25 C
Jakarta
Sabtu, 21 Mei, 2022

PERUSAHAAN PORTUGIS DAN AUSTRALIA MENERIMA BITCOIN SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN

duniafintech.com – Perkembangan penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran kian meluas. Berita terbaru datang dari perusahaan Portugis dan Australia menerima Bitcoin untuk alat bayar.

Sebuah Perusahaan Sepatu Asal Portugis Mulai Terima Bitcoin

Urban Shepherds, merek sepatu kerja tradisional Portugis, memiliki satu-satunya toko fisik di Barcelona. Sementara pendiri Tiago Máximo berharap bisa mengembangkan gaya bata dan mortir bisnis, dia juga mulai berinvestasi dalam bisnis online.

Dengan penggunaan cryptocurrency yang terus meningkat, semakin Máximo memahaminya, semakin ia setuju dengan teknologi ini.

Konsep dan filosofi di balik cryptocurrency sangat menakjubkan dan masuk akal. Dan saya pikir pasar memang membutuhkan itu. Terlebih saat ini permintaan (terhadap penggunaan cryptocurrency) semakin tinggi saja,” katanya kepada Tech Crunch. “Saya seorang pengusaha. Kalau ada sesuatu yang membuat kita lebih maju dan berkembang, kenapa tidak?”

Baca juga: INFORMASI TERKINI BITCOIN DI MANADO HINGGA MENAMBANG UANG VIRTUAL DI KALENDER MAC

Meski menerima Bitcoin secara online, sebagian besar penjualan perusahaan berasal dari toko fisik. Máximo, bagaimanapun, mengatakan bahwa ia ingin menjadi salah satu perintis di sistem pembayaran cryptocurrency dan mencoba untuk menaikkan presentase penjualan dengan alat bayar Bitcoin.

Toko Alkohol Australia Mulai Terima Pembayaran dengan Bitcoin

MyBottleShop menjadi toko minuman keras pertama di Australia yang mulai menerima pembayaran dengan menggunakan Bitcoin.

Konsumen bisa membeli sebotol Jack Daniel’s 700ml seharga 0.0035 Bitcoin. Pembayaran akan diproses oleh merchant pembayaran Bitcoin milik MyBottleShop, Bitpay, dalam beberapa detik. Bitcoin dapat dibeli dan dijual secara online di Australia melalui berbagai bursa, dan bahkan ada sebuah ATM Bitcoin yang dipasang akhir tahun lalu di Metropolitan Hotel di Sydney.

Baca juga: TUNAIKU STARTUP FINTECH PERTAMA P2P LENDING TANPA AGUNAN

CEO MyBottleShop Steve Rider menjelaskan bagaimana cara kerja pembayaran dengan Bitcoin ini di tokonya.

Pelanggan membayar dengan Bitcoin persis sama dengan kartu kredit atau PayPal. Pelanggan menambahkan barang ke keranjang belanja seperti biasa, memilih Bitcoin sebagai opsi pembayaran di kasir dan kemudian memindai kode QR di layar menggunakan perangkat mobile mereka.”

Keputusan perusahaan Portugis dan Australia menerima Bitcoin ini diprediksi sebagai langkah baru dalam dunia cryptocurrency untuk menarik pelanggan mereka. Selain perusahaan Portugis dan Australia menerima Bitcoin, beberapa perusahaan di Jepang juga telah menerima mata uang virtual ini, seperti di hotel capsule.

Source: tribunnews.com, bitcoinist.com
Written by: Dita Safitri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Sri Mulyani Untuk Pengusaha Supaya Ekspor Dijamin Makin Lancar

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan para pelaku ekspor atau eksportir di Tanah Air, Indonesia, harus bisa mengembangkan produk sesuai dengan...

Negara Paling Bangkrut di Dunia, Indonesia Termasuk? Cek ini Faktanya..

JAKARTA, duniafintech.com - Ini dia negara paling bangkrut di dunia. Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang dan mengalami krisis ekonomi yang menyengsarakan. Saat Indonesia...

Aturan Terbaru Mendag Lutfi Setelah Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mencabut larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, dan selanjutnya untuk menindaklanjuti hal ini,...

Miskin Sawah Ekspor Beras 19 Ton Arab Saudi, Anies: Ini Bersejarah

JAKARTA, duniafintech.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin pelepasan ekspor 1 kontainer produk beras FS Yasamin ke Riyadh, Arab Saudi. Ekspor 19 ton...

Viral Penolakan UAS, Ternyata Singapura Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Hubungan baik Indonesia dengan Singapura nampaknya perlu dijaga. Bukan sekadar kerukunan bertetangga namun juga ketergantungan finansial Indonesia yang cukup besar terhadap...
LANGUAGE