27.2 C
Jakarta
Selasa, 27 Februari, 2024

Elon Musk Dilarang Investasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA, duniafintech.com – Ramai diberitakan bahwa Elon Musk dilarang melakukan investasi di Indonesia. Bahkan Puluhan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mengirimkan surat terbuka kepada orang terkaya di dunia ini, meminta Elon Musk selaku CEO Tesla tersebut dilarang atau untuk tidak melakukan investasi di industri nikel Indonesia karena masalah lingkungan.

Puluhan lembaga swadaya masyarakat (LSM) termasuk Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dan Friends of the Earth Amerika Serikat, telah mengirimkan surat terbuka kepada Elon Musk.

Surat terbuka terkait Elon Musk dilarang investasi di Indonesia itu datang menyusul pertemuan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan sang miliarder di Texas pada Mei 2022 terkait potensi investasi di Tanah Air.

Baca juga: Elon Musk: Saya Akan Beli Coca-Cola dan Memasukkan Kokain Kembali

Alasan Walhi mengajukan surat terbuka karena 4 hal, yaitu meningkatnya kerusakan lingkungan, banyaknya kriminalisasi kepada warga yang menolak tambang, munculnya beban tambahan perempuan akibat tambang, dan adanya pelanggaran hukum dalam beberapa kasus pertambangan.

Lebih lanjut, jika Pemerintah tetap memberikan izin CEO Tesla tersebut untuk berinvestasi di industri nikel Indonesia. Maka, Walhi akan mengambil langkah hukum kepada Pemerintah dan operator yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

Kerusakan lingkungan akibat dari total luas hutan yang dikonversi menjadi pertambangan nikel, menyebabkan peningkatan deforestasi dan ancaman pencemaran air di sungai, danau, dan pantai.

Baca juga: Diundang Jokowi, Elon Musk Akan Datang ke Indonesia pada November Tahun Ini

Para konsumen Tesla juga harus diingatkan bahwa penggunaan mobil listrik yang sumber baterainya didapat dari aktivitas merusak lingkungan bukan bagian dari upaya solusi iklim.

Seperti diketahui, pada tahun 2020, Elon Musk mendesak industri pertambangan untuk memproduksi lebih banyak nikel dengan cara yang peka terhadap lingkungan. Sebagai catatan, nikel digunakan untuk meningkatkan penyimpanan baterai kendaraan listrik.

Pernyataan Musk menanggapi permintaan energi listrik yang diramal akan meningkat ke depan karena pemerintah, perusahaan, dan konsumen berusaha untuk mengurangi asap berbahaya yang dikeluarkan oleh kendaraan berbahan bakar fosil.

Indonesia sendiri telah menetapkan target memiliki 13 juta sepeda motor listrik, termasuk yang dikonversi, dan 2,2 juta mobil listrik di jalan raya pada 2030. Sejalan dengan dengan target zero emission Indonesia.

Baca juga: Bitcoin Rp14 Triliun Dijual Tesla, Elon Musk Beberkan Penyebabnya 

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

 

Penulis: Tim Duniafintech

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE