25.5 C
Jakarta
Senin, 5 Desember, 2022

BAGAIMANA BLOCKCHAIN AKAN MENGUBAH BISNIS GLOBAL DI MASA DEPAN?

duniafintech.com – Ketika teknologi Blockchain muncul di tahun 2008, dunia adalah tempat yang sama sekali berbeda dengan sekarang. Smartphone masih berumur satu tahun kala itu. Kenyamanan modern seperti ride sharing dan mobile banking nyaris belum menunjukkan tanda kemunculannya. Satu dekade kemudian kita melihat sebuah sistem baru di mana segala hal sudah berubah.

Sama seperti smartphone yang mengganggu industri dari jurnalisme ke ritel konsumen, Blockchain mengganggu lanskap ekonomi. Dampak Blockchain lebih mendasar daripada yang bisa dibayangkan para pendukung awalnya. Blockchain bukan hanya cara baru untuk berbisnis, tapi juga mengubah bisnis itu sendiri.

Blockchain dibangun untuk memecahkan masalah pembelanjaan ganda dan memverifikasi transaksi tanpa otoritas server pusat. Sistem buku besar yang terdistribusi dan terbuka menampilkan rangkaian blok terkait, atau catatan transaksi, dengan stempel dan data waktu yang menyertainya. Sistem ini mencegah perubahan atau pemalsuan transaksi. Ini juga menghilangkan kebutuhan akan otoritas perbankan sentral. Dengan Blockchain, pengguna akhirnya dapat melakukan perdagangan langsung satu sama lain melalui mata uang digital.

Baca juga: duniafintech.com/efek-musim-liburan-harga-bitcoin-turun-drastis

Munculnya Mata Uang Digital: Permulaan Terciptanya Blockchain

Bitcoin diciptakan pada tahun 2009 sebagai platform open-source. Bitcoin menggunakan teknologi ledger terdistribusi Blockchain untuk memungkinkan perdagangan peer-to-peer. Bitcoin segera menyusul komunitas finansial dan teknologi yang sudah ada sebelumnya. Di era resesi, ketika sistem keuangan tradisional nampaknya runtuh karena bobotnya sendiri, jenis mata uang baru ini memberikan alternatif yang menarik.

Seiring semakin banyaknya penggunaan Bitcoin, pengembang menemukan cara untuk memperbaiki konsep aslinya. Hal ini mengakibatkan terciptanya koin derivatif. Pertumbuhan eksplosif alternatif Bitcoin (altcoin) segera mengguncang pasar mata uang digital. Altcoins seperti Litecoin, Ethereal, dan Ripple menyesuaikan mekanika Bitcoin untuk mempercepat transaksi, memfasilitasi aplikasi dan penggunaan baru, dan membuat proses penambangan menjadi lebih efisien. Kurang dari satu dekade kemudian, cryptocurrency lantas tumbuh hingga berjumlah ratusan – lalu ribuan.

Pertumbuhan altcoin membawa peningkatan kesadaran publik akan pasar cryptocurrency. Bisnis mulai memperhatikan potensi Blockchain. Segera menjadi jelas bahwa aplikasi perbankan dan perdagangan hanyalah puncak gunung es. Sementara di bawahnya masih ada jutaan manfaat yang belum tergali dan dimaksimalkan.

Blockchain Mulai Merambah Bisnis

Saat ini, perusahaan di berbagai industri menggunakan Blockchain untuk menghadirkan solusi inovatif bagi pelanggan mereka. Aplikasi berkisar dari mikro hingga masif.

Di bidang logistik, Blockchain menghemat miliaran dolar. Maersk, pengiriman internasional, telah bekerja sama dengan IBM untuk mendigitalkan rantai pasokan mereka dengan teknologi Blockchain. Kargo sekarang dapat dikirim dengan pengurangan biaya dokumen yang signifikan. Semua transaksi dikonfirmasi dan ditangkap pada sistem buku besar terdistribusi. Langkah pengurangan biaya dramatis ini akan berdampak pada perdagangan di tingkat global. Sementara itu, startup Provenance dan Hijro membuat gelombang mereka sendiri dalam manajemen rantai pasokan.

Baca juga: duniafintech.com/konferensi-akan-menyatukan-para-ahli-cina-as-guna-menetapkan-masa-depan-blockchain

Teknologi Blockchain juga meningkatkan bisnis secara lebih personal. The Gem Health Network, diluncurkan oleh startup Gem, menggunakan teknologi Ethereum untuk menciptakan infrastruktur berbagi data yang aman untuk ruang kesehatan. Rumah sakit dapat berbagi catatan medis dengan aman dan efisien melalui Blockchain, membantu pasien mendapatkan perawatan yang lebih personal dan efektif.

Lantas apa yang dimiliki Blockchain di masa depan untuk bisnis? Teknologi ini memiliki banyak hal yang ditawarkan, dan dampaknya baru mulai dirasakan. Karena semakin banyak perusahaan menyadari implikasi Blockchain, kemungkinan besar kita akan melihat pergeseran paradigma mendasar dalam lanskap. Aturan yang sudah ada selama puluhan tahun – bahkan berabad-abad – akan bergeser. Perekonomian akan berubah. Industri akan beralih dari model terpusat tradisional menuju sistem dimana individu mengendalikan transaksi. Seiring transformasi model bisnis, peluang baru akan muncul.

Baca juga: duniafintech.com/perancis-menjadi-pasar-paling-aman-terhadap-blockchain

Source: bitcoinira.com

Written by: Dita Safitri

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Simulasi Saham Online Terbaik, Coba di 7 Platform Ini!

JAKARTA, duniafintech.com – Simulasi saham online tentunya perlu diketahui saat ingin terjun ke dunia penanaman modal lewat instrumen saham. Saham sendiri adalah salah satu pilihan...

Tips Menabung Ibu Rumah Tangga Setiap Hari di Rumah

JAKARTA, duniafintech.com – Tips menabung ibu rumah tangga tentu saja akan sangat penting diketahui oleh para ibu yang ada di Indonesia. Ibu rumah tangga alias...

Portofolio Investasi adalah: Contoh hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Portofolio Investasi sejatinya adalah satu istilah penting yang perlu diketahui dalam dunia penanaman modal. Saat ini, investasi sendiri memang telah menjadi salah...

Istilah Forex yang Penting Diketahui, Simak Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Istilah forex sangat penting diketahui dan dipahami oleh mereka yang terjun dan menekuni instrumen investasi ini. Dalam trading forex, ada banyak istilah...

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...
LANGUAGE