26.1 C
Jakarta
Senin, 26 Juli, 2021

Tether Meluncurkan USDT Stablecoin di Algorand Blockchain

duniafintech.com – Platform berbasis blockchain terbesar, Tether meluncurkan USDT stablecoin di Algorand 2.0 yang menjadi bukti bahwa platform blockchain sebagai supply chain terbesar. Tether adalah stablecoin pertama yang memanfaatkan inovasi yang dirilis pada Algorand 2.0 dan akan memberikan konfirmasi instan, pembayaran mikro, dan sebagai dompet digital.

Dengan Tether meluncurkan USDT stablecoin, seluruh pengguna Algorand akan memiliki akses ke media, dan finansial transaksi dalam platform Algorand. Tether menggunakan salah satu fitur utama dari pembaruan Algorand 2.0 dengan teknologi Algorand Standard Asset (ASA) yang memungkinkan proses tokenization dan penerbitan semua jenis aset pada blockchain Algorand.

Implementasi Tether di Algorand juga akan mendapat manfaat dari konfirmasi blok dalam waktu kurang dari empat detik dan biaya transaksi yang lebih kecil sehingga membuka peluang untuk pembayaran tingkat mikro di blockchain.

Paolo Ardoino, CTO Tether mengatakan “Kekuatan utama dari Tether adalah dengan adanya dukungan dari keragaman berbagai blockchain. Kolaborasi terbaru kami dengan Algorand memanfaatkan kecepatan dan keamanan protokol Algorand untuk memberikan kemudahan kepada para pedagang dan mengurangi risiko dalam transaksi aset digital mereka. Tether dan Algorand sama-sama memiliki keinginan untuk terus membangun produk keuangan generasi baru dan kami merasa akan mendapat manfaat besar dari kolaborasi ini.”

Baca Juga:

Steve Kokinos selaku CEO Algorand Inc. menyatakan “Kami sangat gembira bahwa Tether meluncurkan USDT stablecoin dan telah memilih kami untuk bergabung dengan ekosistem Algorand dan stablecoinnya. Penerbitan Tether dari aset para pengguna di Algorand akan menjadi gamechanger untuk peserta defi global karena ini adalah salah satu cara tercepat dan teraman untuk memindahkan uang ke seluruh dunia. “

Semakin banyaknya institusi yang ingin membangun aplikasi keuangan, Algorand 2.0 menawarkan solusi yang dapat disesuaikan dan tingkat perusahaan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Pembaruan Algorand 2.0 memungkinkan fitur-fitur seperti aset standar, transfer atom, dan smart contract, semuanya dibangun ke dalam lapisan-1 protokol.

Selain kolaborasi dengan Algorand, Tether juga bekerja sama dengan Ethereum, EOS, Liquid Network, Omni dan Tron. Tether didorong untuk mendukung dan memberdayakan usaha dan inovasi yang berkembang di ruang blockchain.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE