25.8 C
Jakarta
Rabu, 17 Juli, 2024

Resmi Diperdagangkan dengan Harga Baru, Saham BBCA Langsung Melejit

Setelah resmi memperdagangkan saham dengan harga baru pada hari ini, Rabu (13/10). Nilai saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil menyentuh level tertingginya usai perdagangan dengan harga baru pasca-stock split.

Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI) saham BBCA pada penutupan perdagangan hari ini menguat 2,73% ke level Rp7.525 per lembar saham, setelah pada hari sebelum ditutup di level Rp7.315 per lembar saham.

Adapun, nilai transaksi mencapai Rp1,60 triliun hari ini, dan merupakan yang tertinggi di bursa. Peningkatan transaksi ini terdorong oleh beli bersih investor asing senilai Rp 137,8 miliar di pasar reguler.

Peningkatan nilai transaksi emiten perbankan ini sesuai dengan harapan Presiden Direktur BBCA Jahja Setiaatmadja. Dia mengharapkan dengan adanya perdagangan dengan harga baru ini, saham BBCA akan mendapatkan sambutan hangat dari investor.

“Dengan harga baru yang mulai diperdagangkan hari ini, perseroan berharap harga saham BCA menjadi relatif terjangkau dan mendapat sambutan positif dari investor,” katanya Rabu (13/10).

Menyasar Investor Ritel

Dia pun mengungkapkan, dengan harga yang lebih terjangkau tersebut diharapkan investor pemula atau investor ritel yang saat ini didominasi oleh generasi milenial dapat tertarik untuk masuk ke saham tersebut.

“Terutama investor pemula yang saat ini aktif berinvestasi di pasar modal,” ujarnya.

Dia menjelaskan, keputusan perseroan untuk melakukan pemecahan harga saham tersebut didasarkan pada perkembangan pasar modal saat ini, terutama dengan tingginya minat investor ritel termasuk para investor muda untuk berinvestasi di pasar modal.

Perseroan berharap aksi korporasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan pasar modal dalam negeri.

Menjaga Soliditas Fundamental BCA

Perseroan berkomitmen untuk selalu menjaga soliditas fundamental BCA melalui pertumbuhan kinerja yang berkesinambungan, sehingga memberikan nilai tambah kepada segenap pemegang saham

Sebagaimana diketahui, aksi korporasi stock split ini sebelumnya telah disetujui dengan rasio 1 : 5, di mana satu saham dipecah menjadi lima saham baru.

Nilai nominal per saham BBCA sebelum stock split adalah Rp62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split menjadi sebesar Rp12,5.

Sesuai dengan jadwal, Selasa (12/10) kemarin, merupakan hari bursa terakhir saham BBCA diperdagangkan dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi.

Selanjutnya, harga saham BBCA dengan nilai nominal baru mulai diperdagangkan pada pasar reguler dan pasar negosiasi pada hari ini.

Sebagai informasi, harga saham BBCA sebelumnya berkisar Rp7.320 per saham, atau setara dengan Rp36.600 per saham sebelum stock split.

Selanjutnya, saham dengan nilai nominal baru hasil stock split akan didistribusikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) kepada pemegang saham pada 15 Oktober 2021.

 

Penulis: Nanda Aria

Editor: Anju Mahendra

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU