30.4 C
Jakarta
Jumat, 27 Mei, 2022

Terapkan Digitalisasi, BRI Agro Gandeng Fintech Payfazz

DuniaFintech.com – PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk, BRI Agro berkolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial (fintech) Payfazz yang merupakan bagian dari Fazz Financial Group.

Direktur Utama BRI Agro, Ebeneser Girsang mengatakan sebagai pihak yang ditunjuk menjadi digital attacker oleh Bank BRI, pihaknya terus berupaya melakukan transformasi digital untuk dapat memperluas pasar di segmen digital. 

Ia menyebut bahwa upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan fintech dan peer-to-peer lending, salah satunya Fazz Financial Group. 

“Partnership kami dengan Fazz Financial Group adalah langkah kami untuk masuk ke ekosistem digital. Diharapkan, dapat meningkatkan akuisisi nasabah bank dari kerja sama ini. Kerja sama ini menggunakan pendekatan teknologi dengan sharing resources,”

Co-Founder Fazz Financial Group, Hendra Kwik bilang bahwa dalam kerja sama ini, keduanya akan menjajaki potensi integrasi berbagai produk dan layanan digital BRI Agro, seperti virtual account, payment point online bank (PPOB). Sementara, cashflow loan melalui layanan yang disediakan Fazz Financial Group, beberapa di antaranya adalah Payfazz Agen, dan aplikasi kasir POS.

“Hingga saat ini, Payfazz telah melayani lebih dari 10 juta pengguna aktif setiap bulannya dan memiliki lebih dari 250 ribu agen tersebar di seluruh Indonesia”

Fazz Financial Group melalui Payfazz dan anak perusahaan lainnya, mengembangkan aplikasi layanan keuangan berbasis keagenan yang menyediakan solusi pembayaran sehari-hari bagi masyarakat yang belum memiliki rekening bank (unbanked). 

Baca juga:

BRI Agro dan Payfazz Targetkan UMKM

Sasaran utama dari Payfazz meliputi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), toko-toko kecil, atau warung yang tersebar hingga ke rural area. 

“BRI Agro dan Payfazz memiliki kesamaan target market. Sehingga kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi kami untuk membuka peluang bisnis selagi kami mempersiapkan model bisnis baru. Kami juga akan memberikan dukungan layanan perbankan bagi Fazz Financial Group untuk melengkapi produk-produk keuangannya,”

Sebagai informasi, Payfazz berdiri sejak tahun 2016 merupakan perusahaan rintisan teknologi finansial yang didirikan oleh Hendra Kwik, Jefriyanto, dan Ricky Winata. 

Di Tahun 2019, Payfazz telah diakui sebagai Top 100 Companies oleh Y Combinator sebagai perusahaan dengan kinerja bisnis yang positif, sejajar dengan perusahaan rintisan kelas dunia lainnya seperti Dropbox dan Airbnb. 

Melalui kolaborasi ini, diharapkan BRI Agro dapat meningkatkan layanan dan menyediakan produk digitalnya bersama Fazz Financial Group untuk terus memperluas inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat.

DuniaFintech/Drean M.I

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Sandiaga Ajak UMKM Gabung ke E-commerce Agar Mampu Perluas Lapangan Kerja 

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno mengajak UMKM berkolaborasi dengan platform digital market atau E-commerce.  Dengan UMKM bergabung...

Pasar Kripto Tak Bergairah, Nilai Sumbangan Kripto Milik Ukraina Turun

JAKARTA, duniafintech.com - Menyusul invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, pemerintah Ukraina menggunakan media sosial untuk meminta sumbangan kripto atau cryptocurrency.  Belum lama...

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pengusaha Kelapa Sawit Merespon Begini

JAKARTA, duniafintech.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) angkat bicara terkait diberlakukannya kebijakan domestic market obligation (DMO) dan pencabutan subsidi minyak goreng curah...

Harga Kripto 27 Mei 2022 Masih Loyo, Bitcoin Cs Bertengger di Zona Merah

JAKARTA, duniafintech.com - Harga Kripto masih lesu. Bitcoin dan kripto jajaran teratas terpantau kembali mengalami pergerakan harga yang kompak pada Jumat (27/5/2022) pagi. Mayoritas...

Ganti Kulit! Kripto Terra LUNA Jenis Baru Meluncur Jumat Ini, Dipastikan Tanpa UST

JAKARTA, duniafintech.com - Proposal untuk meluncurkan blockchain baru kripto Terra LUNA Terra 2.0 tanpa stablecoin algoritmis telah lolos. 65,5 persen peserta memilih mendukung proposal...
LANGUAGE