23.9 C
Jakarta
Sabtu, 13 Agustus, 2022

Memahami Analisa Teknikal Bitcoin, Cara Top Prediksi Gerak Pasar

JAKARTA, duniafintech.com – Analisa teknikal Bitcoin ini sangatlah penting untuk Anda ketahui, khususnya sebagai trader kripto.

Cara ini dapat digunakan untuk menganalisa pergerakan harga kripto. Analisa teknikal adalah metode analisis yang menggunakan indikator matematis untuk memprediksi tren masa depan suatu aset berdasarkan pergerakan harga sebelumnya. 

Pola dan tren dalam analisa teknikal merupakan sesuatu yang berulang dan bisa dimanfaatkan investor untuk membeli aset pada waktu dan harga yang dianggap tepat. Analisa teknikal Bitcoin ini juga sangat penting untuk dipahami trader kripto, sebab juga dapat mendatangkan cuan maksimal. 

Mengapa analisis teknikal bitcoin harus dilakukan? Seorang investor idealnya membeli aset kripto dalam harga rendah dan menjualnya dalam harga lebih tinggi agar mendapatkan keuntungan. 

Melakukan analisa teknikal sebelum membeli aset adalah salah satu cara untuk mengidentifikasi tren yang sedang dialami aset dan juga menentukan titik harga yang rendah. Utamanya dapat menjadi langkah untuk profit. 

Meskipun begitu, kita perlu mengerti analisis teknikal bukan ilmu pasti. Investor dan trader menganalisis grafik berdasarkan sejarah pergerakan harga aset itu. 

Setiap orang mempunyai pilihan alat analisis dan indikator masing-masing sehingga biasanya menghasilkan kesimpulan yang berbeda-beda. Namun, kita dapat memahami beberapa prinsip dasar dan elemen penting analisis teknikal untuk menghasilkan analisis yang memang akurat.

Analisa Teknikal Bitcoin

Analisa Teknikal Bitcoin

Analisa teknikal bitcoin mengambil data yang sudah lampau untuk dikaji dan diuji kembali. Para pengguna analisa teknikal bitcoin ini beranggapan “History Repeated Itself”.

Baca juga: Prinsip Dasar Analisa Teknikal Bitcoin, Pahami Ini Biar Cuan!

Ada 3 Metode Analisa Teknikal Bitcoin paling umum dan ampuh yang akan kita bahas kali, meskipun ada puluhan metode lain yang sudah bermunculan. Disimak ya.

1. Trendlines– Analisa Teknikal Bitcoin

Trendlines atau Garis Tren, seperti namanya memang digunakan untuk menentukan tren pergerakan harga token Bitcoin yang sedang terjadi. 

Garis Tren dapat ditarik dari serangkaian High yang semakin rendah atau Lower High, dan Low yang semakin tinggi atau Higher Low sama dengan Tren Naik. Perubahan tren bisa diidentifikasi lebih awal pada saat harga breakout level trendline itu. 

2. Support Dan Resistance

Jika garis tren menggunakan kemiringan yang diambil dari Low atau High, maka Support dan Resistance menggunakan garis horizontal pada level harga Low atau High tersebut. Level yang disebut sebagai level Support cenderung membuat harga kembali naik, dan menjadi penghalang harga untuk turun. Sedangkan level Resistance cenderung membuat harga untuk kembali turun, dan menjadi penghalang harga untuk naik lebih lanjut.

Dengan mengidentifikasi nilai-nilai level ini, kita dapat menarik kesimpulan tentang akan kemana arah koin saat ini. Dari contoh di atas, sepertinya level Resistance $8,141.2 menjadi hambatan harga naik lebih lanjut. 

Hal ini terbukti dari harga yang langsung ditolak dari level tersebut dan mengalami penurunan harga. Kemudian level Support $7,823.0 juga langsung memberikan dukungan pembelian yang lebih besar, sehingga harga langsung terpantul naik dari level itu. 

3. Supply and Demand

Konsepnya hampir sama dengan Support dan Resistance, dan memang sering sekali diidentikkan. Namun, pada Supply dan Demand di sini menggunakan area konsolidasi (equilibrum) sebagai basisnya.

Sebagai contoh, area konsolidasi di sekitar level $7,914.7 s/d $7,815.2 langsung direspon dengan baik oleh pembeli, dan harga pun terdorong ke arah naik.

Baca jugaBerita Kripto Hari Ini: Sri Mulyani Terima Pajak Rp48 M, Awalnya Ogah

Contoh kedua adalah area Supply di level $7,399.8 s/d $7,563.5 yang juga digunakan sebagai basis para seller, sehingga harga langsung jatuh menjauh dari level itu. 

Keuntungan menggunakan teknik yaitu adalah kita bisa dengan mudah menghitung berapa Risk dari setiap order yang dilakukan. Hal ini jadi mudah karena biasanya kita meletakkan Risk atau top Loss)  di luar area tersebut. Selain itu, penentuan Reward juga lebih mudah, karena kita tinggal menghitung besar gerakan harga dengan area tersebut.

Demikianlah ulasan mengenai analisa Teknikal Bitcoin. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Baca juga: Belajar Analisa Teknikal Bitcoin, Ini Elemen Pentingnya!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Menteri Bahlil: Siap-Siap Untuk Kenaikan Harga BBM Subsidi

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memberikan sinyal akan terjadi kenaikan harga BBM subsidi, lantaran harga minyak dunia sudah melampaui harga minyak di APBN sekitar US$63...

Makin Populer, Ini Dampak Positif Metaverse dalam Kehidupan

JAKARTA, duniafintech.com - Dampak positif Metaverse dalam kehidupan sehari-hari cukup beragam. Teknologi ini bisa mendukung aktivitas manusia.  Saat ini dunia digital atau metaverse ini tengah...

Seberapa Penting Asuransi Persalinan? Cari Tahu Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi persalinan atau asuransi melahirkan punya banyak manfaat sehingga tentunya sangat penting untuk dimiliki. Asuransi ini adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat...

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...
LANGUAGE