26.1 C
Jakarta
Sabtu, 4 Desember, 2021

Bandara New York Terapkan Solusi Blockchain Lacak Virus

DuniaFintech.com – Bandara Albany di New York telah mulai bereksperimen dengan aplikasi pelacak kesehatan berbasis teknologi blockchain untuk melacak kebersihan permukaan dan objek di dalam bandara. Hal ini dilakukan untuk melacak penyebaran virus COVID-19 secara efektif.

CEO dari Otoritas Bandara Albany County, Philip Calderone mengatakan kepada cointelegraph tentang proyek ini. Ia mengapresiasi berbagai solusi yang dihadirkan pihaknya.

“Penggunaan Aplikasi Wellness Trace GE yang mutakhir adalah langkah besar pertama dalam upaya bersama kami untuk mengintegrasikan solusi digital baru untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman di dunia pasca pandemi,”

Aplikasi yang dikembangkan oleh General Electric Co (GE) bekerja sama dengan TE-FOOD dan Eurofins. Ketiganya bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman selama dan setelah pandemi COVID-19. Proyek ini digerakkan menggunakan blockchain penyelenggara Microsoft Azure.

Aplikasi bertujuan untuk memberikan informasi secara real-time kepada pengunjung tentang kebersihan permukaan seisi gedung sebelum menyentuhnya. Wisatawan dapat mengumpulkan informasi ini dengan memindai stiker kode QR yang tersebar di dalam dan sekitar bandara melalui ponsel pintar.

Baca juga:

Solusi Blockchain untuk Lacak Virus di Bandara New York

Aplikasi tersebut juga memberikan kemungkinan kepada wisatawan untuk mengungkapkan pengamatan pribadi mereka tentang kebersihan permukaan tertentu.

Menurut otoritas Bandara Albany, percobaan akan berlangsung selama tiga bulan. Nantinya pegawai bandara akan menggunakan aplikasi tersebut untuk melacak protokol pembersihan untuk area dan obyek utama di dalam dan di sekitar bandara. Lebih dari 45 stiker Barcode QR telah ditempatkan di berbagai wilayah dan objek di sekitar bandara.

Adopsi solusi blockchain telah diterapkan berbagai negara yang mengedepankan perangkat teknologi untuk melacak virus. Di Singapura, terdapat kota yang berhasil menahan wabah. Pengembangan riset milik Pemerintah SGInnovate dan startup Singapura Accredify telah bersama-sama mengembangkan paspor kesehatan digital berbasis blockchain.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Seru Banget, Ini Cara Mendapatkan Uang dari Bitcoin dan Cryptocurrency Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com - cara seru mendapatkan uang dari bitcoin dan cryptocurrency lainnya bisa dilakukan dengan empat cara berikut ini. Bitcoin adalah teknologi yang populer...

Trader, Inilah 3 Robot Forex untuk Android Terbaik yang Perlu Dimiliki

JAKARTA, duniafintech.com - Robot forex adalah salah satu alat yang akan membantu para trader untuk dapat meraih profit besar. Adapun sistem trading otomatis ini...

Tugu Insurance Berhasil Pertahankan Rating Internasional 

JAKARTA, duniafintech.com - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil mempertahankan predikat bertaraf internasional, yaitu Financial Strength Rating A- (Excellent) dan Long-Term...

Kolaborasi dengan Fintech, Tokopedia Hadirkan Solusi Pendanaan yang Terpercaya

JAKARTA, duniafintech.com - Perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia, Tokopedia, menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan financial technology (fintech) untuk menghadirkan solusi pendanaan yang terpercaya...

Cara Mendapatkan Surat Permintaan Asuransi Jiwa

JAKARTA, duniafintech.com - Surat Permintaan Asuransi Jiwa adalah salah satu dari sekian banyak perjanjian yang harus diisi dalam asuransi. SPAJ ini akan Anda isi...
LANGUAGE