25 C
Jakarta
Sabtu, 28 Januari, 2023

Intip Dollar ke Rupiah Hari Ini sesuai Kurs di BCA, Mandiri, BRI

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, mengacu kepada kurs, tercatat melemah ke level Rp 15.601 pada Selasa (3/1/2023).

Diketahui, rupiah ditutup melemah 0,18% dari perdagangan pasar spot Senin (Rp 15.573). Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,12% pada level Rp 15.590 dibanding Senin (Rp 15.592).

Apabil Anda ingin melakukan penukaran valuta asing (valas) dollar Amerika Serikat maka referensi kurs dari perbankan berikut ini penting diikuti, seperti dinukil dari Kontan.co.id.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI, Simak Kurs-nya di Sini

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini

1. Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA

Lewat situs resmi BCA, beberapa kurs yang berlaku adalah TT counter, e-rate, dan bank notes. Inilah kurs yang dicatat dari laman BCA  (Diperbarui pada pukul 08.30 WIB per 4 Januari 2023)

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 15.584 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.604 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 15.444 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.744 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 15.444 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.744 per dollar AS

2. Kurs di Bank Mandiri

Adapun referensi kurs hari ini di Bank Mandiri bisa diikuti oleh nasabah yang ingin menukarkan valas. Melalui situs resmi Bank Mandiri, jenis kurs seperti TT counter, special rate, dan bank notes bisa didapatkan oleh nasabah.

Berikut ini kurs di Bank Mandiri, Rabu, 4 Januari 2023 ((Diperbarui 09.45 WIB).

Kurs special rate:

Kurs beli Rp 15.585 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.610 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 15.400 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.750 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 15.400 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.750 per dollar AS

3. Kurs di BRI

Pada hari ini, Rabu, 4 Januari 2023, situs resmi Bank Rakyat Indonesia (BRI) menampilkan beberapa kurs, baik di TT counter maupun e-rate. Berikut ini detail kurs yang dikutip dari situs resmi BRI (Diperbarui pada pukul 10.50 WIB):

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 15.615 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.635 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 15.545 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.575 per dollar AS

dollar ke rupiah hari ini

Perbedaan Tingkat Dollar Rupiah – Dollar ke Rupiah Hari Ini

Sebagai informasi, terdapat perbedaan tingkat pertukaran dua mata uang ini yang pada kurs TT counter, e-rate, dan bank notes. Penggunaan kurs dua mata uang ini, TT counter hanya berlaku di kala nasabah melakukan setoran atau transfer via counter bank.

Baca juga: Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA, Mandiri, dan BRI

Adapun kurs e-rate adalah kurs yang berlaku ketika nasabah melakukan transaksi dengan nilai nominal ekuivalen di atas 25.000 dollar AS. Baik BCA, Mandiri, maupun BRI mengimbau nasabahnya untuk menghubungi cabang terdekat terlebih dahulu.

Di sisi lain, kurs bank notes berlaku ketika nasabah menukarkan uangnya via kantor bank secara langsung. Kurs dua mata uang ini hanya berlaku pada sudut pandang bank. Kurs beli digunakan saat bank membeli dollar dari nasabah dan kurs jual dipakai saat bank menjual dollar ke nasabah.

Berita Terkait Dollar ke Rupiah Hari Ini

Melangsir Bisnis.com, pada perdagangan hari ini, Rabu (4/1/2023), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah ke level 15.615 menjelang rilis risalah rapat The Fed.

Mengacu pada data Bloomberg pukul 15.00 WIB, rupiah dibuka melemah 0,09 persen ke Rp15.615 per dolar AS. Indeks dolar AS melemah 0,05 persen ke 104,57.

Bersamaan dengan rupiah, beberapa mata uang kawasan Asia Pasifik dibuka melemah, di antaranya dolar Hong Kong 0,01 persen, won Korea Selatan turun 0,34 persen, peso Filipina 0,44 persen, dan rupee India turun 0,18 persen.

Di sisi lain, mata uang lainnya di Asia menguat pada perdagangan hari ini, seperti yen Jepang naik 0,26 persen, yuan China naik 0,21 persen, ringgit Malaysia naik 0,09 persen, dan baht Thailand naik 0,19 persen.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, sebelumnya menyatakan bahwa indeks dolar mendekati posisi terendah dalam tujuh bulan terakhir. Pasar sedang menunggu sejumlah indikator utama perekonomian AS pada pekan ini.

“Termasuk nonfarm payrolls untuk bulan Desember dan risalah pertemuan terbaru The Fed serta ekspektasi kebijakan moneter Bank Of Japan (BoJ) yang lebih ketat,” ujar Ibrahim dalam riset, Selasa (3/1/2023).

Dalam pandangan Ibrahim, pasar sedang fokus pada risalah pertemuan Federal Reserve pada pekan ini. Pasar akan mengamati sinyal the Fed mengenai kebijakan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang yang diperkirakan akan meningkat 25 basis poin pada Februari 2023.

Dari dalam negeri, ia mengatakan bahwa Indonesia masih menghadapi perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Hal itu belum lagi ditambah adanya konflik geopolitik yang akan meningkatkan harga komoditas sehingga memicu tingginya inflasi pada negara maju.

Apabila dilihat secara makro, perekonomian Indonesia masih terbilang baik ketimbang dengan negara lain. Hal ini terlihat dari perekonomian Indonesia yang tumbuh 4,83 persen pada kuartal I/2022.

Adapun Ibrahim memproyeksi rupiah akan dibuka fluktuatif, tetapi ditutup melemah pada rentang Rp15.590—Rp15.650.

Sekian ulasan tentang dollar ke rupiah hari ini yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Simak Kurs di BCA hingga BRI

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Normalisasi APBN, Pemerintah tidak Tanggung Biaya Pasien Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seluruh belanja APBN 2023 telah dinormalisasi atau normalisasi APBN. Artinya, seluruh belanja APBN...

Masa PPKM Dicabut, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Pasca Pandemi

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terkendalinya laju kasus pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini telah mendorong perbaikan kondisi perekonomian nasional yang...

Apa Itu Crypto Winter dan Bagaimana Dampaknya terhadap Investor?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu crypto winter? Istilah ini kian santer terdengar belakangan ini, utamanya di kalangan peminat kripto. Sebagai informasi, saat ini di dunia...

AFPI Salurkan Pendanaan Mencapai Rp495,51 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat sejak 2018 hingga November 2022, agregat penyaluran pendanaan mencapai Rp495,51 triliun yang disalurkan oleh...

Berita Ekonomi Hari Ini: Mulai Juni, RI Setop Ekspor Timah dan Tembaga

JAKARTA, duniafintech.com – Berita ekonomi hari ini mengulas terkait larangan ekspor timah dan konsentrat tembaga dan mineral lainnya. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), dipastikan bahwa...
LANGUAGE