24 C
Jakarta
Rabu, 23 September, 2020

University of Malta Rillis Beasiswa DLT Dan Blockchain

duniafintech.com – University of Malta telah berkerja sama dengan Badan Teknologi Informasi Malta (MITA) untuk membentuk blockchain senilai € 300.000 ($ 351.000) dan dana beasiswa distributed ledger technology (DLT), yang dilaporkan pada tanggal 29 Agustus.

Baca juga : Facebook Watch Resmi Tersedia di Seluruh Dunia!

Beasiswa baru yang ditargetkan untuk siswa yang sedang mempelajari di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), hukum, keuangan, dan teknik ini akan dibagi selama tiga tahun. Mulai tahun akademik yang akan datang, siswa dapat mengajukan permohonan beasiswa untuk menyelesaikan disertasi penelitian Master dan PhD mereka di blockchain dan DLT.

Langkah ini dilakukan di tengah upaya pemerintah untuk menarik minat perusahaan blockchain ke Malta dengan memastikan kapasitas sumber daya manusia nya yang memadai dari masyarakat lokal. Silvio Schembri, sekretaris parlemen ekonomi digital, mengatakan bahwa dia ingin melihat orang-orang Malta yang memegang jabatan penting di lapangan.

Baca juga : Insurance Checkup Tersedia di Policy Genius

Rektor University of Malta yaitu Alfred Vella mengatakan bahwa universitas sedang mencari cara untuk mengintegrasikan unit-unit yang berkaitan dengan DLT, blockchain, mata uang digital, artificial intelligence (AI), fintech, dan regtech ke dalam gelar dan program-program Master di bidang hukum, keuangan, ICT, dan bidang lainnya. Ketua eksekutif MITA Tony Sultana mencatat bahwa agensi tersebut telah mengejar inisiatif serupa di institusi pendidikan lainnya.

Malta dikenal karena lingkungannya yang bersahabat dengan kripto dan upaya publiknya untuk menjadi “pulau blockchain.” Pada bulan lalu, Parlemen Malta mengesahkan tiga undang-undang menjadi undang-undang yang menetapkan kerangka peraturan untuk teknologi blockchain, menjadikan Negara  kepulauan tersebut sebagai pelopor dalam penyediaan kerangka hukum yang kuat untuk perusahaan blockchain.

Pada bulan Mei, Menteri Transportasi Malta telah mengumumkan kemitraan dengan Ommitat blockchain U.K. middleware yang bertujuan untuk meningkatkan Layanan Angkutan Umum Maltese dengan menyebarkan distributed ledger technology.

Selain itu, Otoritas Gaming Malta (MGA) telah mengusulkan panduan tentang aplikasi blockchain dan cryptocurrency dalam industri game, yang bertujuan untuk menerapkan standar untuk permainan yang menggunakan cryptocurrency dan teknologi blockchain.

Written by : Dinda Luvita
Picture : Pixabay.com

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Daftar 250 Startup Fintech Menjanjikan 2020, Ternyata Ada P2P Lending dari Indonesia Juga!

DuniaFintech.com - Perusahaan mana saja yang masuk daftar 250 Startup Fintech Menjanjikan 2020? Ternyata salah satunya adalah PT Amartha Mikro Fintek (Amartha)....

Tentang Aplikasi GoIns, Aplikasi Viral Penghasil Uang di Kalangan Milenial

Duniafintech.com - Ada berbagai cara mudah untuk menghasilkan uang, misalnya dengan aplikasi penghasil uang. Cukup dengan menggunakan smartphone, Anda bisa dengan mudah...

Startup Ini Diprediksi Jadi Unicorn di Indonesia. Ternyata dari P2P Lending Loh!

DuniaFintech.com – Startup ini diprediksi jadi unicorn? Pasti penasaran kan perusahaan mana yang diprediksi menyandang gelar tersebut? Jawabannya adalah PT Lunaria Annua...

Layanan Syariah LinkAja Berikan Pelatihan Usaha Kecil dan Menengah

DuniaFintech.com - Layanan syariah LinkAja melakukan program pelatihan untuk 1000 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam ketahanan menghadapi pandemi COVID-19. Hal tersebut...

Produk FWD Life Kini Bisa Anda Temukan di Lifepal

DuniaFintech.com - PT FWD Life Indonesia (“FWD Life”), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, secara resmi berkolaborasi dengan lifepal.co.id, marketplace digital...
LANGUAGE