjadi proses crowdfunding di mana perusahaan berbasis cryptocurrency mengumpulkan dana – pada tahun 2018 dan memulai kripto-nya sendiri yang disebut PXS. Begitu ICO selesai, jaringan PoS akan digunakan dengan jaringan yang melibatkan 100.000 perangkat.

Jaringan ini akan memungkinkan konversi cryptocurrency ke mata uang fiat dalam jangka pendek, sampai mata uang digital diterima secara global,” ungkap Mehta. “Tujuan kami adalah untuk membuat proses pembayaran tidak berubah melalui cryptocurrency dan teknologi blockchain yang mendasarinya.”

Baca juga: duniafintech.com/setelah-turun-drastis-ripple-mulai-alami-kenaikan-lagi/

Teknologi Blockchain menggunakan alat kriptografi untuk menciptakan data-data yang terbuka dan terdesentralisasi, yang dapat mencakup transaksi perbankan dan sejenisnya. Rekaman data dapat diverifikasi oleh siapapun yang terlibat dalam transaksi dan dapat dilacak melalui jaringan yang aman.

Blockchain juga telah tumbuh menjadi semakin menonjol karena dimanfaatkan untuk transaksi mata uang digital.

November lalu, Pundi X telah mengumumkan integrasi yang berhasil ke dalam jaringan Blockchain NEM. Teknologi NEM saat ini dimanfaatkan oleh berbagai lembaga keuangan dan industri. Dari sisi permintaan dan volume perdagangan, NEM juga menjadi salah satu altcoins terpopuler di Jepang.

Baca juga: duniafintech.com/kredina-jamin-100-uang-kembali-bagi-investor/

Dengan menggunakan solusi blockchain NEM, kami dapat mengkonfirmasi transaksi secara instan, yang memungkinkan kami menurunkan risiko pertukaran dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik,” kata Zac Cheah, CEO Pundi X.

Source: vccircle.com

Written by: Dita Safitri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Menghitung Obligasi pada Harga Diskonto dan Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghitung obligasi perlu dipahami oleh mereka yang memilih menggunakan instrumen investasi yang satu ini. Tujuannya adalah agar para investor, khususnya pemula,...

Cara Berinvestasi di Bank dan Beberapa Keuntungannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara berinvestasi di bank tentu saja akan sangat penting diketahui oleh masyarakat secara luas sekarang ini. Investasi di bank sendiri menjadi solusi...

Tipe Kemitraan Shopee Affiliate: Cashback hingga Mitra Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Tipe kemitraan Shopee Affiliate penting dipahami saat kamu akan mengisi formulir pendaftaran Shopee affiliate. Seperti diketahui, banyak orang yang tertarik dengan kemitraan...

Surat Berharga Negara: Jenis-jenis hingga Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Surat Berharga Negara (SBN) masih menjadi salah satu pilihan instrumen investasi yang bisa dipertimbangkan. Bagi para pemula, SBN pun layak untuk dimiliki....

Indonesia Krisis Beras dan Pemerintah Harus Impor?

JAKARTA, duniafintech.com - Indonesia saat ini harus dihadapi dengan adanya ancaman bahaya pangan, stok beras beras nasional sedang berada titik terendah atau krisis. Hal semacam...
LANGUAGE