25.5 C
Jakarta
Rabu, 30 November, 2022

SWI Blokir Entitas Investasi Bodong, Total ada 18

JAKARTA, duniafintech.comSatgas Waspada Investasi (SWI) menemukan dan blokir 18 entitas yang melakukan pengawasan investasi tanpa izin (bodong) yang berpotensi merugikan masyarakat.

Ketua SWI Tongam L. Tobing mengungkapkan temuan SWI dan blokir entitas investasi bodong tersebut merupakan pencegahan dan penanganan sebelum adanya pengaduan dari korban berdasarkan crawling data (pemantauan aktivitas penawaran investasi yang sedang marak di masyarakat serta melalui media sosial, website dan youtube) yang dilakukan melalui big data center aplikasi waspada investasi.

“SWI berusaha senantiasa hadir melindung masyarakat agar terhindar dari kegiatan penawaran investasi atau pinjaman online yang tidak memiliki perizinan,” kata Tongam.

Baca juga: 327 Pengaduan Korban Investasi Bodong Belum Terpenuhi Haknya

swi blokir entitas investasi bodong

SWI Blokir Entitas Investasi Bodong – Melindungi Masyarakat

Menurutnya dengan upaya pencegahan dan penanganan terhadap penawaran investasi ilegal dan pinjol ilegal dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh anggota SWI dari 12 Kementerian/Lembaga.

SWI kemudian melakukan blokir terhadap situs/website/aplikasi entitas investasi bodong tersebut dan menyampaikan laporan informasi ke Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan berlaku.

Mengenai informasi bahwa SWI melarang korban investasi ilegal menarik dana dari entitas penawar investasi ilegal, Tongam menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyampaikan perihal penarikan dana tersebut.

“Setiap entitas yang yang dihentikan kegiatannya oleh SWI diperintahkan untuk mengembalikan kerugian masyarakat. Jangan mudah percaya dengan alasan yang dibuat oleh pelaku investasi ilegal. Apabila pelaku mempersulit penarikan dana, segera lapor polisi,” kata Tongam.

Baca juga: Akhirnya Yusuf Mansur Buka Suara Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, Ini Katanya

Tongam menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran bunga tinggi tanpa melihat aspek legalitas dan kewajaran dari tawaran.

Berikut 18 entitas yang melakukan penawaran investasi tanpa izin dan telah dihentikan oleh SWI:

A. 5 entitas melakukan money game;

B. 4 entitas melakukan penawaran investasi tanpa izin;

C. 3 entitas melakukan kegiatan perdagangan asset kripto tanpa izin;

D. 2 entitas penyelenggara robot trading tanpa izin

E. 1 entitas melakukan securities crowd funding tanpa izin; dan

F. 3 entitas lain-lain.

Baca jugaHeboh! Dirut Perusahaan Ini Ditangkap Gegara Dugaan Investasi Bodong

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Payment Gateway  Gratis Terbaik, Simak di Sini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Payment gateway adalah penyedia layanan pembayaran dan transaksi online yang membantu proses pembayaran bisnis. Adapun gerbang pembayaran ini bertugas menghubungkan pembeli dengan...

Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI, Intip Kurs-nya

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.673 di perdagangan pasar spot Senin (28/11). Adapun Rupiah melemah 0,39%...

Berita Kripto Hari Ini: FTX Lanjutkan Bayar Gaji Pegawainya

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini mengulas pertukaran/bursa kripto yang bangkrut, yaitu FTX, dan perusahaan afiliasinya. Pada Senin, 28 November 2022, FTX yang sudah...

Modal Usaha UMKM jadi Fokus Amartha Kolaborasi dengan eFishery

JAKARTA, duniafintech.com -  PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) sebagai perusahaan teknologi finansial yang berfokus pada penyaluran modal usaha bagi UMKM, menjalin kolaborasi dengan eFishery. eFishery...

Keunggulan Mekanisme Blockchain, Aman & Transparan!

JAKARTA, duniafintech.com - Keunggulan mekanisme Blockchain tentunya memiliki keamanan yang kuat dan transparan dalam setiap transaksi. Teknologi ini merupakan teknologi pendukung yang diterapkan dalam aset kripto atau...
LANGUAGE