25 C
Jakarta
Jumat, 7 Oktober, 2022

Trader Pemula Wajib Catat! 10 Istilah dalam Dunia Kripto Ini Penting

JAKARTA, duniafintech.com – Trader pemula pastinya belum paham dan tahu semua istilah dalam dunia kripto, cryptocurrency, ataupun aset kripto.

Inilah 10 istilah dalam dunia kripto yang penting untuk dipahami. Pada ulasan kali ini, kita akan bahas istilah yang populer dalam dunia kripto tersebut. Hal ini pastinya akan berguna sekali bagi Anda. 

Instrumen investasi mata uang digital atau kripto ini sangat populer belakangan ini. Masyarakat dunia banyak memilih ini karena pergerakannya yang cepat. Juga investasi tersebut memiliki peluang untung yang besar. 

Baca juga: Bappebti Tetapkan 383 Aset Kripto Dapat Diperdagangkan

Nah, tunggu apalagi, mari kita simak istilah dalam dunia kripto tersebut. 

istilah dalam dunia kripto

10 Istilah Dalam Dunia Kripto, Wajib Tahu

Inilah istilah populer dalam dunia kripto, sebagaimana dilansir dari Qoala:

1. Istilah Dalam Dunia Kripto: Cryptocurrency

Secara sederhana, Cryptocurrency bisa disebut dengan mata uang virtual karena memang secara fisik tidak ada wujudnya di dunia nyata, namun eksis secara digital dan memiliki nilai serta bisa digunakan sebagai alat transaksi layaknya mata uang fiat. Investasi cryptocurrency dijamin menggunakan kriptografi sehingga kecil kemungkinan untuk dipalsukan atau digandakan.

Sebelum Satoshi Nakamoto memperkenalkan Bitcoin pada 2009, cikal bakal Cryptocurrency sudah ada sejak 1998. Pada saat itu Wei Dai mengkonsep sistem distribusi uang elektronik anonim yang disebut B-money. Setelah Bitcoin lahir, banyak mata uang lainnya mulai bermunculan dan akhirnya trend uang kripto ini semakin populer.

Cryptocurrency dapat digunakan untuk transaksi secara langsung dari satu orang ke orang lainnya. Mata uang ini berlaku dengan nilai yang sama di setiap negara, sehingga transaksi tidak harus terpengaruh oleh kurs. Selain kurs, cryptocurrency yang dibangun di atas teknologi Blockchain juga tidak melibatkan pihak ketiga, seperti bank, saat transaksi dilakukan. Sehingga tidak ada yang mempengaruhi nilai transaksi kecuali sesama pengguna.

Selain digunakan sebagai alat transaksi, cryptocurrency juga sering digunakan sebagai instrumen investasi. Hal ini disebabkan karena nilainya yang fluktuatif, sehingga mereka berharap di kemudian hari uang kripto yang mereka punya mengalami kenaikan harga.

2. Istilah Dalam Dunia Kripto: Altcoin

Seperti yang kita tahu, banyak sekali mata uang di dunia nyata, dari mulai Rupiah, Dolar Amerika, Dolar Singapura, Dinar, Peso dan lain sebagainya. Pada cryptocurrency keberagaman mata uang ini juga terjadi, bahkan saat ini sudah ada lebih dari 10.000 mata uang kripto yang beredar di situs perdagangan digital, nah salah satunya adalah altcoin. Jadi, Bitcoin bukanlah satu-satunya cryptocurrency.

Altcoin merupakan istilah untuk menjuluki semua mata uang kripto selain bitcoin. Seperti yang dikatakan oleh Business Insider, altcoin adalah mata uang kripto alternatif dari bitcoin. Secara penamaannya pun terlihat, altcoin berasal dari kata alternatif dan coin yang artinya koin alternatif. Dalam konteks ini adalah alternatif untuk bitcoin.

Cryptocurrency yang paling pertama dikembangkan di dunia adalah Bitcoin. Hal ini membuat mata uang kripto lain selain bitcoin disebut dengan koin alternatif alias altcoin.

Altcoin mulai berkembang sejak tahun 2011, di generasi pertama pengembangannya menggunakan blockchain yang sama dengan yang dipakai untuk bitcoin. Altcoin yang pertama muncul disebut dengan namecoin pada April 2011, dimana pengembangannya dilakukan dengan mengadaptasi kode bitcoin.

Kehadiran namecoin menjadi momentum sejarah dan menjadi pembuka jalan. Karena kemunculannya menunjukkan ada cukup ruang untuk lebih dari satu jenis koin di pasar kripto. Dan karena berasal dari bitcoin, maka harganya kerap kali mengikuti pergerakan harga bitcoin. Namun seiring dengan semakin dewasanya ekosistem investasi di mata uang kripto, pergerakan harga altcoin pun menjadi lebih independen.

3. Istilah Dalam Dunia Kripto: Blockchain

Banyak orang mengenal blockchain melalui cryptocurrency, mereka mulai mencari tahu blockchain karena penasaran dengan teknologi yang dipakai untuk membangun mata uang kripto. Sehingga tak hanya untuk kalangan IT, lapisan masyarakat di luar dunia teknologi pun mulai mengenal apa itu blockchain.

Namun penggunaan blockchain ini tak terbatas hanya untuk cryptocurrency. Pada 2018, McKinsey pernah membuat tabel yang berisikan peluang blockchain di berbagai bidang lain selain finansial, mulai dari medis, pertanian, bisnis properti hingga media.

Blockchain sendiri merupakan teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan digital atau bank data yang terhubung dengan kriptografi. Oleh karena itu, sektor finansial seperti cryptocurrency sangat cocok menggunakan teknologi ini karena blockchain akan menjadi semacam buku kas digital yang bisa diakses siapapun. Penggunaan blockchain membuat transaksi menjadi lebih transparan dan minim penyelewengan data, seperti suap dan korupsi.

Secara harfiah, kata blockchain terdiri dari dua suku kata yaitu block dan chain. Block artinya kelompok dan chain adalah rantai. Penamaan ini cukup mencerminkan cara kerja dari teknologinya, dimana blockchain memanfaatkan resource komputer untuk menciptakan blok-blok yang saling terhubung layaknya rantai satu dengan lainnya.

Blok-blok yang saling terhubung ini nantinya akan mengeksekusi sebuah transaksi. Menariknya, teknologi ini bisa berjalan tanpa adanya sistem tertentu yang mengaturnya, cukup mengandalkan algoritma komputer sehingga blockchain memiliki sifat desentralisasi alias tidak terpusat.

4. Satoshi

Satoshi identik dengan nama orang, namun jika konteksnya adalah istilah dalam crypto maka Satoshi merupakan sebutan untuk unit terkecil dari Bitcoin. Istilah Satoshi untuk unit terkecil ini diberikan langsung oleh pembuat Bitcoin itu sendiri, Satoshi Nakamoto.

1 Bitcoin setara dengan 100.000.000 Satoshi, jadi rasio Satoshi terhadap Bitcoin adalah sepersejutanya (1:100.000.000) atau 0.00000001 BTC.

Satuan Satoshi ini cukup penting, karena melakukan denominasi bitcoin menjadi ukuran lebih kecil membuat transaksi lebih mudah dibaca. Contoh penggunaannya adalah sebelum rantai blok ditampilkan, semuanya didenominasi dulu ke dalam Satoshi.

Selain itu, saat menentukan jumlah bitcoin kode sumbernya menggunakan unit Satoshi. Lalu pada saat menghitung biaya per byte yang menuntut untuk menampilkan fraksi bitcoin yang sangat kecil, satuan yang digunakan juga adalah Satoshi.

Baca juga: Pasar Kripto Bangkit, Begini Tips Trading di Indodax Biar Cuan

5. Bag Holder

Bag Holder adalah istilah slang untuk menjuluki investor yang mempunyai saham yang harganya anjlok dan kemungkinan besar tidak akan kembali (rebound) dalam waktu dekat. Misalnya, kamu membeli saham senilai $10 kemudian harganya jatuh menjadi $2, maka trader lain mungkin akan menjuluki dengan istilah bag holder ini.

Namun jangan salah menggunakan istilah ini. Jika ada seseorang membeli saham atau cryptocurrency dengan fundamental kuat lalu harga sahamnya tersebut turun drastis karena kondisi tertentu, maka kurang tepat untuk menjuluki orang tersebut dengan istilah Bag holder. Hal ini karena saham dengan fundamental kuat apalagi yang masuk kriteria blue chip masih memiliki kemungkinan untuk bisa pulih mencapai titik tertinggi baru di masa depan.

6. FUD

Istilah FUD cukup sering digunakan di dunia investasi kripto. FUD adalah singkatan dari Fear, Uncertainty and Doubt, yaitu perilaku atau bisa dibilang strategi seorang investor yang menyebarkan ketakutan serta keraguan kepada investor lainnya tentang suatu instrumen investasi, agar instrumen tersebut dilepas dan dia bisa membelinya dengan harga murah.

Nah, praktik ini sangat sering dijumpai di dunia trading kripto atau lainnya. Trader yang berpengalaman biasanya dapat mencium indikasi FUD dan mengabaikannya, mereka akan melakukan HODL pada aset milik mereka hingga harga kembali stabil. Oleh karena itu, sebagai trader kamu harus selalu update berita serta referensi dari berbagai sumber terpercaya agar terhindar dari FUD.

7. HODL

HODL adalah istilah slang di komunitas cryptocurrency yang digunakan untuk menggambarkan sikap untuk tetap investasi dan tidak mundur menghadapi harga yang menurun. HODL sendiri merupakan singkatan dari Hold On for Dear Life. Ketika digunakan dalam komunitas, istilah HODL seakan memberi saran untuk memegang kuat-kuat aset kripto dan tak tergoda walaupun setinggi apapun harganya.

Sebenarnya asal-usul dari istilah HODL ini cukup unik, yaitu karena salah ejaan seorang pengguna forum bitcoin dengan akun bernama “GameKyuubi.” Saat peristiwa legendaris kejatuhan harga bitcoin yang terjadi pada Desember 2013, dia salah menuliskan kata “HOLD” dengan ejaan D didepan L menjadi “HODL.”

Saat itu dia mengkritisi trader lain yang memilih untuk menjual koin-koin mereka ketika harganya jatuh. Dia berprinsip tidak akan menjual koin miliknya meski harganya anjlok. Sambil marah dia mengatakan, “ para trader akan mengambil koinmu jika kamu menjual sekarang!” lalu dia melanjutkan dengan kalimat, “I am Holding” namun dengan penulisan “I AM HODLING!”

8. FOMO

FOMO adalah singkatan yang kepanjangannya adalah “fear of missing out”. FOMO secara umum mengacu pada kondisi dimana timbulnya perasaan cemas atau tidak nyaman ketika orang lain berbagi pengalaman positif atau unik. Ketika FOMO, kamu punya kecenderungan merasa panik tidak mau kelewatan untuk mengalami hal yang sama.

Dalam konteks dunia investasi, FOMO mengacu pada perasaan takut yang dirasakan trader atau investor ketika kehilangan investasi atau peluang trading yang menawarkan potensi keuntungan. Fenomena ini cukup umum dialami dalam dunia trading dan investasi, termasuk cryptocurrency.

FOMO ini cukup berbahaya karena ketika kamu melihat pasar yang bergejolak naik atau turun tajam, kamu akan terdorong untuk bersegera melakukan transaksi dengan dalih tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut.

Padahal, setiap momen yang terjadi di pasar unik dan apapun dapat terjadi kapan saja. Melakukan trading dan investasi karena FOMO tidak dianjurkan karena akan membuatmu mengambil keputusan berdasarkan emosi bukan hasil analisis yang matang.

9. Bearish dan Bullish

Bearish adalah istilah dalam crypto yang digunakan untuk menyebutkan keadaan saat pasat menunjukkan trend harga bergerak turun secara terus menerus dalam periode waktu tertentu. Sedangkan Bullish merupakan kebalikannya, yaitu istilah untuk menyebutkan kondisi di mana trend harga di pasar bergerak naik atau menguat secara terus menerus dalam periode waktu tertentu.

Istilah ini diambil dari perilaku dua binatang yang digunakan untuk penamaannya, yaitu bear dan bull. Bear atau beruang bertarung dengan lawannya dengan menyerang ke arah bawah oleh karena itu digunakan untuk mewakili trend harga turun. Sementara itu, bull atau banteng menyerang dengan menanduk ke arah atas, sehingga cocok untuk mewakili trend harga naik. 

10. Pump and Dump

Pump and dump pada dunia cryptocurrency adalah istilah untuk menyebutkan skema manipulasi pasar yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang berkepentingan. Siklus ini bisa berlangsung dengan sangat cepat, bahkan bisa dalam hitungan detik.

Istilah “pumping” diartikan sebagai pembelian suatu aset dalam jumlah besar yang dilakukan untuk menaikkan permintaan dan juga harga aset tersebut. Ketika harga suatu aset naik, individu atau sekelompok orang yang melakukan skema ini akan menjual aset kripto mereka, hingga harganya jatuh, alias dump.

Para scammer itu menggunakan dinamika pasar dari penawaran dan permintaan agar investor tidak merasakan keanehan dan bisa melihat pergerakan harga sebagai sebuah tren yang normal. Seringkali, untuk menghindari pengeluaran banyak dana saat memanipulasi pasar, para scammer menargetkan koin atau token baru yang tidak populer.

Para scammer cenderung menghindari melakukan skema pada aset besar seperti Bitcoin. Para scammer juga kerap menargetkan dan memanfaatkan momen initial coin offering (ICO) untuk mendapatkan lebih banyak dari skema pump and dump yang mereka lakukan.

Itulah istilah yang populer dalam dunia kripto. Semoga informasi bermanfaat bagi Anda, khususnya trader kripto pemula. 

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Harga Kripto Ngegas, Pasar Kembali Pulih? 

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ancaman Resesi Ekonomi Global 2023, Tetap Yakin Ingin Cicil Rumah?

JAKARTA, duniafintech.com - Ekonomi global diprediksi akan menghadapi resesi ekonomi global. Hal itu terlihat dari beberapa kebijakan bank-bank sentral di berbagai negara dengan mengeluarkan...

Pinjol Cepat Cair 2022 Limit Besar Resmi, Ini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana cepat. Saat ini, pinjol yang berizin Otoritas...

Berita Kripto Hari Ini: Apa Kabar Bursa Kripto Indonesia?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini akan mengulas soal perkembangan bursa kripto Indonesia yang masih belum diluncurkan. Adapun sebelumnya, bursa kripto pun sempat molor—sebagai...

Berita Bitcoin Hari Ini: Sempat Menguat, Bitcoin Melemah!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas soal harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya dengan pergerakan yang beragam. Pada perdagangan pagi ini, mayoritas...

Kerangka Kerja Inklusi Keuangan Fokus Digitalisasi dalam Presidensi G20 Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Presidensi G20 Indonesia menyusun Kerangka Kerja Inklusi Keuangan sebagai panduan bagi setiap negara untuk mendorong digitalisasi guna menciptakan ekonomi yang inklusif...
LANGUAGE