27.8 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA, Mandiri, dan BRI, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, mengacu pada kurs yang ada, tercatat menguat ke level Rp 15.075 pada Jumat (20/1).

Diketahui, rupiah ditutup melemah 0,11% dari perdagangan pasar spot Kamis (Rp 15.104). Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,05% pada level Rp 15.121 dibanding Kamis (Rp 15.113).

Jika kamu ingin melakukan penukaran valuta asing (valas) dollar Amerika Serikat maka referensi kurs dari perbankan berikut ini patut diikuti, seperti dinukil dari Kontan.co.id.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA, BNI, Mandiri, CIMB, dan Bank Lainnya

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini

1. Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA

Lewat situs resmi BCA, beberapa kurs yang berlaku adalah TT counter, e-rate, dan bank notes. Inilah kurs yang dicatat dari laman BCA (Diperbarui pada pukul 08.30 WIB per 24 Januari 2023)

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 15.029 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.049 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.889 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.189 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 14.889 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.189 per dollar AS

2. Kurs di Bank Mandiri

Adapun referensi kurs hari ini di Bank Mandiri bisa diikuti oleh nasabah yang ingin menukarkan valas. Melalui situs resmi Bank Mandiri, jenis kurs seperti TT counter, special rate, dan bank notes bisa didapatkan oleh nasabah.

Berikut ini kurs di Bank Mandiri, Selasa, 24 Januari 2023 (Diperbarui 09.35 WIB).

Kurs special rate:

Kurs beli Rp 15.030 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.050 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.850 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.200 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 14.850 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.200 per dollar AS

3. Kurs di BRI

Pada hari ini, Selasa, 24 Januari 2023, situs resmi Bank Rakyat Indonesia (BRI) menampilkan beberapa kurs, baik di TT counter maupun e-rate. Berikut ini detail kurs yang dikutip dari situs resmi BRI (Diperbarui pada pukul 10.45 WIB):

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 14.940 per dollar AS

Kurs jual Rp 14.965 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.865 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.065 per dollar AS

Dollar ke Rupiah Hari Ini – Perbedaan Tingkat Dollar Rupiah

Penting diketahui, ada perbedaan tingkat pertukaran dua mata uang ini yang pada kurs TT counter, e-rate, dan bank notes. Penggunaan kurs dua mata uang ini, TT counter hanya berlaku di kala nasabah melakukan setoran atau transfer via counter bank.

Baca juga: Terlengkap! Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI

Kurs e-rate adalah kurs yang berlaku ketika nasabah melakukan transaksi dengan nilai nominal ekuivalen di atas 25.000 dollar AS. Baik BCA, Mandiri, maupun BRI mengimbau nasabahnya untuk menghubungi cabang terdekat terlebih dahulu.

Kurs bank notes berlaku ketika nasabah menukarkan uangnya via kantor bank secara langsung. Kurs dua mata uang ini hanya berlaku pada sudut pandang bank. Kurs beli digunakan saat bank membeli dollar dari nasabah dan kurs jual dipakai saat bank menjual dollar ke nasabah.

dollar ke rupiah hari ini

Prediksi Dollar ke Rupiah Hari Ini

Dalam sepekan lalu, nilai tukar rupiah diketahui menguat. Adapun pada Jumat (20/1), kurs rupiah di pasar spot menguat 0,19% ke Rp 15.075 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah menguat 0,48% secara mingguan. Sementara itu, kurs rupiah Jisdor melemah tipis 0,05% ke Rp 15.121 per dolar AS, Jumat (20/1). Dalam sepekan, kurs rupiah Jisdor menguat 0,36%.

Menurut Analis DCFX Futures, Lukman Leong, rupiah diperkirakan akan menguat di tengah pelemahan dolar AS. Investor mengantisipasi musim pendapatan korporasi kuartal keempat 2022. 

“Pada umumnya, rilis kinerja perusahaan akan membawa sentimen pasar cenderung risk-on,” kata Lukman.

Ia menambahkan, dari domestik, tidak ada data ekonomi penting yang bisa menggerakkan rupiah pada Selasa.

Rupiah masih didukung sentimen positif jangka panjang oleh revisi Peraturan Pemerintah (PP) No. 1 tahun 2019 mengenai Devisa Hasil Ekspor (DHE).

Pada pekan ini, investor akan menghadapi rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal keempat 2022 dan indeks harga konsumsi pribadi atau Personal Consumption Expenditure (PCE).

Rilis data itu dapat mempengaruhi atau malah membalikkan tren pelemahan dolar AS. Menurut Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin, minimnya katalis penting dari dalam negeri membuat pergerakan rupiah akan lebih terdorong faktor eksternal. Pelaku pasar tengah mencermati sentimen akhir bulan, yaitu data PDB AS dan indeks PCE.

Pada tanggal 31 Januari dan 1 Februari sentimen akan terfokus pada rapat kebijakan Federal Reserve yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga 25 basis poin (bps) sehingga mengantarkan suku bunga AS pada level 4,75%.

Ia memandang, rupiah akan menguat pada Selasa (24/1). Namun, pergerakan Rupiah diperkirakan akan terbatas karena sebagian negara utama masih libur Imlek seperti China dan Hong Kong.

“Pergerakan rupiah perdagangan awal pekan ini diperkirakan akan menguat terbatas,” sebutnya.

Lebih jauh, Nanang memprediksi bahwa rupiah akan diperdagangkan pada rentang Rp 14.900 per dolar AS—Rp 15.160 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Selasa (24/1). 

Di sisi lain, Lukman memperkirakan rentang pergerakan rupiah di area Rp 14.950 per dolar AS—Rp 15.150 per dolar AS.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA, Mandiri, dan BRI, Cek Kurs-nya di Sini

Sekian ulasan tentang dollar ke rupiah hari ini yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE