25 C
Jakarta
Sabtu, 28 Januari, 2023

Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI, Cek Kurs-nya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, mengacu pada kurs yang ada, tercatat menguat ke level Rp 15.149 pada Jumat (13/1).

Adapun rupiah ditutup menguat 1,25% dari perdagangan pasar spot Kamis (Rp 15.339). Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah menguat 1,23% pada level Rp 15.177 dibanding Kamis (Rp 15.527).

Buat kamu yang ingin melakukan penukaran valuta asing (valas) dollar Amerika Serikat, referensi kurs dari perbankan berikut ini patut diikuti, seperti dinukil dari Kontan.co.id.

Baca juga: Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI, Simak sebelum Tukar Valas

Dollar ke Rupiah Hari Ini

1. Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA

Lewat situs resmi BCA, beberapa kurs yang berlaku adalah TT counter, e-rate, dan bank notes. Inilah kurs yang dicatat dari laman BCA (Diperbarui pada pukul 08.15 WIB per 16 Januari 2023)

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 15.104 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.124 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.965 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.265 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 14.965 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.265 per dollar AS

2. Kurs di Bank Mandiri

Adapun referensi kurs hari ini di Bank Mandiri bisa diikuti oleh nasabah yang ingin menukarkan valas. Melalui situs resmi Bank Mandiri, jenis kurs seperti TT counter, special rate, dan bank notes bisa didapatkan oleh nasabah.

Berikut ini kurs di Bank Mandiri, Senin, 16 Januari 2023 (Diperbarui 09.35 WIB).

Kurs special rate:

Kurs beli Rp 15.000 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.040 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.850 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.200 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 14.850 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.200 per dollar AS

3. Kurs di BRI

Pada hari ini, Senin, 16 Januari 2023, situs resmi Bank Rakyat Indonesia (BRI) menampilkan beberapa kurs, baik di TT counter maupun e-rate. Berikut ini detail kurs yang dikutip dari situs resmi BRI (Diperbarui pada pukul 10.40 WIB):

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 14.998 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.018 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 14.915 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.115 per dollar AS

dollar ke rupiah hari ini

Dollar ke Rupiah Hari Ini – Perbedaan Tingkat Dollar Rupiah

Untuk diketahui, ada perbedaan tingkat pertukaran dua mata uang ini yang pada kurs TT counter, e-rate, dan bank notes.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA, BRI, Mandiri, BNI, Intip Kurs-nya di Sini

Penggunaan kurs dua mata uang ini, TT counter hanya berlaku di kala nasabah melakukan setoran atau transfer via counter bank.

Adapun kurs e-rate adalah kurs yang berlaku ketika nasabah melakukan transaksi dengan nilai nominal ekuivalen di atas 25.000 dollar AS.

Baik BCA, Mandiri, maupun BRI mengimbau nasabahnya untuk menghubungi cabang terdekat terlebih dahulu.

Di lain sisi, kurs bank notes berlaku ketika nasabah menukarkan uangnya via kantor bank secara langsung. Kurs dua mata uang ini hanya berlaku pada sudut pandang bank.

Kurs beli digunakan saat bank membeli dollar dari nasabah dan kurs jual dipakai saat bank menjual dollar ke nasabah.

Berita Terkait Dollar ke Rupiah Hari Ini

Melangsir Bisnis.com, pada perdagangan awal pekan, Senin (16/1/2023), mata uang rupiah dibuka menguat terhadap dolar AS setelah perdagangan pekan sebelumnya menguat tajam karena revisi Peraturan Pemerintah No 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE).

Rupiah dibuka menguat bersama seluruh mata uang asing asia pasifik. Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah dibuka di posisi Rp15.037 atau menguat 0,73 persen, sementara itu indeks dolar AS terpantau melemah 0,36 persen ke posisi 101.593.

Rupiah dibuka menguat bersama dengan sejumlah mata uang Asing diantaranya Yen Jepang menguat 0,13 persen, Dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, Won Korea menguat 0,68 persen, Peso Philipina menguat 0,39 persen, Yuan China menguat 0,13 persen dan Ringgit Malaysia menguat 0,06 persen.

Kemudian Bath Thailand menguat 0,21 persen, Rupee India menguat 0,27 persen serta Dolar Singapura menguat 0,17 persen. Sebelumnya, Ekonom senior Sucor Sekuritas, Ahmad Mikail, mengatakan bahwa penguatan Rupiah saat ini ditopang oleh instrumen baru yang diterbitkan Bank Indonesia untuk menarik devisa hasil ekspor dengan jumlah valas yang tinggi.

“Kalau instrumen yang diterbitkan BI ini sukses, maka Rupiah akan mampu menembus Rp14.500 hingga Rp14.800,” ucapnya dalam acara Indonesia Investment Education, dikutip pada Senin (16/1/2023).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, dalam riset hariannya. Ia menyebut, pelaku pasar saat ini merespons baik kebijakan pemerintah mengenai Devisa Hasil Ekspor (DHE). Sebelumnya, Presiden Joko Widodo diketahui telah merevisi Peraturan Pemerintah No 1 tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor.

“Salah satunya soal aturan berapa lama devisa parkir di dalam negeri dan ada beberapa sektor baru masuk ke dalam daftar yang harus menempatkan DHE di dalam negeri,” tulisnya dalam riset harian, dikutip pada Senin (16/1/2023).

Baca juga: Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BNI, Cek sebelum Tukar Valas

Sekian ulasan tentang dollar ke rupiah hari ini yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Normalisasi APBN, Pemerintah tidak Tanggung Biaya Pasien Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seluruh belanja APBN 2023 telah dinormalisasi atau normalisasi APBN. Artinya, seluruh belanja APBN...

Masa PPKM Dicabut, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Pasca Pandemi

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terkendalinya laju kasus pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini telah mendorong perbaikan kondisi perekonomian nasional yang...

Apa Itu Crypto Winter dan Bagaimana Dampaknya terhadap Investor?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu crypto winter? Istilah ini kian santer terdengar belakangan ini, utamanya di kalangan peminat kripto. Sebagai informasi, saat ini di dunia...

AFPI Salurkan Pendanaan Mencapai Rp495,51 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat sejak 2018 hingga November 2022, agregat penyaluran pendanaan mencapai Rp495,51 triliun yang disalurkan oleh...

Berita Ekonomi Hari Ini: Mulai Juni, RI Setop Ekspor Timah dan Tembaga

JAKARTA, duniafintech.com – Berita ekonomi hari ini mengulas terkait larangan ekspor timah dan konsentrat tembaga dan mineral lainnya. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), dipastikan bahwa...
LANGUAGE