29.5 C
Jakarta
Minggu, 29 Mei, 2022

Tengah Merintis Usaha? Inilah Cara Sukses agar Bisnis Cepat Berkembang

Duniafintech.com – Masih banyak pemula dalam membangun usahanya bingung mencari cara agar bisnis berkembang. Memulai usaha baru memang menjadi tantangan tersendiri bagi pemula. Tak peduli apapun sekala bisnis yang ingin Anda jalankan, besar ataupun kecil tetap menantang dan membutuhkan mental yang kuat. Sehingga tak jarang dari kita yang akhirnya enggan memulai usaha karena tak mampu menerima tantangan untuk diri sendiri.

Agar dapat merintis usaha dengan sukses, maka Anda tak boleh gegabah ketika melangkah. Kurang hati-hati sedikit saja, bisa membuat usaha yang dirintis tidak berjalan dengan lancar bahkan bisa-bisa mengalami kebangkrutan.

Untuk bisa menghindarinya, ketelitian dan dukungan dari pengusaha yang lebih dulu sukses haruslah diperhatikan. Belajar dari mereka yang sudah sukses di dunia usaha akan membantu menghadapi masalah yang muncul. Maka dari itu, berikut beberapa cara agar bisnis berkembang.

Pelajari Kompetisi Sesuai Bidang Usaha yang Ingin Digeluti

Dalam setiap jenis usaha, pasti selalu ada yang namanya kompetisi meski dengan level-level tertentu. Contohnya saja, kompetisi yang ada di bidang kuliner tentu berbeda dengan bidang usaha teknologi. Jika sudah mengerti seperti apa kompetisi dan persaingan yang ada di bidang usaha yang hendak ditekuni, dengan begitu pemetaan strategi dapat dilakukan dengan lebih maksimal.

Sisihkan Sebagian Laba

Cara agar bisnis berkembang yang selanjutnya adalah sisihkan laba. Ketika bisnis ataupun usaha yang dijalankan sedang berjalan dengan baik, maka keuntungan yang diperoleh bisa cukup banyak. Terlebih jika omzet terus meningkat maka jumlah keuntungan juga akan terus mengalami peningkatan. Sehingga, usaha yang dijalankan akan punya cukup simpanan uang. Cara ini akan membantu menyelamatkan keadaan, jika tiba-tiba kondisi ekonomi memburuk baik karena masalah internal ataupun eksternal.

Baca Juga:

Hindari Mengambil Langkah Besar di Masa-Masa Awal

Memiliki mimpi yang besar memang bukan hal yang salah. Tapi jika mengambil tindakan yang terlalu besar saat usaha masih berada di tahap awal, tentu bukan sebuah keputusan yang baik dan bijaksana. Seperti dalam menentukan besaran omzet misalnya.

Anda harus menentukan jumlah omzet penjualan yang masuk di akal saat baru merintis sebuah usaha. Di samping itu, strategi pemasaran seperti pembuatan iklan, pembukaan cabang baru, atau berbagai macam upgrading lainnya sangat perlu untuk dipertimbangkan terlebih dulu.

Selalu Responsif Terhadap Perubahan

Berani melakukan perubahan adalah baik, apalagi dalam dunia usaha yang serba dinamis dengan adanya berbagai perubahan positif. Sikap yang responsif yang dimiliki pengusaha terhadap adanya perubahan akan mampu membawanya dalam menciptakan sebuah pelayanan atau produk dengan kualitas yang semakin baik.

Dengan kualitas layanan atau produk tentu juga akan berimbas pula pada semangat jual serta daya beli konsumen. Karenanya, tingkatkan respon terhadap segala perubahan yang terjadi di sekitar Anda.

Merintis sebuah usaha memang bukan hal yang bisa dikatakan mudah ataupun terlalu sulit untuk dilakukan. Selama seorang pengusaha memiliki motivasi untuk mengatakan “inilah saatnya”, maka kesuksesan juga akan semakin dekat. Selamat mencoba.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pembatalan Polis Asuransi Mobil: Prosedur dan Risikonya

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pembatalan polis asuransi mobil merupakan cara menyelesaikan polis asuransi mobil yang masih dalam masa pertanggungan. Dalam arti, belum satu...

Baik Online Maupun Offline, Begini Cara Bayar Mandiri Virtual Account

JAKARTA, duniafintech.com – Pengertian Mandiri virtual account adalah metode pembayaran dari Bank Mandiri untuk bertransaksi di e-commerce atau aplikasi belanja online dengan menggunakan nomor...

2.290 Calon Jemaah Haji Riau Siap Berangkat ke Tanah Suci Awal Juni 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Sebanyak 2.290 orang calon jemaah haji dari Provinsi Riau siap berangkat ke Tanah Suci. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau...

Investasi Bodong Minyak Goreng, Emak Asal Ponorogo ini Masuk Penjara 4 Tahun

JAKARTA, duniafintech.com - EV (30) warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, Ponorogo, diamankan Satreskrim Polres Ponorogo usai melakukan penipuan investasi bodong, dengan kedok jual minyak...

Indonesia Masuk Jebakan Utang dari China?, Ini Jawaban Luhut..

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait anggapan bahwa Indonesia telah terperangkap jebakan utang...
LANGUAGE