25.6 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Tips Cerdas Memilih Deposito agar Untung Maksimal

DuniaFintech.com – Simak cara cerdas memilih deposito berikut ini. Di antara sekian banyak instrumen investasi yang tersedia di pasaran saat ini, deposito adalah pilihan yang paling aman.

Karena dikeluarkan oleh lembaga bank, setiap nasabah yang berinvestasi dalam bentuk deposito mendapatkan jaminan perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah di setiap bank. 

Di tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil, Anda memerlukan produk investasi yang tidak hanya rendah risiko tapi juga bisa mendatangkan keuntungan. Bagi Anda yang ingin memilih deposito, simak tips-tipsnya berikut ini!

  1. Tentukan Jangka Waktunya

Setiap nasabah bisa memilih berapa lama mereka akan menyimpan uang mereka dalam bentuk deposito. Ada yang pilihannya 1 bulan, 3 hingga 36 bulan. Pastikan Anda memilih jangka waktu yang paling sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda. Jika uang yang didepositokan akan digunakan dalam waktu dekat, pilihlah jangka waktu yang lebih singkat. Sebaliknya, jika Anda belum memerlukan uang itu segera, pilih jangka waktu yang lebih panjang.

  1. Perhatikan Suku Bunga

Keuntungan yang Anda peroleh dari deposito adalah bunga yang akan Anda terima pada akhir waktu jatuh tempo. Semakin tinggi bunganya, semakin banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Rentang persentase suku bunga untuk deposito antara 4-5%. Nilai bunga tersebut berlaku untuk deposito dalam rupiah. Jika simpanan menggunakan valas, bunganya berkisar antara 0,25% sampai 0,75%. Tergantung kebijakan suku bunga masing-masing bank.

Baca juga:

  1. Ketahui Ketentuan Bunga LPS

Agar simpanan deposito Anda mendapatkan jaminan, perhatikan dengan baik bunga penjaminan dari LPS. Untuk deposito rupiah bank umum, bunga penjaminannya adalah 5,25% dan balas 1,5%. Jika tingkat bunga melebihi yang sudah ditentukan, simpanan Anda tidak akan mendapatkan jaminan.

  1. Ketahui Biaya Administrasi dan Pinalti

Saat membuka tabungan deposito, ada biaya tambahan berupa pajak sampai biaya materai. Jika Anda ingin mencairkan deposito sebelum jatuh tempo, ada denda atau pinalti yang harus dibayar.

  1. Perhatikan Fitur Tambahan dari Bank

Masing-masing bank memiliki kebijakan masing-masing. Bukan hanya dalam menentukan tingkat bunga tapi juga fitur lainnya. Pastikan Anda memperoleh informasi dari pihak bank mengenai layanan tambahan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Salah satu bentuk layanan itu misalnya bunga yang langsung ditransfer ke rekening nasabah.

Itulah beberapa tips cerdas memilih produk deposito agar hasilnya memuaskan. Jadi, kapan Anda akan mulai menabung dalam bentuk deposito?

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE