27.7 C
Jakarta
Rabu, 30 November, 2022

Modalku Optimis UMKM Tetap Tumbuh Hadapi Resesi Ekonomi Global

JAKARTA, duniafintech.com – Group Modalku mengaku optimis perusahaan masih menyanggupi untuk pembiayaan sektor UMKM di Indonesia dalam menghadapi kondisi serta ancaman resesi ekonomi global yang tidak menentu.

Co Founder Modalku Reynold Wijaya menilai dalam ancaman resesi ekonomi global, sektor UMKM pastinya akan sangat berat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global saat ini. Meski berat tetapi dia mengaku optimis sektor UMKM masih bisa tetap bertumbuh karena situasi yang terjadi di belahan dunia lain berbeda dengan di Indonesia.

“Saya rasa tetap tumbuh tapi tidak gampang. Meski perkiraan pertumbuhan ekonomi di Indonesia ditahun mendatang capai 5 persen, kalaupun turun tetapi tidak terjun bebas. Pertumbuhan ekonomi di Amerika berbeda dengan di Indonesia,” kata Co Founder Modalku Reynold Wijaya.

Dia mengatakan tentunya dalam menghadapi ketidakpastian resesi ekonomi global, perusahaan tetap berhati-hati dalam menyalurkan pendanaan untuk sektor UMKM. Menurutnya perusahaan akan menyalurkan pendanaan di sektor UMKM, selama cash flow UMKM berjalan lancar.

Baca juga: Ditengah Resesi Global Ekonomi, Bank Sentral Tak Dapat Menolak Bitcoin

Sebab, dia menambahkan cashflow itulah yang nantinya menunjukkan kemampuan bayar UMKM, dalam badai resesi ekonomi global. Sehingga nantinya UMKM memiliki komitmen dalam pembayaran. Artinya, UMKM harus memiliki kemampuan bayar.

“Karena UMKM juga memerlukan modal untuk berputar,” kata Co Founder Modalku Reynold Wijaya.

Baca jugaAtasi Tantangan Ekonomi Global, Mendag Utamakan Kerjasama Global dan Nasional

Oleh karena itu, Co Founder Modalku Reynold Wijaya mengungkapkan agar perusahaan tetap bertahan untuk menyalurkan pendanaan sektor UMKM. Perusahaan melakukan penghematan anggaran perusahaan dengan memperhitungkan kelayakan bisnis, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

Lalu, dalam menjalankan ide bisnis baru, Reynold mengungkapkan perusahaan akan menjalankan dalam skala kecil terlebih dahulu agar meminimalisir risiko kerugian yang besar.

“Mengurangi spending yang tidak perlu, ekspansi usaha yang masuk akal,” ujar Co Founder Modalku Reynold Wijaya.

Baca juga: Sinergi BUMN Bidang Perdagangan untuk Pemulihan Ekonomi jadi Fokus Mendag

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Payment Gateway  Gratis Terbaik, Simak di Sini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Payment gateway adalah penyedia layanan pembayaran dan transaksi online yang membantu proses pembayaran bisnis. Adapun gerbang pembayaran ini bertugas menghubungkan pembeli dengan...

Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI, Intip Kurs-nya

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.673 di perdagangan pasar spot Senin (28/11). Adapun Rupiah melemah 0,39%...

Berita Kripto Hari Ini: FTX Lanjutkan Bayar Gaji Pegawainya

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini mengulas pertukaran/bursa kripto yang bangkrut, yaitu FTX, dan perusahaan afiliasinya. Pada Senin, 28 November 2022, FTX yang sudah...

Modal Usaha UMKM jadi Fokus Amartha Kolaborasi dengan eFishery

JAKARTA, duniafintech.com -  PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) sebagai perusahaan teknologi finansial yang berfokus pada penyaluran modal usaha bagi UMKM, menjalin kolaborasi dengan eFishery. eFishery...

Keunggulan Mekanisme Blockchain, Aman & Transparan!

JAKARTA, duniafintech.com - Keunggulan mekanisme Blockchain tentunya memiliki keamanan yang kuat dan transparan dalam setiap transaksi. Teknologi ini merupakan teknologi pendukung yang diterapkan dalam aset kripto atau...
LANGUAGE