25.6 C
Jakarta
Senin, 27 Juni, 2022

Wow! Elon Musk Mau Bertemu Kembarannya di China, Julukannya ‘Elong Musk’

JAKARTA, duniafintech.com – Elon Musk punya kembaran asal China bernama Yilong Ma. Bos SpaceX itu menyatakan keinginannya untuk menemuinya.

Yilong Ma yang berasal dari Hebei, China, populer lewat aplikasi Douyin (platform yang mirip TikTok). Kemudian, fotonya berdiri di samping mobil juga viral dan sempat dilirik Musk.

Yilong Ma juga memiliki akun TikTok dengan username ‘Elong Musk’ dan punya lebih dari 230 ribu followers, sebagaimana dikutip dari Times of India. Dia juga menyebut dirinya ‘Elon Musk-nya China’.

Tampangnya yang tampak persis membuat Musk penasaran. Gayung bersambut, Elon Musk yang asli tertarik untuk bertemu dengan Yilong Ma asal China. Ini dia ungkapkan di sebuah balasan tweet follower-nya.

“Aku ingin bertemu pria ini (kalau dia nyata). Susah untuk mengetahui deepfake sekarang,” kata Musk.

Yilong Ma nampaknya mengetahui hal itu dan menuliskan respon di Weibo.

Baca jugaHarta Karun Indonesia Masih Berlimpah, Siap Jadi Raja di Dunia

“Aku di sini. Aku sangat ingin bertemu denganmu juga! Aku mencintaimu, kamu pahlawanku,” tulisnya.

Pria yang diyakini netizen Doppelgänger Elon Musk ini sangat senang disebut mirip bos SpaceX dan Tesla itu. Pria asal China ini beberapa kali menyebut Elon Musk dengan sebutan ‘my brother’ atau ‘my bro’.

Deretan Perusahaan Milik Elon Musk yang Bikin Dia Kaya Raya

Di samping itu, Elon Musk disebut-sebut menjadi orang yang terkaya di dunia dan mempunyai beberapa perusahaan yang mendukung gelar yang disandangnya tersebut.

Menurut laporan dari Forbes, pria kelahiran Afrika Selatan ini menduduki posisi pertama sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan ditaksir mencapai US$2682,2 miliar atau senilai Rp3.874 triliun.

Elon Musk pun saat ini sedang ramai diberitakan terkait akusisinya terhadap perusahaan platform media sosial Twitter.

Musk resmi membeli Twitter dengan harga  US$44miliar atau senilai Rp635 triliun, di mana hanya seperlima dari total kekayaannya.

Baca jugaElon Musk: Saya Akan Beli Coca-Cola dan Memasukkan Kokain Kembali

Adapun selain Twitter, Elon Musk memiliki 4 perusahaan terkenal lainnya. Melansir Bisnis, ini daftar perusahaan milik Elon Musk:

  1. Tesla

Tesla adalah perusahaan milik Elon Musk yang paling terkenal. Produsen mobil yang fokus memproduksi mobil listrik ini disebut menjadi perusahaan otomotif paling berharga di dunia dan memiliki nilai pasar lebih dari US$1 triliun atau senilai  Rp 14.444 triliun.

Hal ini dikarenakan Tesla sudah melaksanakan penawaran saham perdana (IPO) pada 28 Juni 2010 dengan harga per lembar sahamnya senilai US$17, atau setara Rp245.556. Adapun pada hari ini Rabu (1/7/2022) Tesla diperdagangkan dengan nilai US$758.26  per saham.

Selain memproduksi kendaraan listrik, Tesla juga membangun Gigafactory. Gigafactory merupakan pabrik produksi suku cadang kendaraan listrik dan baterai lithium-ion, saat ini Gigafactory sudah didirikan di enam negara.

  1. SpaceX

Elon Musk mendirikan SpaceX pada 2002, SpaceX atau Space Exploration Technologies Corp merupakan perusahaan yang bergerak di industri luar angkasa dan terkenal dengan roket miliknya yang dapat digunakan kembali usai peluncuran atau reusable. Penggunaan roket reusable itu dapat memangkas biaya untuk pesawat luar angkasa hingga setengahnya.

Dilansir dari en.as.com, SpaceX didirikan sebagai misi Musk alat komersial bagi manusia untuk untuk menjelajahi ruang angkasa dan menjajah planet Mars.

  1. Neuralink

Elon Musk bersama dengan sekelompok ilmuwan pada 2016 mendirikan perusahaan riset neurologis.

Di mana perusahaan ini bertujuan menciptakan teknologi yang dapat memulihkan fungsi tubuh seutuhnya pada orang yang mengalami cedera tulang belakang.

Musk pun sempat berjanji akan menciptakan teknologi yang lumpuh bisa menggunakan smartphone dengan pikiran mereka lebih cepat daripada seseorang yang menggunakan ibu jari.

Baca jugaWaduh Parah Nih! Harta Elon Musk Lenyap Rp 718 Triliun Gegara Twitter

Pada Juni tahun lalu pun, Neuralink berhasil mendapatkan pendanaan senilai  US$205 juta  atau senilai Rp2,9 triliun dari beberapa investor diantaranya Google Ventures dan Founders Fund.

4.The Boring Company

Elon Musk mendirikan The Boring Company yang bergerak di bidang infrastruktur dan pembangunan terowongan. The Boring Company sudah mengerjakan dua proyek yakni pembangunan terowongan di bawah Las Vegas Convention Center dan Hawthorne di Calif. Terowongan ini dibuat untuk menjadi jalur bagi loop travel.

Loop travel sendiri adalah sistem transportasi berkecepatan tinggi untuk kereta berbentuk tabung.

Di masa lalu, Musk telah membahas rencananya untuk sistem transportasi ‘Hyperloop’, pada dasarnya terowongan bawah tanah untuk mobil. Rencana tersebut telah dikritik karena  dinilai lebih mahal dan kurang praktis dibandingkan metode transportasi umum, seperti kereta api.

  1. Twitter

Pada bulan April lalu, Elon Musk resmi membeli Twitter dengan harga US$44miliar atau senilai Rp635 triliun, sebelumnya Twitter merupakan perusahan publik yang melantai di bursa dikabarkan setelah dibeli oleh Musk akan menjadi privat.

Adapun, sampai saat ini belum ada berita terbaru terkait perkembangan Twitter di bawah arahan Musk, tetapi Jack Dorsey founder dan mantan CEO Twitter sudah resmi mengeluarkan diri dari dewan direksi platform media sosial tersebut.

Selain lima perusahaan tersebut, Elon Musk memiliki beberapa perusahaan lainnya seperti  seperti X.com, SolarCity, hingga cryptocurrency

 

 

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE