32.1 C
Jakarta
Selasa, 16 Agustus, 2022

Nintendo Stok Kembali Konsol NES

duniafintech.com – Nintendo, perusahaan game asal Jepang ini telah mengumumkan ketersediaan stok baru konsol Nintendo Entertainment System (NES) Classic Edition di tahun ini.

Seperti kabar yang tersiar sebelumnya, konsol Nintendo Entertainment System (NES) Classic Edition ini sempat dihentikan peredarannya pada April 2017 lalu. Namun dalam pengumuman resmi yang telah diumumkan  oleh perusahaan multinasional yang didirikan tanggal 23 September 1889 di Kyoto Jepang ini pada Senin (14/5/2018), konsol ini akan kembali ditawarkan pada Juni 2018 mendatang.

Baca juga : Bloomberg dan Novogratz Rilis Indeks Cryptocurrency

Konsol Nintendo NES pertama kali dirilis pada pertengahan 1980-an. Pada akhir tahun 2016, perusahaan merilis kembali konsol yang muat 30 game retro seperti “Super Mario Bros” dan “Donkey Kong.”

Berdasarkan data dari CNBC International, penawaran NES Classic Edition yang lalu memang sangat pendek dan banyak penggemar yang tampak kesulitan untuk mendapatkannya.

Baca juga : Kryptono Exchange Luncurkan XPAD

Namun raksasa game asal Jepang ini telah mengumumkan melalui Twitter yang mengungkapkan bahwa NES Classic akan stok kembali pada 29 Juni, dengan harga US$59,99 atau setara Rp 833.861 per unit.

Dengan pengumuman ini, perusahaan ini juga mengatakan Super Nintendo Entertainment System (SNES) Classic Edition, bersama dengan NES, diharapkan akan tersedia hingga akhir tahun ini. Sedangkan The SNES dirilis ulang tahun lalu.

Baca juga : Drone, Alat Transportasi Barang Di Era Digital?

Pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2017, perusahaan Jepang ini telah mencapai penghasilan yang fantastis dengan menjual 5,28 juta konsol SNES Classic Edition.

Baca juga : Peran Media Sosial Berantas Terorisme

Sebagai tambahan informasi, perusahaan Jepang yang didirikan oleh Fusajiro Yamauchi ini pun telah melihat kebangkitan bisnisnya sejak pertengahan 2016 lalu. Perusahaan yang mengkhususkan diri pada gyro dan sensor gerak ini bersaing keras dengan Sony dan Microsoft.

Tidak hanya itu, dikabarkan konsol terbaru Nintendo, Switch telah membantu perusahaan mencatatkan laba bersih besar dalam perusahaan ini.

Written by : Dinda Luvita
Picture : Pixabay.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

BUMN Percepat Transaksi Digital di Pasar Tradisional

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri BUMN, Erick Thohir menilai program percepatan digitalisasi transaksi (digital) di pasar tradisional yang dilakukan Bank Mandiri akan membawa banyak manfaat...

Nasib Bursa Kripto Indonesia, Wamendag Beri Bocoran Kapan Dirilis 

JAKARTA, duniafintech.com - Bursa kripto Indonesia hingga kini belum juga dirilis. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga membeberkan perkembangan pembentukan bursa kripto di Indonesia.  Dia mengatakan...

Token Crypto Besutan Anang Hermansyah Tak Lolos Bappebti

JAKARTA, duniafintech.com - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyatakan token crypto ASIX besutan artis Anang Hermansyah tidak lolos dalam penilaian Kementerian Perdagangan. Plt Kepala...

Bukti Transfer BCA Asli & Palsu, Begini Cara Membedakannya

JAKARTA, duniafintech.com – Bukti transfer BCA tentu saja menjadi hal yang sangat penting buat kamu yang bertransaksi menggunakan layanan Bank BCA. Seperti diketahui, layanan transfer...

Hati-Hati !! Sebanyak 17 Replikasi Aplikasi Pinjol Merajalela!

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) siap bawa ke jalur hukum pihak yang diduga melakukan tindak replikasi aplikasi pinjaman online (pinjol)...
LANGUAGE