27.7 C
Jakarta
Kamis, 2 Juli, 2020

Dua Tehnik Dasar Trading Kripto yang Bikin Mendadak Tajir

DuniaFintech.com – Tren mata uang digital mulai dilirik oleh para generasi muda saat ini. Beberapa orang juga melihat cryptocurrency sebagai komoditas yang bisa menghadirkan keuntungan lantaran diperjual-belikan (trading) dalam beberapa pasar yang tersedia di berbagai negara, salah satunya Indonesia.

Namun sifat fluktuatif mata uang dan aset digital kerap membuat setiap orang ragu memulai trading di sektor ini.
Oleh karenanya, ada beberapa tehnik dasar tentang trading kripto, yang bisa dipelajari untuk membantu mengawali pengalaman jual-beli pertama Anda.

Day Trading

Day trading merupakan salah satu tehnik dasar dalam trading aset dan mata uang kripto. Seperti namanya, tehnik ini memiliki aktivitas jual-beli dengan jangka waktu tidak kurang dari 24 jam. Tehnik ini juga memiliki 2 jenis didalamnya, yang pertama ialah range trading. Jenis ini merupakan metode dimana pelaku jual-beli (trader) sudah menentukan poin atau profit tertentu dalam sehari. Dalam arti kata lain, trader sudah memberikan perintah penjualan di suatu waktu dalam rentang waktu 24 jam.

Selanjutnya, jenis ke 2 dari teknik trading ini ialah intra day trading, atau aktivitas jual-beli yang dilakukan lebih dari 24 jam. Tehnik ini cocok untuk trader pemula yang ingin memahami dan mengenali sensasi naik turunnya pergerakan kripto. Sebagaimana diketahui, trading kripto merupakan aktivitas yang penuh resiko, oleh sebab itu diperlukan kendali dan keputusan resiko secara realistis dan penuh kalkulasi.

Baca juga:

Tehnik Dasar Trading Kripto

Swing Technique

Seperti namanya, tehnik ini tidak memiliki tempo yang tetap dalam melakukan jual atau beli. Lebih lanjut, trader tidak ingin menentukan secara pasti (sehari, seminggu, sebulan bahkan setahun) berapa lama jangka waktu untuk melakukan penjualan atau pembelian.

Trader secara acak akan melakukan jual belinya sesuai dengan rumus utama trading, yakni beli di saat murah, jual di saat mahal. Tehnik ini memiliki resiko 2 kali lipat, oleh karenanya diperlukan naluri, kesabaran serta kemampuan lebih dalam mengidentifikasi jenis kripto yang memiliki nilai yang meningkat dalam beberapa jangka waktu ke depan.

Beberapa hal yang perlu diketahui untuk mengawali trading kripto ialah menyadari bahwa aset kripto memiliki resiko yang tinggi. Oleh sebab itu, tidak ada pihak mana pun yang menjamin keberhasilan yang absolut, meski tehnik dasar soal trading sudah dipelajari. Selanjutnya, Anda bisa bergabung dengan berbagai komunitas untuk bertukar pengetahuan tentang trading kripto.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Raih Segudang Keuntungan di Masa Pandemi dengan Ide Bisnis Ini

DuniaFintech.com - Wabah corona berdampak cukup besar bagi kalangan masyarakat, terutama dari segi ekonomi. Perubahan tren dan kebutuhan prioritas konsumen pun mempengaruhi...

Influencer Diadu di PUBG Mobile Global Ultimate Team Selection

DuniaFintech.com - Penggemar game berbasis mobile, Players Unknown Battle Ground (PUBG) menghelat PUBG Mobile Global Ultimate Team Selection per tanggal 23 Juni...

Pintek Bersama Sevima Bantu Berikan Solusi Managemen Akademik

DuniaFintech.com - Perusahaan fintech P2P lending yang fokus kepada sektor pendidikan, Pintek bersama Sevima, perusahaan konsultan dan pengembangan teknologi informasi untuk berikan...

BIDR Resmi Diperdagangkan di Binance dan Tokocrypto

DuniaFintech.com - Binance, Perusahaan Blockchain global dibelakang pertukaran aset digital terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan dan pengguna bersama Tokocrypto, pedagang aset...

Pinjaman Dana Cepat untuk Laptop Agar WFH Lebih Produktif

DuniaFintech.com - Laptop menjadi salah satu kebutuhan untuk menunjang masa work from home (WFH). Tanpa barang ini, pekerjaan yang dilakukan tentu menjadi...
LANGUAGE