33 C
Jakarta
Rabu, 8 Juli, 2020

E-Commerce Dulang Keuntungan Berlimpah di Masa Pandemi

DuniaFintech.com – Baru baru ini, Bank Indonesia mencatat perusahaan-perusahaan e-commerce dulang keuntungan yang signifikan sebab kenaikan volume penjualan seiring diterapkannya physical dan social distancing di tengah wabah Covid-19. Sehingga kondisi ini dimanfaatkan para pelaku di industri e-commerce dengan cara memperluas varian produk yang ditawarkan.

Bukalapak, misalnya. salah satu dari lima perusahaan startup unicorn di Indonesia yang memiliki valuasi mencapai US$1 miliar, memperluas pilihan produk sembako, pembersih, sanitasi, masker kesehatan, dan vitamin selama beberapa minggu terakhir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berdiam di rumah.

Sebaliknya, permintaan terhadap produk smartphone, otomotif, sepatu, pakaian formal, dan tiket liburan semakin turun karena keadaan perekonomian yang tidak menentu serta kekhawatiran kesehatan sehingga masyarakat mulai mengurangi konsumsi yang tidak terlalu dibutuhkan.

Di Blibli, salah satu e-commerce lokal juga mengalami peningkatan selama beberapa minggu terakhir. Blibli juga membukukan peningkatan permintaan terhadap peralatan memasak, video game, dan peralatan olahraga karena masyarakat Indonesia mulai menyesuaikan diri untuk menghabiskan waktu di rumah.

Baca Juga:

Menurut data dari Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, e-commerce dulang keuntungan melalui transaksi pembelian yang meningkat 18,1% menjadi 98,3 juta transaksi dan total nilai transaksinya meningkat 9,9% menjadi Rp 20,7 triliun. Peningkatan transaksi terbesar adalah kebutuhan primer, dalam hal ini makanan dan minuman yang meningkat 59%, perlengkapan sekolah meningkat 34%, dan personal care dalam hal ini hand sanitizer dan masker meningkat 29%.

Selain itu, peningkatan transaksi pembelian lewat e-commerce juga terjadi akibat diwacanakannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) oleh pemerintah akibat penyebaran Covid-19 yang mulai masif. PSBB ini yang mendorong para merchant di pasar tradisional akhirnya mau untuk beralih ke digital. Karena, bila tidak begitu, mereka bisa tidak mendapatkan keuntungan.

E-commerce juga merupakan salah satu pendorong utama yang menjadikan Indonesia sebagai negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, mencapai $40 miliar pada tahun 2019 dan diprediksi meningkat hingga $130 miliar pada tahun 2025.

Dengan e-commerce dulang keuntungan, terbukti bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai ketergantungan dengan belanja online. Meningkatnya transaksi pada eCommerce di masa ini, brand dan pelaku ritel harus memastikan jaringan logistik dan kapasitas pemenuhannya cukup kuat, serta memastikan stok barang lengkap untuk memenuhi pertumbuhan permintaan untuk perdagangan online.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Naik 27% Selama 2020, Bitcoin Kalahkan Emas dan Perak

DuniaFintech.com – Di tengah pandemi yang sedang berlangsung, bitcoin kalahkan emas dan perak dengan berhasil naik 27% selama 2020. Perhatian investor di berbagai...

Pemerintah Afghanistan Manfaatkan Blockchain Deteksi Obat Palsu

DuniaFintech.com - Kementerian Kesehatan Afghanistan mengajak beberapa perusahaan farmasi lokal menggunakan blockchain untuk memerangi peredaran obat-obatan palsu. Pengembang blockchain yang terlibat dalam proyek...

Sejumlah Perusahaan Pinjaman Online Tetap Jaga TKB90 Meski Pandemi

DuniaFintech.com - Ketua Bidang Humas dan Kelembagaan AFPI, Tumbur Pardede mengatakan, bahwa mayoritas perusahaan pinjaman online tetap jaga TKB90. Tidak dapat dipungkiri, pandemic...

Raup Untung Besar Investasi di P2P Lending, Return Profit Hingga 20%

DuniaFintech.com - Peer-to-Peer Lending atau P2P Lending muncul sebagai alternatif pendanaan online yang menjadi keunggulan saat ini. Tentunya, kemunculannya bukanlah tanpa alasan. Manfaat yang ditawarkan...

Pemerintah dan Swasta Tiongkok Ciptakan Infrastruktur UKM

DuniaFintech.com - Pemerintah Tiongkok melalui badan pengembang supply chain (rantai pasok) melakukan kerja sama dengan badan riset blockchain milik Binance untuk membangun...
LANGUAGE