28.3 C
Jakarta
Selasa, 4 Agustus, 2020

Tether Meluncurkan USDT Stablecoin di Algorand Blockchain

duniafintech.com – Platform berbasis blockchain terbesar, Tether meluncurkan USDT stablecoin di Algorand 2.0 yang menjadi bukti bahwa platform blockchain sebagai supply chain terbesar. Tether adalah stablecoin pertama yang memanfaatkan inovasi yang dirilis pada Algorand 2.0 dan akan memberikan konfirmasi instan, pembayaran mikro, dan sebagai dompet digital.

Dengan Tether meluncurkan USDT stablecoin, seluruh pengguna Algorand akan memiliki akses ke media, dan finansial transaksi dalam platform Algorand. Tether menggunakan salah satu fitur utama dari pembaruan Algorand 2.0 dengan teknologi Algorand Standard Asset (ASA) yang memungkinkan proses tokenization dan penerbitan semua jenis aset pada blockchain Algorand.

Implementasi Tether di Algorand juga akan mendapat manfaat dari konfirmasi blok dalam waktu kurang dari empat detik dan biaya transaksi yang lebih kecil sehingga membuka peluang untuk pembayaran tingkat mikro di blockchain.

Paolo Ardoino, CTO Tether mengatakan “Kekuatan utama dari Tether adalah dengan adanya dukungan dari keragaman berbagai blockchain. Kolaborasi terbaru kami dengan Algorand memanfaatkan kecepatan dan keamanan protokol Algorand untuk memberikan kemudahan kepada para pedagang dan mengurangi risiko dalam transaksi aset digital mereka. Tether dan Algorand sama-sama memiliki keinginan untuk terus membangun produk keuangan generasi baru dan kami merasa akan mendapat manfaat besar dari kolaborasi ini.”

Baca Juga:

Steve Kokinos selaku CEO Algorand Inc. menyatakan “Kami sangat gembira bahwa Tether meluncurkan USDT stablecoin dan telah memilih kami untuk bergabung dengan ekosistem Algorand dan stablecoinnya. Penerbitan Tether dari aset para pengguna di Algorand akan menjadi gamechanger untuk peserta defi global karena ini adalah salah satu cara tercepat dan teraman untuk memindahkan uang ke seluruh dunia. “

Semakin banyaknya institusi yang ingin membangun aplikasi keuangan, Algorand 2.0 menawarkan solusi yang dapat disesuaikan dan tingkat perusahaan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Pembaruan Algorand 2.0 memungkinkan fitur-fitur seperti aset standar, transfer atom, dan smart contract, semuanya dibangun ke dalam lapisan-1 protokol.

Selain kolaborasi dengan Algorand, Tether juga bekerja sama dengan Ethereum, EOS, Liquid Network, Omni dan Tron. Tether didorong untuk mendukung dan memberdayakan usaha dan inovasi yang berkembang di ruang blockchain.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pengguna Spotify Meningkat Drastis di Kuartal 2 2020

DuniaFintech.com - Platform digital streaming musik dan hiburan, Spotify mendapatkan peningkatan pengguna, atau monthly active user sebanyak 299 juta. Hal tersebut disampaikan...

Mencari Pinjaman Bulanan Online? Ini Rekomendasi Aplikasi Pinjaman Online Terpercaya

DuniaFintech.com - Apakah Anda mengalami kesulitan untuk mencari pinjaman bulanan online? Berikut rekomendasi bagi Anda yang mencari pinjaman bulanan online terpercaya

Sukses tapi Sederhana, 5 Tips Kaya Raya ala Mark Zuckerberg ini Bisa Anda Contek

DuniaFintech.com - Sosok ini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Tentu semua berpikir, dia bisa membeli apapun dengan kekayaan yang...

Perkembangan Fintech Lending Pesat Buat Pegadaian Siapkan Digital Lending

DuniaFintech.com - Perkembangan fintech lending di masyarakat kian pesat. Perkembangan fintech lending tersebut pun dilihat sebagai peluang besar bagi PT Pegadaian. Oleh...

Akulaku Ambil Langkah Restrukturisasi Kredit Rp47,3 Miliar Saat Pandemi

DuniaFintech.com - Perusahaan Fintech Akulaku ambil langkah restrukturisasi bagi 13.876 debitur dengan total pinjaman Rp47,3 miliar per Juli 2020. Langkah tersebut diambil...
LANGUAGE