24.5 C
Jakarta
Sabtu, 13 Agustus, 2022

Pemerintah Uganda Gunakan Blockchain MediConnect: Lacak Obat Palsu

duniafintech.com – Pemerintah Uganda baru-baru ini dikabarkan telah bermitra dengan startup blockchain MediConnect untuk melacak obat-obatan palsu di negara itu, menurut siaran pers 22 Juli.

Presiden Uganda, Yoweri Musevini, Menteri Kesehatan Jane Ruth Aceng, dan pejabat Pemerintah Uganda lainnya memberikan dukungan kepada platform berbasis blockchain MediConnect yang dirancang untuk menangani berbagai masalah di sektor farmasi. Secara khusus, pemerintah menyatakan akan mengerahkan platform tersebut untuk melacak obat-obatan palsu.

Platform Blockchain ini memungkinkan pencatatan obat resep, sehingga mengidentifikasi obat palsu dan mencegah distribusinya dalam rantai pasokan farmasi. Berdasarkan Otoritas Narkoba Nasional Uganda, 10% obat yang diresepkan di negara ini memiliki salinan palsu yang tersedia untuk umum di pasar.

Baca juga: SWIPE, Platform Monetisasi Data Gelar IEO Di Tokocrypto dan Tokenomy

Dexter Blackstock, CEO MediConnect, mengatakan:

“Presiden Uganda, Menteri Kesehatan dan Otoritas Narkoba Nasional semua memahami perlunya bertindak cepat untuk mengatasi masalah obat palsu negara itu dan mengakui manfaat yang ditawarkan dengan melacak obat-obatan pada kerangka blockchain aman dan skalabel yang kami kembangkan. Kami melihat ini sebagai peluang penting bagi MediConnect untuk membentuk bagian dari infrastruktur nasional Uganda dan melindungi warganya dengan memastikan semua obat yang beredar otentik dan aman. “

Para pihak mengadakan kemitraan setelah Konferensi Blockchain Afrika 2019 di Kampala yang dipimpin oleh Museveni. Museveni dilaporkan mendukung penggunaan teknologi blockchain di Uganda selama pidatonya.

Baru-baru ini, dilaporkan pula bahwa 46 organisasi bergabung dengan Binance Charity Foundation untuk mempromosikan “Pink Care Token” (PCAT) yang ditujukan untuk membantu meningkatkan kesehatan wanita di negara-negara berkembang. Pengiriman PCAT dan pembalut pertama akan dilakukan pada pertengahan Juli di Uganda.

Baca juga: Keren, Program Akselerator Blockchain Ini Menarik Lebih dari 50 Mentor!

Image by Arek Socha from Pixabay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Fintech Indonesia: Daftar Pinjol 24 Jam Langsung Cair

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia hari ini akan membahas tentang daftar pinjaman online 24 jam langsung cair yang bisa kamu coba. Penting diketahui bahwa...

Menteri Bahlil: Siap-Siap Untuk Kenaikan Harga BBM Subsidi

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memberikan sinyal akan terjadi kenaikan harga BBM subsidi, lantaran harga minyak dunia sudah melampaui harga minyak di APBN sekitar US$63...

Makin Populer, Ini Dampak Positif Metaverse dalam Kehidupan

JAKARTA, duniafintech.com - Dampak positif Metaverse dalam kehidupan sehari-hari cukup beragam. Teknologi ini bisa mendukung aktivitas manusia.  Saat ini dunia digital atau metaverse ini tengah...

Seberapa Penting Asuransi Persalinan? Cari Tahu Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi persalinan atau asuransi melahirkan punya banyak manfaat sehingga tentunya sangat penting untuk dimiliki. Asuransi ini adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat...

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...
LANGUAGE