27.2 C
Jakarta
Rabu, 4 Agustus, 2021

Andalin Gandeng Investree Tawarkan Buyer Financing untuk Klien

Perusahaan digital freight forwarder Andalin mengumumkan kerja sama dengan pionir fintech lending Investree. INi bertujuan untuk menawarkan akses pembiayaan bea cukai dan pajak bagi para klien Andalin.

Kerja sama ini bertujuan untuk membantu meringankan beban biaya klien. Tujuannya mereka tidak perlu mengeluarkan biaya besar di awal sehingga manajemen arus kas perusahaan dapat dioptimalkan.

Sebagai gantinya, klien bisa mengalokasikan dana tersebut untuk kebutuhan yang lain terlebih dahulu seperti peningkatan kapasitas dan hasil produksi.

Penjelasan Kerja Sama Andalin Investree

Kolaborasi antara Andalin dan Investree ini merupakan terobosan pertama yang ada di bidang rantai pasok di Indonesia dan berfokus pada pemanfaatan digital. Diperkirakan potensi dari pembiayaan bea cukai dan pajak ini mencapai Rp86 miliar (US$6 juta). Terutama karena hingga saat ini belum banyak perusahaan teknologi finansial (fintech) yang bergerak di bidang pembiayaan rantai pasok.

Rifki Pratomo, CEO Andalin mengatakan bahwa, sebagai perusahaan yang mempunyai keahlian di bidang ekspor dan impor. Mereka sangat memahami adanya potensi pasar dan kebutuhan yang besar untuk memperkenalkan produk fintech kepada para pelaku usaha yang bergerak di perdagangan internasional.

“Andalin dan Investree melakukan kolaborasi, di mana produk Investree dapat menjadi alternatif pembiayaan untuk kebutuhan ekspor dan impor. Andalin sendiri berperan sebagai eksekutor pengiriman internasional dan verifikator dari transaksi perdagangan internasional tersebut,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, “Dengan bekerja sama, kami dapat bersama-sama membangun produk finansial yang menarik dan kompetitif sekaligus menerapkan manajemen risiko yang kuat. Kami percaya, kolaborasi dengan Investree–yang dimulai dari pembiayaan bea cukai dan pajak–bisa menjadi tahap penting untuk membuat perubahan di bidang pendanaan perdagangan supply chain global.”

Investree Dukung Pemberdayaan UMKM

Dari sisi Investree sendiri, penguatan kemitraan dengan rekanan baik yang sudah ada maupun baru menjadi salah satu strategi yang dijalankan demi mendukung pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar semakin meluas.

Apalagi pada 2021 ini, Investree kian berfokus pada pembiayaan rantai pasok yang secara model menguntungkan pihak-pihak yang terlibat sehingga dapat tumbuh bersama-sama.

Dalam kerja sama Investree dengan Andalin, Investree menerapkan skema PayLater yang dapat digunakan oleh klien Andalin untuk membiayai customs clearance dan third party invoice. Produk pembiayaan yang digunakan merupakan Buyer Financing.

Ini memungkinkan pihak Andalin memvalidasi jumlah pembiayaan yang harus dibayarkan dan Investree mencairkan dana kepada Andalin untuk kemudian diteruskan untuk kebutuhan pembiayaan pelaku UKM.

Lender Investree Lebih dari 60%

Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi, mengatakan, saat ini, komposisi Pemberi pinjaman atau lender institusi di investree sudah mencapai lebih dari 60%.

“Kami optimis bahwa sektor ini juga dapat diserap dengan baik oleh teman-teman Lender Institusi sehingga semakin banyak teman-teman pelaku UKM dari ekosistem atau klien Andalin yang terbantukan. Penyaluran pembiayaan dengan skema PayLater sendiri sudah Investree terapkan dan lakukan dengan beberapa rekanan dan hasilnya hingga kini sangat positif.

Menurutnya, dengan menyediakan akses yang lebih mudah dan cepat, kami yakin, kerja sama yang Investree lakukan dengan Andalin ini dapat berjalan dengan baik dan tentunya kaya manfaat dalam mendorong peningkatan UKM agar mampu melampaui batas dan semakin berkembang bisnis ekspor impornya.

Bantuan pembiayaan yang disalurkan oleh Investree melalui Andalin diharapkan mampu membuat UKM yang ada dalam ekosistem Andalin bangkit dan pulih di tengah situasi pandemi terutama dalam meningkatkan posisi modal kerja, mengurangi risiko rantai pasok, dan mendukung pertumbuhan bisnis mereka.

Bagaimana Cara Pencairan?

Sementara itu, pencairan dana dari Investree dapat dilakukan secara cepat sehingga tidak memerlukan proses yang rumit dan bisa digunakan sewaktu-waktu saat dibutuhkan. Langkah-langkah pencairannya tergolong simpel:

  1. Klien Andalin mendaftar melalui www.investree.id.
  2. Setelah dilakukan review internal, klien akan mendapatkan limit tertentu untuk pembiayaan bea masuk.
  3. Pelanggan melakukan booking pengiriman di platform Andalin dan memilih metode PayLater untuk pembayaran bea masuk.
  4. Ketika barang sampai pada proses bea cukai, pembayaran akan diproses oleh tim Andalin dan Investree. (Kontributor)

Baca di sini daftar fintech P2P Lending berizin di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Apa itu Blockchain? Ini Penjelasannya

Salah satu sistem komputerisasi dan internet yang berkembang adalah blockchain. Apa itu blockchain?  Sebagian besar dunia teknologi cryptocurrency seperti Bitcoin mengandalkan bentuk database dengan keunggulan mampu...

Situs Penghasil Bitcoin Gratis 2020 Terbukti Tanpa PHP

DuniaFintech.com - Terdapat berbagai macam cara untuk mendapatkan bitcoin bahkan tanpa deposit sekalipun. Menarik bukan? Berikut beberapa situs penghasil bitcoin gratis 2020 terpercaya dan...

Mengenal Dana, Dompet Digital Indonesia

Tidak mau kalah dengan para pendahulunya baik itu dari dalam ataupun luar negeri, ada startup fintech terbaru di tanah air yang sudah diperkenalkan kepada...

Mengenal Xendit : Payment Gateway dengan Beberapa Keunggulan

Xendit, adalah salah satu starup payment gateway yang berizin di Indonesia. Xndit payment gateway yang memiliki beberapa produk unggulan yang membantu bisnis di Asia...

Harga Bitcoin Hari Ini : BTC Menurun, Ethereum Sambut London Hardfork

Harga Bitcoin hari ini sudah memasuki penurunan, setelah rally lebih dari satu pekan dengan pemuncak Rp600 juta. Namun, berbeda dengan Ethereum yang terus menguat...
LANGUAGE