26.1 C
Jakarta
Minggu, 25 Juli, 2021

Pemerintah Shanghai Investasikan $5 Juta di Startup Blockchain Conflux

DuniaFintech.com – Ketertarikan pemerintah terhadap teknologi Blockchain kembali membawa kabar baru. Kabar ini datang dari Conflux, sebuah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang Blockchain. Perusahaan tersebut konon telah menerima hibah penelitian lebih dari $5 juta dari Komite Sains dan Teknologi Shanghai dan pemerintah Distrik Xuhui, yang merupakan bagian dari pemerintah kota.

Perusahaan yang berbasis di Beijing itu menyebut bahwa mereka akan menjadi satu-satunya proyek Blockchain publik tanpa izin (permission less) yang didukung oleh pemerintah China, menurut pernyataan perusahaan yang dibagikan dengan CoinDesk.

Proyek tersebut telah masuk dalam daftar 57 proyek teknologi tinggi, termasuk 5G dan teknologi kedirgantaraan oleh pemerintah Shanghai. Hal ini tercantum dalam dokumen resmi pemerintah yang dikeluarkan tanggal 25 November lalu lewat komite teknologi.

Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk mengembangkan penelitian Blockchain. Proyek ini juga akan mendukung rantai pasokan di bidang penerbangan yang rencananya akan dibangun di atas jaringan Conflux Network.

Cina awalnya dikenal sebagai negara yang skeptis bahkan cenderung menentang adanya aset kripto serta teknologi Blockchain yang melandasinya. Namun beberapa tahun ke belakang, mereka justru melakukan langkah-langkah proaktif dengan memberikan dukungan penuh bagi aplikasi dan pengembangan teknologi Blockchain untuk kemajuan negara.

Baca Juga:

Conflux: Jaringan Terbuka Generasi Berikutnya

Conflux Network adalah jaringan terbuka generasi berikutnya yang dibangun untuk mendorong kemajuan perdagangan global dengan membuka aplikasi terdesentralisasi dan aset digital masa depan.

Conflux memungkinkan aliran aset dan data yang aman dan dapat dioperasikan antar protokol & aplikasi untuk menciptakan internet yang bermanfaat bagi semua. 

Blockchain publik Conflux yang tanpa izin (permission less) sangat kuat dan ramah bagi semua pengembang. Dengan mengintegrasikan Proof of Work ke dalam arsitektur Tree Graph, Conflux menghadirkan jaringan yang kuat dengan kompatibilitas soliditas, tanpa kemacetan, dan biaya rendah.

Conflux beroperasi dengan dukungan dari sekelompok mitra strategis global termasuk investor terkemuka, perusahaan, pemerintah, universitas, operator pertambangan, dompet, bursa, dan teknologi terdesentralisasi.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE