28.4 C
Jakarta
Minggu, 2 Oktober, 2022

Heboh! Dirut Perusahaan Ini Ditangkap Gegara Dugaan Investasi Bodong

JAKARTA, duniafintech.com – Seorang petinggi perusahaan yang menjabat Direktur Utama (Dirut) PT Developer Properti Indoland berinisial MA (46) ditangkap polisi atas dugaan investasi bodong.

Kasusnya itu soal pembangunan dan penjualan rumah di Perumahan Grand Emerald Malang, dia ditangkap petugas Subdit II Hardabangtah Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim). 

Adapun kerugian korban ditaksir mencapai Rp 5,6 miliar. Kasus ini bermula saat pada tahun 2017 tersangka menawarkan kepada para korban untuk investasi pembangunan perumahan dan penjualan rumah di Perumahan Grand Emerald, Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

Melansir dari IDX Channel, kepada korban, MA menjanjikan akan menyerahkan unit rumah sesuai dengan jatuh tempo yang dijanjikan. Atas tawaran tersebut, para korban tertarik dan telah menyerahkan uang.

Masing-masing korban sudah menyetor duit ke tersangka dengan nominal beragam, antara Rp123 juga sampai Rp150 juta, baik secara tunai maupun cicilan. 

Tapi sampai batas waktu yang dijanjikan, tidak ada realisasi dari pihak tersangka. Bahkan, setelah para korban mengirimkan somasi pihak tersangka, tidak ada respons. 

Baca jugaHarap Waspada! Satgas Temukan 7 Entitas Tawarkan Investasi Bodong

“Berdasarkan hal tersebut, parakorban yang merasa dirugikan akhirnya melaporkan ke pihak kepolisian,” kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto di Mapolda Jatim, Senin (22/8/2022).

Setelah dilakukan pendalaman dan penyelidikan, ternyata, lahan yang ditawarkan ke korban masih milik orang lain. 

Baca jugaAwas! Hingga Mei, Sudah 1.120 Investasi Bodong Diblokir Pemerintah

Uang setoran dari korban dipakai tersangka untuk membayar uang muka atau DP obyek tanah kepada pemilik tanah atau petani. Sebagian bahkan telah digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Sejauh ini kami telah menerima 11 laporan polisi dari 41 orang korban dengan total kerugian Rp5,6 miliar,” terangnya.

Tersangka diamankan di kontrakan di kawasan Surabaya pada bulan Juni 2022. Barang bukti yang diamankan antara lain, brosur sebagai sarana pemasaran kejahatan, dokumentasi proses penyitaan (pemasangan plang), satu bidang tanah luas 6,7 hektar di Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

Selain itu, polisi menyita uang tunai Rp100 juta, satu unit mobil Mercedes Benz, satu motor, satu bendel buku tabungan BCA, dan rekening. 

Dalam perkara ini, tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.

Baca jugaBerita Fintech Indonesia: Tips Menghindari Investasi Bodong

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kartu Debit Mandiri: Jenis-jenis hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu debit Mandiri senantiasa memberikan kemudahan dalam bertransaksi di banyak tempat dan di waktu kapan saja. Sebagai informasi, kalau dibandingkan dengan uang...

Call Center Allianz Asuransi dan Layanan Pengaduannya

JAKARTA, duniafintech.com – Call Center Allianz asuransi dan layanan pengaduannya tentu penting diketahui oleh para pemilik polis/nasabahnya. Seperti diketahui bersama, Allianz Indonesia menjadi salah satu...

Jenis-jenis Mining Bitcoin, Bisa Dilakoni Buat Mendulang Cuan! 

JAKARTA, duniafintech.com - Mining atau menambang bitcoin ada berbagai jenis juga lho. Ini perlu diketahui bagi seorang investor crypto. Karena selain trading, ada cara...

Wow, Hampir Rp 1 Triliun Bitcoin Dibekukan Terkait Kasus Bos Terra Luna

JAKARTA, duniafintech.com – Otoritas Korea Selatan meminta dua platform jual beli kripto untuk membekukan Bitcoin senilai US 60 juta dollar yang terkait dengan Bos...

Asuransi Rumah Tinggal Terbaik, Ini 5 Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi rumah tinggal, apa itu? Adapun rumah tinggal adalah tempat beristirahat hingga berkumpul bersama keluarga. Fungsi rumah tinggal ini membuat siapa pun...
LANGUAGE