32.7 C
Jakarta
Rabu, 25 Mei, 2022

Crowdo Terima Pendanaan Pre-Series B Rp84,64 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com – Crowdo mengumumkan penutupan putaran pendanaan  Pre-Series B senilai S$ 8 juta atau sekitar Rp 84,64 miliar. Putaran convertible ini dipimpin oleh investor eksisting Crowdo, yaitu Gobi Partner, perusahaan modal Ventura dengan dana kelolaan mencapai US$1,2 miliar.

Investor lainnya ikut berpartisipasi dalam pendanaan ini yaitu I Vest Capital Pte Ltd, SEED Capital, Impact Investment Exchange Pte Ltd (IIX), dan WLB4Climate, yang merupakan penerbitan ke 4 dari rangkaian inovasi  Women’s Livelihood BondTM.

Crowdo merupakan perusahaan fintech yang menggunakan prinsip neobank berasas ESG, yang fokus utamanya pada UKM yang sedang berkembang.

Co-founder dan Group CEO Crowdo, Leo Shimada, mengatakan, pendanaan ini  akan digunakan untuk memperluas jaringan platform neobank Crowdo yang berada di Singapura dan indonesia. Selain itu, dana ini juga untuk membantu meningkatkan portofolio pendanaan berbasis ESG.

“Crowdo dengan senang menyambut  SEEDS capital dan IIX sebagai mitra baru kami dan kami ingin menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada pemegang saham kami yang ada saat ini atas dukungannya,” kata Leo Shimada, dalam keterangan resminya, Selasa (11/1).

Memasuki tahun 2022, rencananya akan meluncurkan produk pendanaan ESG baru yang membidik UMKM perempuan.

Salah satu produk andalan dari fintech ini adalah pembiayaan terhadap UMKM perempuan. Hingga saat ini, perusahaan sudah menyalurkan US$ 50 juta atau Rp  718,07 miliar produk tersebut.

Perusahaan juga telah memberikan target pada produk tersebut. produk itu ditargetkan hingga akhir tahun bisa menyalurkan pembiayaan mencapai Rp 169,2 miliar.

Leo Shimada mengatakan, pihaknya akan memperkuat memperkuat infrastruktur ESG dan jajaran produknya. Hal ini sesuai dengan misi perusahaan untuk menggunakan teknologi inovatif agar dapat meningkatkan standar kehidupan masyarakat secara luas.

Selain telah mendapatkan lisensi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk financial technology (fintech) di Indonesia, perusahaan yang berkantor pusat di Singapura ini juga telah terdaftar resmi pada Komisi Keamanan Malaysia.

Sejak berdirinya di 2017, Crowdo telah berhasil menyalurkan pendanaan lebih dari S$ 100 juta atau sebasar Rp 1,05 triliun untuk modal pembiayaan.

Tak hanya itu, perusahaan juga telah mencapai keuntungan sejak pertengahan tahun 2020 lalu. Crowdo juga telah meluncurkan suatu inovasi supply-chain baru melalui platform digital.

Hingga saat ini, Crowdo telah menggandeng perusahaan besar seperti lembaga-jasa keuangan non-bank, bank konvensional, hingga bank-bank digital.

Crowdo juga menawarkan akuisisi berupa teknologi dan pengenalan infrastructure dan kecanggihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligent) pada teknologi proses kelayakan untuk pemberian kredit kepada UKM di Indonesia.

Sementara itu, mitra dari Invest Capital, Jin Hui Wong, menuturkan, bahwa pihaknya telah melihat adanya peningkatan signifikan pada industri fintech di seluruh dunia. Wong pun memprediksikan adanya gelombang fintech selanjutnya yang akan terjadi di Asia Tenggara.

“Sebagai salah satu investor, kami telah melihat bahwa Crowdo memberikan pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun dan kami sangat senang untuk tetap berinvestasi untuk menjadikan Crowdo sebagai pemimpin pasar wilayah Asia Tenggara,” ucapnya.

Sementara General Manager SEEDS Capital, Tan Kaixin, turut memberikan apresiasi kepada Crowdo untuk melanjutkan inovasinya dalam upayanya mengembangkan produk dan upaya digitalisasi.

 

Penulis: Kontributor / Achmad Ghifari

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Rekomendasi Ide Bisnis Kekinian 2022 dengan Modal Rp1 Juta

JAKARTA, duniafintech.com – Ide bisnis kekinian 2022 menjadi sebuah hal yang penting bagi Anda yang sedang mencari peluang usaha dengan modal Rp1 juta. Saat...

Mau Beli Kacamata Pakai BPJS? Intip Cara dan Daftar Optiknya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Tertarik untuk beli kacamata pakai BPJS Kesehatan? Sejatinya, caranya sangatlah gampang. Pasalnya, Anda bisa langsung datang ke optik yang bekerja sama...

Investasi Digital Mulai Tercoreng dan Perlu Segera Dipulihkan

JAKARTA— Ekosistem investasi digital tampaknya sekarang menjadi tercoreng karena beberapa pemberitaan buruk yang terjadi belakangan ini. Ini tentunya mengancam literasi keuangan digital. Padahal, masih...

Bertandang ke Indonesia, Elon Musk hingga Bill Gates Konfirmasi Hadir di B20 Summit Bali

JAKARTA, duniafintech.com – Orang terkaya di bumi dipastikan berkumpul pada agenda B20 Summit Bali. Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani menyampaikan bahwa sejumlah pebisnis...

Gegerkan Masyarakat, Sumber Harta Karun Emas 2 Miliar Ton Ditemukan di NTB

JAKARTA, duniafintech.com - Jumlah harta karun Indonesia akan bertambah setelah PT. Sumbawa Timur Mining (STM) mengumumkan adanya potensi sumber daya tembaga dan emas di...
LANGUAGE