25.6 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Melalui Jaringan Agen, BNI Digitalkan UMKM dan Koperasi

JAKARTA, duniafintech.com – Langkah digitalisasi sistem koperasi dan UMKM yang gencar dilakukan beberapa waktu belakangan ini mendapat dukungan penuh dari BNI atau PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Diketahui, upaya ini juga sesuai dengan program Digitalisasi Koperasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), yakni dalam rangka menuju tubuh koperasi yang kian online, realtime, transparan, dan memudahkan administrasi serta monitoring.

Dilangsir dari Detikcom, Minggu (28/11), kerja sama itu ditandai dengan adanya Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNI dan Kemenkop UKM melalui Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir dan Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM Ahmad Zabadi di Desa Sirnajaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/11) lalu.

Kegiatan penandatanganan itu juga disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Isi dari Nota Kesepahaman ini adalah tentang Sinergi Dukungan Ekosistem Keuangan Koperasi dengan ruang lingkup, antara lain, pengembangan kapasitas SDM koperasi dalam rangka peningkatan literasi keuangan, melakukan publikasi dan sosialisasi program kerja, pertukaran data dan informasi, mendorong digitalisasi dan pengembangan usaha koperasi melalui bisnis branchless banking BNI Agen46, serta dukungan alternatif pembiayaan bagi anggota koperasi.

BNI dalam hal ini menyediakan 3 layanan keuangan digital untuk pengembangan koperasi, di antaranya melalui Branchless Banking (BNI Agen46), Cash Management, dan EDC/QRIS. Melalui organisasi bisnis yang menjadi semakin digital, koperasi bakal memperoleh banyak keuntungan dengan layanan digital BNI.

“Koperasi akan memperoleh keuntungan (fee) atas setiap transaksi yang digunakan,” kata Ronny dalam keterangan tertulis.

Di samping itu, koperasi pun bakal punya bisnis yang berbeda dari bisnis koperasi saat ini (koperasi naik kelas). Kemudian, imbuhnya, koperasi tentu saja akan dapat melayani tidak hanya sebatas pada anggotanya, tetapi juga masyarakat luas lainnya atau suatu saat, dapat menjadi anggota baru koperasi lewat branchless banking seperti Agen46.

“Juga bisa ikut membantu program pemerintah terkait dengan inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat kami,” sebutnya.

Lebih jauh, BNI pun ikut mendukung momentum pemulihan ekonomi Indonesia, antara lain, dengan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dirasakan langsung oleh para UMKM. Pelaku usaha merasakan betul manfaat KUR BNI lewat suku bunganya yang rendah, hanya 6% per tahun, kemudian jangka waktu panjang hingga 5 tahun, dan nominal maksimal mencapai Rp500 juta.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE