27.8 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Intip sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, mengacu pada kurs yang ada, tercatat melemah ke level Rp 14.965 pada Rabu (25/1).

Diketahui, rupiah ditutup melemah 0,19% dari perdagangan pasar spot Selasa (Rp 14.888). Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,52% pada level Rp 14.958 dibanding Selasa (Rp 14.930).

Buat Anda yang ingin melakukan penukaran valuta asing (valas) dollar Amerika Serikat, referensi kurs dari perbankan berikut ini patut diikuti, seperti dinukil dari Kontan.co.id.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, BCA hingga BRI, Cek di Sini Kurs-nya

Dollar ke Rupiah Hari Ini

1. Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA

Melalui situs resmi BCA, beberapa kurs yang berlaku adalah TT counter, e-rate, dan bank notes. Inilah kurs yang dicatat dari laman BCA (Diperbarui pada pukul 08.30 WIB per 26 Januari 2023)

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 14.949 per dollar AS

Kurs jual Rp 14.979 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.790 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.090 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 14.790 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.090 per dollar AS

2. Kurs di Bank Mandiri

Adapun referensi kurs hari ini di Bank Mandiri bisa diikuti oleh nasabah yang ingin menukarkan valas. Melalui situs resmi Bank Mandiri, jenis kurs seperti TT counter, special rate, dan bank notes bisa didapatkan oleh nasabah.

Berikut ini kurs di Bank Mandiri, Kamis, 26 Januari 2023 (Diperbarui 09.35 WIB).

Kurs special rate:

Kurs beli Rp 14.945. per dollar AS

Kurs jual Rp 14.965 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.750 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.100 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 14.750 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.100 per dollar AS

3. Kurs di BRI

Pada hari ini, Kamis, 26 Januari 2023, situs resmi Bank Rakyat Indonesia (BRI) menampilkan beberapa kurs, baik di TT counter maupun e-rate. Berikut ini detail kurs yang dikutip dari situs resmi BRI (Diperbarui pada pukul 10.40 WIB):

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 14.960 per dollar AS

Kurs jual Rp 14.980 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.875 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.075 per dollar AS

Baca juga: Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA, Mandiri, dan BRI, Cek sebelum Tukar Valas

Dollar ke Rupiah Hari Ini – Perbedaan Tingkat Dollar Rupia

Perlu diketahui, ada perbedaan tingkat pertukaran dua mata uang ini yang pada kurs TT counter, e-rate, dan bank notes. Penggunaan kurs dua mata uang ini, TT counter hanya berlaku di kala nasabah melakukan setoran atau transfer via counter bank.

Kurs e-rate adalah kurs yang berlaku ketika nasabah melakukan transaksi dengan nilai nominal ekuivalen di atas 25.000 dollar AS. Baik BCA, Mandiri, maupun BRI mengimbau nasabahnya untuk menghubungi cabang terdekat terlebih dahulu.

Kurs bank notes berlaku ketika nasabah menukarkan uangnya via kantor bank secara langsung. Kurs dua mata uang ini hanya berlaku pada sudut pandang bank. Kurs beli digunakan saat bank membeli dollar dari nasabah dan kurs jual dipakai saat bank menjual dollar ke nasabah.

dollar ke rupiah hari ini

Berita Terkait Dollar ke Rupiah Hari Ini

Melangsir Bisnis.com, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan Kamis (26/1/2023), tetapi masih sanggup bertahan di bawah Rp15.000.

Mengutip data Bloomberg, rupiah dibuka melemah tipis 0,08 persen atau 12,5 poin ke Rp14.977 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS juga terpantau melemah 0,04 persen ke 101,60.

Beberapa mata uang di Asia juga terpantau melemah dengan menguatnya indeks dolar AS, di antaranya won Korea Selatan melemah 0,02 persen, yuan China 0,25 persen, dan baht Thailand 0,03 persen.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Arga Samudro, sebelumnya mengatakan bahwa penguatan rupiah belakangan ini akan kembali terbatas sebab minim katalis positif.

“Selain libur panjang Tahun Baru Imlek di beberapa wilayah, minimnya katalis penggerak karena masih terbatasnya pengumuman data-data makro dan indikator bisnis yang penting membuat pergerakan harga di pasar finansial global berada di rentang yang terbatas,” katanya dalam riset.

Adapun imbal hasil US Treasury 10 tahun cenderung flat di level 3,45 persen, hampir tidak merespon pengumuman data survey S&P Global Manuf indeks PMI yang masih bergelut di zona kontraksi untuk AS.

Akan tetapi, secara umum, terdapat perbaikan tipis yang terlihat di indeks tersebut untuk wilayah Uni Eropa, Jerman dan Inggris.

Hal itu menandakan bahwa bagian terburuk dari perlambatan ekonomi akibat hyperinflation di Eropa sudah hampir menemui titik terdalam.

“Sehingga diperkirakan European Bank Central [ECB] mungkin akan mempertimbangkan untuk mulai menerapkan stance yang lebih netral kedepannya seiring dengan perkiraan tekanan inflasi di musim dingin yang tidak seburuk perkiraan sebelumnya,” jelasnya.

Dari dalam negeri, rupiah terus mengalami penguatan menembus ke bawah Rp15.000 per dolar AS, didorong oleh sentiment pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama akibat dari ekspektasi bahwa The Fed akan mulai mengurangi agresivitas pengetatan kebijakan moneternya pada FOMC meeting Februari nanti.

“Oleh karenanya, kami melihat penurunan imbal hasil SUN 10 tahun berpotensi lanjut ke arah 6,60 pada hari ini dengan penguatan Rupiah mungkin tertahan sedikit karena minim sentimen positif lanjutan dan diperkirakan bergerak di rentang Rp14.850- Rp14.890 per dolar AS,” imbuhnya.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA, BNI, Mandiri, CIMB, dan Bank Lainnya

Sekian ulasan tentang dollar ke rupiah hari ini yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE