29.5 C
Jakarta
Kamis, 23 April, 2026

Waspada, Bitcoin Terlihat Bullish, Tapi…

Bitcoin kembali menunjukkan kekuatan dengan mendekati level psikologis US$80.000. Secara teknikal, tren ini terlihat bullish dan membuka peluang kenaikan lanjutan.

Namun di balik pergerakan tersebut, data terbaru harga raja aset kripto justru memberi sinyal peringatan: kenaikan harga saat ini belum sepenuhnya didukung oleh permintaan yang sehat.

Bitcoin Dekati $80K, Ini Level Penentuan Arah

Bitcoin

Menurut analis Ash Crypto, Bitcoin kini berada di area krusial US$78.000–US$80.000, dengan dua skenario utama:

🔼 Skenario Bullish

  • Jika BTC menutup harian di atas US$80.000
  • Potensi naik ke:
    • US$86.000
    • US$90.000

🔽 Skenario Bearish

  • Jika terjadi penolakan di area ini
  • Risiko koreksi ke:
    • US$74.000
    • bahkan hingga US$68.000

Level US$80.000 bukan sekadar resistance biasa, tetapi menjadi titik penentu arah pasar jangka pendek.

Kenaikan Ternyata Didorong Futures, Bukan Spot

bitcoin

Data dari CryptoQuant yang dibagikan oleh analis Julio Moreno menunjukkan fakta penting:

  • Kenaikan harga Bitcoin didorong oleh perpetual futures
  • Permintaan spot market masih lemah
  • Kondisi ini mirip dengan sebelum koreksi besar sebelumnya

Futures = aktivitas spekulatif (leverage tinggi)
Spot = permintaan riil investor

Ketika futures mendominasi tanpa dukungan spot, pasar menjadi lebih rapuh.

Risiko Koreksi Meningkat

Ketidakseimbangan ini membuka potensi risiko:

  • Profit taking bisa terjadi kapan saja
  • Likuidasi posisi leverage dapat memicu penurunan cepat
  • Volatilitas meningkat

Menurut Julio:

Kenaikan tanpa dukungan spot membuat pasar rentan terhadap koreksi mendadak.

Dengan kata lain, reli saat ini terlihat kuat di permukaan, tetapi belum solid secara fundamental.

Kesimpulan

Bitcoin memang menunjukkan sinyal bullish secara teknikal, namun realitas di balik layar lebih kompleks:

  • 🔸 Kenaikan didominasi futures (spekulatif)
  • 🔸 Permintaan spot belum pulih
  • 🔸 Risiko koreksi masih terbuka

Selama US$80.000 belum ditembus kuat, pasar masih berada di fase rawan.
Jika breakout terjadi dengan volume sehat, peluang menuju US$90.000 tetap terbuka.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU