32.8 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

University of Malta Rillis Beasiswa DLT Dan Blockchain

duniafintech.com – University of Malta telah berkerja sama dengan Badan Teknologi Informasi Malta (MITA) untuk membentuk blockchain senilai € 300.000 ($ 351.000) dan dana beasiswa distributed ledger technology (DLT), yang dilaporkan pada tanggal 29 Agustus.

Baca juga : Facebook Watch Resmi Tersedia di Seluruh Dunia!

Beasiswa baru yang ditargetkan untuk siswa yang sedang mempelajari di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), hukum, keuangan, dan teknik ini akan dibagi selama tiga tahun. Mulai tahun akademik yang akan datang, siswa dapat mengajukan permohonan beasiswa untuk menyelesaikan disertasi penelitian Master dan PhD mereka di blockchain dan DLT.

Langkah ini dilakukan di tengah upaya pemerintah untuk menarik minat perusahaan blockchain ke Malta dengan memastikan kapasitas sumber daya manusia nya yang memadai dari masyarakat lokal. Silvio Schembri, sekretaris parlemen ekonomi digital, mengatakan bahwa dia ingin melihat orang-orang Malta yang memegang jabatan penting di lapangan.

Baca juga : Insurance Checkup Tersedia di Policy Genius

Rektor University of Malta yaitu Alfred Vella mengatakan bahwa universitas sedang mencari cara untuk mengintegrasikan unit-unit yang berkaitan dengan DLT, blockchain, mata uang digital, artificial intelligence (AI), fintech, dan regtech ke dalam gelar dan program-program Master di bidang hukum, keuangan, ICT, dan bidang lainnya. Ketua eksekutif MITA Tony Sultana mencatat bahwa agensi tersebut telah mengejar inisiatif serupa di institusi pendidikan lainnya.

Malta dikenal karena lingkungannya yang bersahabat dengan kripto dan upaya publiknya untuk menjadi “pulau blockchain.” Pada bulan lalu, Parlemen Malta mengesahkan tiga undang-undang menjadi undang-undang yang menetapkan kerangka peraturan untuk teknologi blockchain, menjadikan Negara  kepulauan tersebut sebagai pelopor dalam penyediaan kerangka hukum yang kuat untuk perusahaan blockchain.

Pada bulan Mei, Menteri Transportasi Malta telah mengumumkan kemitraan dengan Ommitat blockchain U.K. middleware yang bertujuan untuk meningkatkan Layanan Angkutan Umum Maltese dengan menyebarkan distributed ledger technology.

Selain itu, Otoritas Gaming Malta (MGA) telah mengusulkan panduan tentang aplikasi blockchain dan cryptocurrency dalam industri game, yang bertujuan untuk menerapkan standar untuk permainan yang menggunakan cryptocurrency dan teknologi blockchain.

Written by : Dinda Luvita
Picture : Pixabay.com

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Inilah 18 Penyakit yang tidak Ditanggung Asuransi Prudential

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar penyakit yang tidak ditanggung Asuransi Prudential penting untuk diketahui oleh para pemilik polis asuransi ini. Adapun hal penting yang perlu dipertimbangkan...

Cara Top Up OVO lewat OCBC NISP 2022: ATM & Mobile Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat OCBC NISP sejatinya hampir mirip kok dengan cara isi saldo OVO lewat sejumlah bank lainnya. Saat ini,...

Cara Menghubungkan Akulaku ke Bukalapak, Banyak Manfaatnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghubungkan Akulaku ke Bukalapak berikut ini perlu diketahui karena akan memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Nah, sebagai pelanggan Akulaku, barangkali kamu...

Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Hingga Juni 2022, sudah 9,5 juta UMKM masuk ekosistem digital. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan sebanyak 19,5 juta pelaku...

Jangan Salah Kira, Inilah Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin

JAKARTA, duniafintech.com - Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin sangat mencolok. Data dari Coinmarketcap menunjukkan ada sekitar 20 ribu kripto yang tercatat.  Dari sekian banyak kripto di...
LANGUAGE