Kelebihan dan Kelemahan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

JAKARTA, duniafintech.com – Kelebihan dan kelemahan investasi emas perlu diketahui secara mendalam sebagai bentuk pertimbangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam emas. Investasi emas adalah salah satu bentuk investasi yang telah ada selama berabad-abad dan masih menjadi pilihan populer bagi banyak investor. Berikut ulasannya:

Kelebihan dan Kelemahan Investasi Emas

Kelebihan

1. Nilai yang Stabil Emas telah diakui sebagai lambang nilai dan kekayaan selama berabad-abad. Nilainya cenderung lebih stabil dalam jangka panjang dibandingkan dengan beberapa aset lain, terutama dalam menghadapi fluktuasi pasar atau gejolak ekonomi. 2. Pelindung dari Inflasi Emas sering dianggap sebagai perlindungan terhadap inflasi. Ketika inflasi meningkat, nilai mata uang umumnya menurun, tetapi nilai emas cenderung tetap stabil atau bahkan meningkat. 3. Likuiditas Emas relatif mudah dijual dan diperdagangkan. Ada pasar global yang aktif untuk emas, sehingga investor dapat dengan cepat mengonversi investasi emas menjadi uang tunai jika dibutuhkan. 4. Diversifikasi Portofolio Investasi emas dapat memberikan diversifikasi pada portofolio Anda. Emas memiliki korelasi yang lebih rendah dengan aset tradisional seperti saham dan obligasi, sehingga dapat membantu mengurangi risiko portofolio Anda. 5. Tanggapan terhadap Ketidakpastian Emas sering dicari oleh investor saat ada ketidakpastian ekonomi atau politik. Permintaan emas dapat meningkat dalam periode krisis atau ketidakstabilan.

Kelemahan

1. Tidak Menghasilkan Pendapatan Emas adalah aset pasif yang tidak menghasilkan pendapatan seperti dividen atau bunga. Keuntungan utamanya berasal dari kenaikan harga emas itu sendiri. 2. Biaya Penyimpanan dan Asuransi Jika Anda memutuskan untuk membeli fisik emas, Anda perlu mempertimbangkan biaya penyimpanan dan asuransi untuk melindungi investasi Anda. 3. Nilai yang Bervariasi Meskipun emas cenderung stabil dalam jangka panjang, nilai emas juga dapat bervariasi dalam jangka pendek. Fluktuasi harga dapat memengaruhi nilai portofolio Anda. 4. Tidak Ada Pengembalian Pasif Tidak seperti saham yang dapat memberikan dividen atau obligasi yang dapat memberikan bunga tetap, emas tidak memberikan pengembalian pasif. Keuntungan hanya akan muncul jika harga emas naik saat Anda menjualnya. 5. Ketergantungan pada Pasar Global Harga emas dipengaruhi oleh faktor-faktor global seperti geopolitik, permintaan dan pasokan, serta nilai tukar mata uang. Ini dapat membuat harga emas sangat sensitif terhadap perubahan di pasar global. Baca jugaInvestasi Emas Online Terbaik dan Tips Memulainya bagi Calon Investor kelebihan dan kelemahan investasi emas Baca jugaKeuntungan Investasi Emas Tahun 2023 Menggiurkan Bukan?

Biaya Penyimpanan Emas Fisik

Biaya penyimpanan emas fisik biasanya dikenakan oleh lembaga atau perusahaan yang menyediakan fasilitas penyimpanan aman. Biaya ini dapat bervariasi berdasarkan lokasi dan jenis penyimpanan yang Anda pilih. Beberapa jenis penyimpanan emas fisik meliputi: 1. Brankas atau Lemari Besi Bank Jika Anda menyimpan emas Anda di brankas bank, biayanya dapat bervariasi tergantung pada ukuran brankas dan jenis layanan yang Anda pilih. Biaya ini mungkin bersifat tahunan. 2. Layanan Penyimpanan Emas Ada juga penyedia layanan penyimpanan khusus yang menawarkan brankas dengan teknologi keamanan canggih. Biaya ini juga dapat bervariasi, tetapi mungkin lebih mahal daripada brankas bank standar. 3. Perusahaan Penyimpanan Logam Mulia Ada perusahaan yang secara khusus fokus pada penyimpanan logam mulia seperti emas. Biaya penyimpanan umumnya dihitung berdasarkan berat emas yang Anda simpan.

Biaya Asuransi Emas Fisik

Biaya asuransi emas fisik ditentukan oleh nilai total emas yang Anda ingin asuransikan dan penyedia asuransi. Beberapa faktor yang mempengaruhi biaya asuransi meliputi: 1. Nilai Emas Semakin tinggi nilai emas yang Anda ingin asuransikan, semakin besar biaya asuransi yang mungkin dikenakan. 2. Risiko Lokasi penyimpanan dan risiko pencurian atau kerusakan dapat memengaruhi biaya asuransi. 3. Penyedia Asuransi Berbeda-beda penyedia asuransi dapat menawarkan tarif yang berbeda. Demikian informasi mengenai kelebihan dan kelemahan investasi emas. Semoga bermanfaat. Baca jugaTips Investasi Emas bagi Pemula yang Perlu Diketahui Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Berita Ekonomi Hari Ini: Tanah Menyusut, Pemerintah Atur Bor Air

0
JAKARTA, duniafintech.com – Berita ekonomi hari ini terkait Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 291.K/GL.01/MEM.G/2023 mengenai Standar Penyelenggaraan Persetujuan Penggunaan Air Tanah telah diterbitkan. Regulasi ini menandai upaya pemerintah untuk mengontrol penggunaan air tanah, dengan fokus pada keberlanjutan lingkungan. Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid menyatakan bahwa tujuan dari pengendalian penggunaan air tanah ini adalah untuk menjaga fungsi air tanah secara berkelanjutan. Dengan pengendalian ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya penurunan tanah atau amblesan tanah, serta mengurangi risiko intrusi air laut. Baca juga: Berita Ekonomi Hari Ini: Pemerintah Naikan Subsidi Motor Listrik “Pengendalian ini penting untuk memungkinkan proses pemulihan muka air tanah dan mengurangi laju penurunan muka tanah, yang merupakan indikator keberhasilan pengelolaan air tanah,” ungkap Wafid. Sebagai contoh, di Cekungan Air Tanah Jakarta, upaya pemantauan air tanah telah dilakukan sejak tahun 2014 melalui Balai Konservasi Air Tanah. Pemantauan ini mencakup 220 lokasi, dengan kegiatan pengukuran muka air tanah dan analisis sifat fisika-kimia air tanah. Hasil pemantauan menunjukkan adanya laju penurunan tanah yang bervariasi, tetapi secara keseluruhan menunjukkan pelandaian yang lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penting untuk dicatat bahwa pengendalian penggunaan air tanah ini terutama berfokus pada rumah tangga yang menggunakan air tanah lebih dari 100 m3 per bulan. Wafid menegaskan bahwa sebagian besar rumah tangga di Indonesia tidak memerlukan izin, karena pemakaian air tanah rata-rata hanya sekitar 20-30 m3 per bulan. “Dengan regulasi ini, kita berharap dapat mencapai keseimbangan antara pemanfaatan air tanah untuk kebutuhan sehari-hari dan pelestarian lingkungan,” tambah Wafid. Baca juga: Berita Ekonomi Hari Ini: Pertumbuhan Ekonomi Tetap Terjaga Stabil Regulasi ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga sumber daya alam, khususnya air tanah, demi keberlanjutan lingkungan yang lebih baik. Pemerintah terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui implementasi regulasi yang lebih ketat.

Akibat Bor Air Tanah, Tanah Jakarta Turun Sampai 6 Cm

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa laju penurunan tanah di Jakarta selama periode 2015-2022 berkisar antara 0,04 hingga 6,30 cm per tahun. Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, menjelaskan bahwa fenomena ini menunjukkan adanya pelandaian penurunan tanah dibandingkan dengan periode 1997 hingga 2005, di mana laju penurunan tanah mencapai 1 hingga 20 cm. Baca juga: Berita Ekonomi Hari Ini: Ekonomi Bertumbuh, Daya Beli Stabil “Pelandaian penurunan muka tanah juga teramati pada sumur pantau manual di lokasi kantor Balai Konservasi Air Tanah Jalan Tongkol Jakarta Utara,” ungkap Wafid. Sebagai respons terhadap tantangan ini, Kementerian ESDM menerbitkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 291.K/GL.01/MEM.G/2023 tentang Standar Penyelenggaraan Persetujuan Penggunaan Air Tanah. Wafid menekankan bahwa pengendalian penggunaan air tanah ini bertujuan untuk menjaga fungsi air tanah, termasuk mencegah penurunan tanah, amblesan tanah, dan intrusi air laut. Baca juga: Berita Ekonomi Hari Ini: Angka Inflasi Alami Kenaikan 2,56 Persen Meskipun demikian, Wafid menegaskan bahwa izin penggunaan air tanah hanya diperlukan oleh rumah tangga yang menggunakan lebih dari 100 meter kubik air per bulan. Sebagian besar rumah tangga di Indonesia, katanya, memiliki pemakaian air tanah rata-rata 20-30 meter kubik per bulan. “Air sebanyak 100 meter kubik setara dengan 200 kali pengisian tandon air dengan volume 500 liter atau setara dengan pengisian 5.000 galon volume 20 liter,” jelas Wafid.

Pinjaman Pendidikan jadi Solusi Dukung Biaya Pendidikan Anak

0
JAKARTA, duniafintech.com – Pinjaman pendidikan banyak jenisnya, salah satunya dapat menjadi solusi pendanaan untuk perguruan tinggi atau mahasiswa. Pinjaman pendidikan juga bisa didapat tanpa agunan seperti kredit tanpa agunan atau KTA. Layanannya pun beragam, seperti membiayai kuliah secara keseluruhan termasuk uang pangkal serta peralatan yang dibutuhkan. Pinjaman pendidikan untuk mahasiswa sendiri memiliki tujuan utama yakni membantu pelajar perguruan tinggi yang tidak mampu membayar uang pangkal, biaya semester ataupun biaya bangunan universitas karena keterbatasan finansial. Tidak hanya itu saja, pinjaman ini juga dapat digunakan untuk keperluan lain yang mendukung proses belajar sampai sarjana. Untuk itu tim DuniaFintech akan mengupas lebih dalam berbagai macam pilihan pinjaman pendidikan yang mungkin saja berguna bagi para mahasiswa di Indonesia. Baca jugaCara Klaim Asuransi Pendidikan Anak dan Tipsnya Supaya Tak Ditolak! pinjaman pendidikan Baca jugaProduk Tabungan Pendidikan Anak dan Ragam Jenisnya

5 Pilihan Pinjaman Pendidikan untuk Mahasiswa

Berikut adalah beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan sebagai solusi pembiayaan mahasiswa dalam menempuh pendidikan hingga berhasil menjadi sarjana.
  1. Mandiri

Bank Mandiri memiliki produk yang mendukung para mahasiswa dengan nama Kredit Pendidikan Mandiri yang merupakan bagian dari KSM atau Kredit Serbaguna Mikro, dengan menyediakan pembiayaan untuk mahasiswa yang memiliki usaha atau UKM. Pinjaman ini juga menyasar mahasiswa yang mendapatkan program bantuan pendidikan miskin berprestasi (Bidikmisi) di Universitas Gadjah Mada (UGM). Bunga yang ditawarkan cukup rendah, yaitu 0,5% per bulan, dan tenornya bisa mencapai 10 tahun.
  1. Edufund

Produk pinjaman pendudukan lainnya yang bisa kita dapat adalah Edufund yang memberikan layanan pembiayaan kepada para pelajar perguruan tinggi untuk mengejar pendidikan di universitas. Bukan hanya mahasiswa saja, pembiayaan tersebut mencakup uang sekolah, kuliah, kurus hingga dana tunai. Untuk pinjaman uang kuliah, Edufund sendiri menawarkan pinjaman untuk uang pangkal, uang semester/ UKT, hingga bundling yang berisi uang pangkal + uang semester yang tentunya bisa dicicil hingga 24 bulan.
  1. CICIL

Selanjutnya masih ada CICIL yang menawarkan pinjaman guna membayar uang kuliah, termasuk cicilan biaya semester dan uang pangkal. Kelebihan dari CICIL adalah pinjaman ini dapat juga digunakan untuk membeli peralatan pendidikan seperti ponsel dan laptop dengan tenor cicilan yang bervariasi. Kamu bisa meminjam hingga 80% dari biaya pendidikan yang dibutuhkan dengan bunga 1-1,5% per bulan. Layanan CICIL juga tersaji atau dapat digunakan di berbagai universitas negeri dan swasta di Indonesia.
  1. Danacita

Pilihan lainnya dalam pinjaman untuk mahasiswa adalah Danacita. Produk ini menyajikan pembiayaan kepada mahasiswa dengan batas maksimal biaya pendidikan. Jumlah pinjamannya pun dapat disesuaikan dengan kemampuan calon debitur. Ada biaya administrasi sebesar Rp 100.000 dan biaya pinjaman 3% dari total pinjaman.
  1. DANAdidik

DANAdidik adalah pinjaman berbasis penggalangan dana dan merupakan peer to peer (P2P) lending untuk pendidikan di Indonesia. Salah satu pinjaman untuk mahasiswa ini mencakup pembiayaan bagi yang ingin melanjutkan jenjang kuliah S2. Bedanya, bunga pinjaman ini adalah 0%, dan peminjam harus membagi hasil pendapatannya selama 30 bulan setelah lulus untuk membayar kembali pinjaman. Program pinjaman ini juga menyasar untuk mahasiswa yang ingin mengenyam pendidikan D1, D2, D3 dan S1. Demikian ulasan lengkap dari kami mengenai ragam pilihan pinjaman pendidikan yang bisa dipertimbangkan. Semoga bermanfaat. Baca jugaTeknologi Pembelajaran: Metode dan Peran Penting Pendidikan Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Tips Memilih Asuransi Perjalanan untuk yang Hobi Travelling

JAKARTA, duniafintech.com – Tips memilih asuransi perjalanan tentu dibutuhkan karena dunia yang semakin modern membuat jarak semakin tidak terasa, dan membuat mobilitas kita semakin tinggi. Mobilitas pun bukan hanya mencakup dalam negeri, namun juga termasuk luar negeri. Baik untuk perjalan bisnis maupun liburan. Liburan adalah aktivitas menyenangkan yang pasti ditunggu setiap orang, karena liburan merupakan salah satu cara jitu untuk melepas kejenuhan atas rutinitas sehari-hari. Liburan memang menyenangkan namun tetap saja memiliki risiko. Tentu banyak risiko yang mungkin terjadi kala liburan seperti ketinggalan pesawat, kecelakaan, kerusakan bagasi serta kemungkinan mengalami sakit saat akan berlibur. Asuransi perjalanan atau travel insurance ini dapat Anda beli guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Produk ini tentu akan melindungi liburan kamu. Bukan hanya itu saja, Travel insurance juga melindungi perjalanan bisnis serta perjalanan-perjalanan lainnya. Baca jugaAsuransi Perjalanan Visa Schengen: Syarat & Cara Membuatnya tips memilih asuransi perjalanan Baca juga5 Kelebihan Menggunakan Asuransi Perjalanan, Tips Buat Para Traveler Nih!

Tips Memilih Asuransi Perjalanan

Kali ini tim DuniaFintech akan mengupas lebih dalam mengenai tips memilih asuransi perjalanan, yuk kita simak informasinya berikut ini.
  1. Reputasi Perusahaan

Tips memilih asuransi perjalanan yang pertama tentu adalah reputasi perusahaan, meski kadang produk bagus yang ditawarkan datang bukan dari perusahaan dengan reputasi yang baik. Namun tetap saja kita perlu mengetahui reputasi perusahaan asuransi guna memastikan kualitas produk itu sendiri. Cara mengetahui reputasi ini bisa dengan melihat performa produk tersebut dalam beberapa tahun terakhir, seperti mencari tahu bagaimana mereka menyediakan layanan kepada nasabahnya. Hal ini bertujuan untuk bisa memahami seberapa aman dan apakah aman untuk Anda berinvestasi kepada perusahaan asuransi tersebut. Sehingga Anda akan senantiasa merasa aman dan nyaman saat membayar premi.
  1. Besaran Perlindungan

Tips yang kedua adalah wajib mengetahui secara detail hal apa saja yang ditanggung oleh perusahaan asuransi perjalanan tersebut. Jangan sampai membeli premi asuransi yang sama dengan premi yang telah dimiliki. Sebagai contoh yakni Anda cukup membeli asuransi perjalanan yang akan menanggung hanya kehilangan barang sebab sudah mempunyai asuransi jiwa sebelumnya.
  1. Waktu Perlindungan

Selanjutnya adalah dengan memilih asuransi yang sesuai dengan lamanya waktu dalam melakukan perjalanan. Pasalnya asuransi perjalanan ini terkadang hanya akan menanggung risiko selama melakukan perjalanan. Seperti halnya disesuaikan dengan tanggal yang tercetak pada tiket pulang dan pergi.
  1. Luas Perlindungan

Tips terakhir yang harus dilakukan para pelaku perjalanan sebelum memilih asuransi adalah mengetahui luas perlindungan. Karena terkadang perusahaan asuransi tidak menanggung perjalanan wisata maupun perjalanan berisiko tinggi. Adapun risiko tinggi yang dimaksud diantaranya adalah olahraga ekstrem, wisata alam liar maupun ke tempat yang dianggap berbahaya seperti ke daerah konflik. Hal ini bisa diantisipasi dengan membayar premi tambahan yang biasanya juga akan dminta oleh perusahaan asuransi. Oleh karena itu sangat dianjurkan sekali untuk mengungkapkan semua rincian kesehatan pada tahap awal dengan sebaik-baiknya untuk menghindari potensi klaim ditolak. Dengan melakukan tips memilih asuransi perjalanan yang sudah kami sebutkan tadi, diharapkan para pelaku perjalanan seperti berlibur maupun perjalanan bisnis dapat memperoleh keuntungan dari berbagai risiko yang kemungkinan akan dihadapi. Membeli asuransi perjalanan juga mendapat keuntungan tersendiri karena untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan kala melakukan perjalanan baik dalam negeri ataupun luar negeri. Demikian ulasan lengkap mengenai tips memilih asuransi perjalanan. Semoga bermanfaat.
Baca jugaKenali Manfaat yang Didapat dari Asuransi Perjalanan Haji Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Berita Kripto Hari Ini: Kripto Berada di Zona Hijau

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini mengenai harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya menunjukkan pergerakan yang beragam pada hari ini. Namun, mayoritas kripto jajaran teratas masih tetap berada di zona hijau, menurut data terbaru dari Coinmarketcap. Bitcoin (BTC): Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, terus menguat dengan kenaikan sebesar 0,74 persen dalam 24 jam terakhir dan 6,85 persen dalam satu minggu. Saat ini, harga Bitcoin mencapai USD 37.170 atau sekitar Rp 583,3 juta. Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Pajak Tinggi Akibatkan Transaksi Kripto Turun Ethereum (ETH): Ethereum (ETH) juga menunjukkan kenaikan dengan naik sebesar 0,76 persen dalam sehari dan 9,64 persen dalam seminggu. Harga Ethereum saat ini berada di level Rp 32,29 juta per koin. Binance Coin (BNB): Binance Coin (BNB) mengalami koreksi tipis dengan penurunan 0,97 persen dalam 24 jam terakhir, meskipun masih menguat 2,21 persen sepanjang minggu. Harga BNB saat ini mencapai Rp 3,90 juta per koin. Cardano (ADA): Cardano (ADA) tetap berada di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,70 persen dalam sehari dan 12,96 persen dalam seminggu. ADA diperdagangkan di level Rp 6.072 per koin. Solana (SOL): Solana (SOL) kembali mengalami penurunan, turun sebesar 2,25 persen dalam sehari. Meskipun demikian, SOL masih menguat 40,40 persen dalam satu minggu. Harga SOL saat ini berada di level Rp 897.228 per koin. Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Cara Atasi Penurunan Transaksi Aset Kripto XRP: XRP kembali berada di zona hijau dengan kenaikan 0,17 persen dalam 24 jam dan 2,21 persen dalam seminggu. Harga XRP saat ini mencapai Rp 10.436 per koin. Dogecoin (DOGE): Dogecoin (DOGE) mengalami pelemahan dengan penurunan 0,09 persen dalam sehari, meskipun masih menguat 10,06 persen sepanjang minggu. DOGE diperdagangkan di level Rp 1.231 per token. Stablecoin: Stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) menguat 0,01 persen, dengan harga keduanya tetap bertahan di level USD 1,00. Sementara itu, Binance USD (BUSD) juga mengalami kenaikan 0,01 persen, dengan harga stabil di USD 1,00. Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Bitcoin Cs Kompak Menguat, Dogecoin Melejit Kapitalisasi Pasar: Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto hari ini mencapai USD 1,42 triliun atau setara Rp 22.285 triliun.

OJK: Dukung Mekanisme Pengaturan Aset Kripto Transparan dan Adil

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengekspresikan harapan bahwa pengaturan aset kripto di masa mendatang akan menciptakan mekanisme pasar yang adil dan transparan. Proses pengaturan perdagangan aset kripto saat ini berada dalam masa transisi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK dan diperkirakan akan selesai tahun depan. “Yang kita harapkan, kehadiran pengaturan nanti OJK menghadirkan market mechanism yang fair, yang adil, yang transparan,” Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Hasan Fawzi. Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Ketua MPR Dukung Bentuk Black Stone Wallet Dia menambahkan bahwa transparansi harus mencakup jelasnya kapabilitas penyelenggara agar investor dapat memilih dengan bijaksana. Selain itu, mekanisme pasar juga harus efisien untuk mendukung perkembangan industri, meskipun pajak tetap menjadi pertimbangan. “Effisien ini ya tadi kalau pun ada pajak ya dikompensasi dong dengan sesuatu yang membuat industri ini berkembang pie-nya atau rotinya atau pangsa pasarnya,” ungkap Hasan. Kenaikan pajak pada aset kripto telah menjadi faktor utama di balik penurunan drastis volume transaksi, yang mengalami penurunan 224% secara tahunan (YoY) menjadi Rp94,4 triliun pada kuartal III-2023. Angka ini mengikuti tren penurunan dari tahun ke tahun sebelumnya. Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Sudah 17,9 Juta Orang Indonesia Jadi Trader Kripto Sebagai informasi, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 68/PMK.03/2022, mulai berlaku pada 1 Mei 2022, yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan aset kripto. Pengaturan ini mencakup tarif pajak untuk setiap transaksi cryptocurrency, baik yang dilakukan di bursa terdaftar Bappebti maupun di luarnya. Penerima aset kripto dikenakan PPN, sedangkan penjual atau yang menyerahkan aset kripto dikenakan PPh. Dengan demikian, OJK memandang transparansi, efisiensi, dan pertumbuhan industri sebagai indikator kesuksesan pengaturan kripto yang akan diterapkan setelah pindah wewenang dari Bappebti ke OJK. Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Investor Kripto Alami Peningkatan Perlu diingat, kebijakan terkait aset kripto dapat berubah seiring waktu, dan pemangku kepentingan diharapkan untuk terus mengikuti perkembangan terbaru dalam regulasi ini.

Cara Lapor Pajak Online, Sangat Mudah Ikuti Langkah-Langkahnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara lapor pajak online merupakan kemudahan akses teknologi memungkinkan para wajib pajak untuk melaporkan pajak secara online. Proses lapor pajak online tidak hanya efisien, tetapi juga membawa beberapa keuntungan. Lapor pajak online tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga solusi praktis untuk memastikan kepatuhan pajak. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menjalankan proses tersebut dengan lebih mudah dan efektif. Selalu pastikan untuk mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku di wilayah hukum Anda. Berikut ulasannya:

Panduan Lengkap Cara Lapor Pajak Online

1. Pilih Platform Pajak Online Terpercaya
  • Pilih platform atau situs resmi yang mendukung pelaporan pajak online. Pastikan bahwa platform tersebut telah terdaftar dan diakui oleh otoritas pajak.
2. Persiapkan Dokumen Pajak Anda
  • Sebelum memulai proses, pastikan Anda memiliki semua dokumen yang diperlukan, seperti laporan penghasilan, bukti potongan pajak, dan informasi keuangan lainnya.
Baca juga: Cara Bayar Pajak Online Termudah via E-Billing dari DJP 3. Akses Sistem Pajak Online
  • Login ke platform pajak online menggunakan akun yang telah Anda buat. Ikuti langkah-langkah pengamanan yang disediakan, seperti verifikasi dua langkah jika tersedia.
4. Isi Formulir Pajak Secara Online
  • Isilah formulir pajak online sesuai dengan data yang Anda miliki. Pastikan untuk memeriksa kembali setiap detail agar tidak terjadi kesalahan.
5. Hitung Pajak yang Harus Dibayar
  • Gunakan fitur perhitungan pajak yang disediakan oleh platform untuk memastikan bahwa jumlah pajak yang harus Anda bayar sudah benar.
6. Lakukan Verifikasi dan Koreksi
  • Lakukan verifikasi ulang terhadap data yang telah Anda masukkan. Periksa dengan seksama dan lakukan koreksi jika diperlukan. Hal ini untuk menghindari potensi masalah di kemudian hari.
7. Simpan Bukti Lapor Pajak
  • Setelah berhasil melaporkan pajak, simpan bukti lapor pajak yang dihasilkan oleh sistem. Dokumen ini penting untuk referensi dan pengarsipan pribadi Anda.
Baca juga: Aplikasi Pembukuan Laporan Keuangan Terbaik, Simak di Sini Rekomendasinya

Keuntungan Lapor Pajak Online:

1. Efisiensi Waktu dan Biaya:
  • Pemrosesan Cepat: Melapor pajak secara online memungkinkan proses yang lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan metode konvensional. Dokumen dapat diunggah dengan mudah, dan perhitungan pajak dapat dilakukan secara otomatis.
  • Tanpa Perlu Hadir Langsung: Wajib pajak tidak perlu hadir langsung ke kantor pajak, menghemat waktu dan biaya transportasi.
2. Aksesibilitas Kapan Saja:
  • Kemudahan Akses: Platform lapor pajak online dapat diakses kapan saja dan dari mana saja dengan koneksi internet. Ini memberikan fleksibilitas bagi wajib pajak yang memiliki jadwal padat.
Baca juga: Cara Bayar Pajak Mobil Online: Pelajari Resiko-Resikonya 3. Minimalkan Kesalahan Input:
  • Validasi Otomatis: Sistem lapor pajak online umumnya dilengkapi dengan fitur validasi otomatis, mengurangi risiko kesalahan input data. Hal ini membantu memastikan laporan pajak yang akurat.
4. Transparansi dan Pemantauan:
  • Pemantauan Real-Time: Wajib pajak dapat memantau status laporan pajak mereka secara real-time. Ini memberikan transparansi terhadap proses pengolahan dan memungkinkan wajib pajak untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut jika diperlukan.
5. Keamanan Informasi:
  • Enkripsi Data: Platform lapor pajak online umumnya menggunakan protokol keamanan tinggi, termasuk enkripsi data. Ini memberikan perlindungan terhadap informasi sensitif wajib pajak.
6. Pembaruan Otomatis:
  • Pembaruan Peraturan Pajak: Sistem online secara otomatis memperbarui perubahan-perubahan aturan pajak. Wajib pajak tidak perlu khawatir tentang kekurangan informasi terkini.
7. Dukungan Teknis:
  • Bantuan Online: Wajib pajak dapat mengakses panduan dan dukungan teknis langsung melalui platform. Ini membantu menjawab pertanyaan dan mengatasi masalah dengan cepat.
Baca juga: Lapor Pajak Online: Dokumen Pelengkap dan Cara Melapornya via E-Filling 8. Dokumentasi Digital:
  • Arsip Elektronik: Dokumen laporan pajak dapat diarsipkan secara digital, memudahkan akses dan pengelolaan arsip untuk keperluan audit atau referensi di masa mendatang.

Tips Hindari Salah Input Lapor Pajak Online

1. Persiapkan Dokumen dengan Baik:
  • Pastikan Anda memiliki semua dokumen yang diperlukan sebelum memulai proses lapor pajak.
  • Periksa kelengkapan dan keakuratan informasi dalam dokumen tersebut.
2. Pahami Aturan Pajak:
  • Pelajari aturan perpajakan yang berlaku untuk kategori pajak Anda.
  • Pahami langkah-langkah yang diperlukan dalam pengisian formulir pajak online.
Baca juga: Aturan Pinjaman Online Terbaru, Kena Pajak hingga Soal Debt Collector 3. Periksa Data Identitas:
  • Pastikan data identitas Anda seperti nama, alamat, dan nomor NPWP telah diisi dengan benar.
  • Periksa apakah informasi ini sesuai dengan data identitas di dokumen resmi.
4. Gunakan Perangkat yang Stabil:
  • Pastikan Anda menggunakan perangkat (komputer, tablet, atau ponsel) yang stabil dan terhubung dengan internet secara baik.
  • Jangan lapor pajak dalam kondisi jaringan yang tidak stabil untuk menghindari kegagalan transmisi data.
5. Simpan dan Backup Data:
  • Simpan salinan data laporan pajak Anda sebelum mengirimkan.
  • Buat backup data secara teratur untuk mengantisipasi kehilangan data akibat kesalahan teknis.
Baca juga: Amnesti Pajak adalah: Definisi, Tarif, hingga Manfaatnya 6. Periksa Perhitungan Pajak:
  • Pastikan semua angka dan perhitungan pajak telah dilakukan dengan benar.
  • Gunakan kalkulator jika diperlukan untuk memastikan akurasi perhitungan.
7. Validasi Otomatis:
  • Manfaatkan fitur validasi otomatis pada platform lapor pajak online, jika tersedia.
  • Sistem otomatis dapat membantu mendeteksi kesalahan input dan memberikan peringatan.
8. Gunakan Panduan dan Tutorial:
  • Jika platform menyediakan panduan atau tutorial, gunakan sumber daya tersebut untuk memahami langkah-langkah dengan baik.
  • Jangan ragu untuk mencari bantuan dari dukungan pelanggan jika ada ketidakjelasan.
9. Ajukan Pertanyaan jika Perlu:
  • Jika ada ketidakpastian atau pertanyaan, ajukan pertanyaan kepada pihak yang berkompeten atau konsultan pajak.
  • Pastikan Anda memahami dengan jelas sebelum mengisi dan mengirimkan laporan.
10. Lapor Pajak Tepat Waktu:
  • Hindari tergesa-gesa saat lapor pajak dan pastikan melakukannya sebelum batas waktu yang ditentukan.

Cara Jualan di Marketplace, Tips Penjualan Melalui Iklan Berbayar

JAKARTA, duniafintech.com – Cara jualan di marketplace merupakan cara yang efektif untuk memasarkan produk Anda secara online. Anda dapat meningkatkan keberhasilan penjualan di marketplace dan mendapatkan peringkat tinggi di hasil pencarian Google. Tetap konsisten dalam memberikan layanan terbaik dan terus pantau perubahan tren pasar untuk tetap bersaing. Berikut ulasannya:

Tips Sukses Cara Jualan di Marketplace

1. Pilih Marketplace yang Sesuai:
  • Tentukan marketplace yang sesuai dengan jenis produk Anda. Contoh populer termasuk Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, dan sebagainya.
2. Daftar Sebagai Penjual:
  • Buat akun penjual di marketplace pilihan Anda. Ikuti proses registrasi dan lengkapi informasi toko dengan detail.
Baca juga: Cara Mendapatkan Penghasilan Tambahan Bisa Dari Rumah? 3. Rancang Toko Online Anda:
  • Atur toko Anda dengan tata letak yang menarik. Tambahkan logo, deskripsi toko, dan informasi kontak yang jelas.
4. Tambahkan Produk:
  • Unggah produk dengan foto yang berkualitas tinggi. Berikan deskripsi yang informatif dan jelas.
5. Tetapkan Harga dan Persediaan:
  • Tentukan harga yang bersaing dan pastikan persediaan selalu terupdate.
6. Manfaatkan SEO di Deskripsi Produk:
  • Gunakan kata kunci yang relevan dalam deskripsi produk untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari.
7. Berikan Diskon dan Promosi:
  • Tawarkan diskon atau promosi khusus untuk menarik perhatian pembeli.
8. Tanggapi dengan Cepat:
  • Berikan respons yang cepat terhadap pertanyaan pembeli. Tanggapi pesanan dan komunikasi dengan ramah.
Baca juga: Cara Mendapatkan Modal Usaha Demi Memajukan Bisnis 9. Berikan Pelayanan Pelanggan Terbaik:
  • Pastikan pembeli puas dengan pelayanan Anda. Tanggapi keluhan atau masukan dengan baik.
10. Perhatikan Ulasan Pelanggan:
  • Gunakan ulasan pelanggan sebagai umpan balik untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.
11. Pantau Statistik Penjualan:
  • Gunakan fitur analitik di marketplace untuk memahami tren penjualan dan peningkatan kinerja.
12. Promosikan Melalui Media Sosial:
  • Bagikan produk Anda di platform media sosial untuk meningkatkan visibilitas.
13. Pilih Metode Pengiriman yang Tepat:
  • Tentukan metode pengiriman yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Baca juga: Deretan Marketplace NFT Terbaik di Dunia: OpenSea hingga Axie 14. Tetap Konsisten dan Pembaruan:
  • Selalu perbarui stok dan informasi produk secara berkala. Tetap konsisten dalam penawaran dan promosi.

Cara Mempromosikan Jualan di Sosial Media

1. Identifikasi Target Audien:
  • Pahami siapa target audiens Anda. Kenali karakteristik dan preferensi mereka untuk menyesuaikan konten promosi.
2. Pilih Platform yang Tepat:
  • Fokus pada platform media sosial yang paling cocok dengan bisnis Anda. Contoh platform meliputi Instagram, Facebook, Twitter, Pinterest, dan LinkedIn.
Baca juga: Cara Membuat Promosi Jualan Online yang Mudah dan Akurat 3. Kualitas Konten Visual:
  • Gunakan gambar dan video berkualitas tinggi untuk menampilkan produk Anda. Pastikan konten visual menarik dan mencerminkan merek Anda.
4. Deskripsi Produk yang Menarik:
  • Sertakan deskripsi yang menggugah minat. Jelaskan manfaat produk dan berikan informasi yang relevan.
5. Gunakan Hashtag Pintar:
  • Tambahkan hashtag yang relevan dengan produk Anda. Gunakan kombinasi hashtag populer dan niche untuk meningkatkan visibilitas.
6. Konten yang Berinteraksi:
  • Buat konten yang dapat berinteraksi dengan audiens. Ajak mereka untuk berpartisipasi dalam polling, kuis, atau bertanya langsung.
7. Posting Berkala dan Konsisten:
  • Tetap konsisten dalam posting. Buat jadwal posting yang teratur untuk menjaga kehadiran online Anda.
8. Gunakan Fitur Cerita (Stories):
  • Manfaatkan fitur cerita di platform seperti Instagram dan Facebook. Cerita bersifat sementara dan dapat menciptakan urgensi.
Baca juga: Cara Promosi Produk yang Menarik Kunci Sukses Bisnis 9. Kolaborasi dengan Influencer:
  • Jalin kerjasama dengan influencer yang relevan dengan bidang Anda. Endorsement dari mereka dapat meningkatkan kredibilitas.
10. Adopsi Pembayaran Melalui Platform:
  • Jika memungkinkan, aktifkan fitur pembayaran langsung di platform media sosial untuk memudahkan pembelian.
11. Program Hadiah dan Diskon:
  • Selenggarakan program hadiah atau berikan diskon khusus untuk pengikut media sosial. Ini dapat mendorong keterlibatan dan pembelian.
12. Tanggapi Komentar dan Pesan:
  • Tetap interaktif dengan mengomentari dan merespons pertanyaan atau komentar pengikut. Bangun hubungan dengan pelanggan potensial.
13. Analisis Kinerja:
  • Gunakan analitik platform untuk memahami kinerja setiap posting. Identifikasi tren dan strategi yang efektif.
Baca juga: Cara Pasang Iklan di Tokopedia: Keuntungan dan Strateginya 14. Gunakan Iklan Berbayar:
  • Manfaatkan iklan berbayar untuk meningkatkan jangkauan. Sesuaikan target audiens dan anggaran iklan dengan bijak.

Tips Gunakan Iklan Berbayar Tingkatkan Penjualan

  1. Identifikasi Target Audience:
    • Pahami dengan baik siapa target audience Anda. Tentukan karakteristik demografis, minat, dan kebiasaan online mereka. Hal ini akan membantu Anda mengarahkan iklan kepada orang yang benar-benar berpotensi menjadi pelanggan.
  2. Pilih Platform Iklan yang Tepat:
    • Setiap platform iklan memiliki karakteristik yang berbeda. Pilih platform yang paling relevan dengan audiens target Anda. Misalnya, Facebook Ads cocok untuk targeting berbasis demografi, sementara Google Ads lebih fokus pada pencarian kata kunci.
  3. Gunakan Gambar dan Desain yang Menarik:
    • Desain visual yang menarik dapat membuat iklan Anda lebih mencolok. Gunakan gambar berkualitas tinggi dan desain yang sesuai dengan identitas merek Anda.
  4. Penawaran dan Promosi yang Menarik:
    • Tawarkan diskon, promosi, atau penawaran khusus yang menarik perhatian. Hal ini dapat mendorong calon pelanggan untuk segera melakukan pembelian.
  5. Tulis Headline yang Menggoda:
    • Headline iklan Anda harus singkat, jelas, dan menggoda. Gunakan kata-kata yang menarik perhatian dan memicu keinginan untuk mengetahui lebih lanjut.
  6. Penggunaan Call-to-Action (CTA):
    • Sertakan CTA yang jelas dan mengajak tindakan. Kata-kata seperti “Beli Sekarang,” “Dapatkan Diskon,” atau “Berlangganan” dapat memberikan dorongan langsung kepada pemirsa.
  7. Optimalkan Landing Page:
    • Pastikan bahwa landing page yang terkait dengan iklan memiliki informasi yang relevan dan mudah dipahami. Pengalaman pengguna yang baik setelah mengklik iklan dapat meningkatkan tingkat konversi.
  8. Atur Batas Waktu untuk Penawaran:
    • Jika memungkinkan, tambahkan elemen urgensi dengan mengatur batas waktu pada penawaran atau promosi. Ini dapat mendorong pembelian segera.
  9. Analisis dan Pelajari Data Kampanye:
    • Pantau dan analisis data kampanye secara berkala. Identifikasi kinerja iklan yang baik dan yang perlu diperbaiki. Gunakan data tersebut untuk penyesuaian dan optimalisasi.
  10. Uji A/B untuk Perbandingan:
    • Lakukan uji A/B dengan variasi elemen iklan, seperti gambar, headline, atau CTA. Dengan melakukan uji ini, Anda dapat menentukan elemen mana yang paling efektif dalam menarik perhatian pemirsa.
  11. Perhatikan Budget dan Pencapaian Tujuan:
    • Tetapkan anggaran iklan yang sesuai dengan tujuan penjualan Anda. Pantau pencapaian tujuan dan sesuaikan anggaran jika diperlukan.
  12. Terus Tingkatkan Strategi:
    • Dunia digital terus berkembang. Teruslah mempelajari tren baru, algoritma platform, dan perubahan perilaku konsumen untuk meningkatkan strategi iklan Anda.

Cara Menghindari Crypto Phiser dan Kenali Ciri-Cirinya, Penting !

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghindari Crypto phiser menjadi sasaran utama bagi penipu daring, dan serangan crypto phishing semakin umum. Menghindari serangan crypto phishing membutuhkan kewaspadaan dan langkah-langkah preventif yang cerdas. Anda dapat meningkatkan keamanan investasi cryptocurrency Anda dan menghindari serangan phishing yang merugikan. Keamanan pribadi dan kehati-hatian adalah kunci untuk melindungi aset digital Anda. Berikut ulasannya:

Apa Itu Crypto Phiser ?

“Crypto phisher” merujuk pada penipu atau pelaku penipuan daring yang menggunakan taktik phishing khusus dalam konteks cryptocurrency. Crypto phisher berusaha mencuri informasi sensitif seperti kunci pribadi, frasa pemulihan, atau kata sandi dari pengguna cryptocurrency dengan menyamar sebagai entitas tepercaya, seperti platform pertukaran atau wallet digital. Baca juga: Serangan Phising, NFT Bored Ape Yacht Club Senilai Rp 43 Miliar Digasak Hacker Taktik yang sering digunakan oleh crypto phisher melibatkan pengiriman pesan phishing melalui email, pesan teks, atau bahkan melalui saluran media sosial. Pesan tersebut sering kali mencoba memancing korban untuk mengklik tautan atau memberikan informasi pribadi mereka, yang selanjutnya akan digunakan untuk akses ilegal ke akun cryptocurrency.

Tips Hindari Crypto Phiser

1. Gunakan Wallet Resmi: Pastikan menggunakan wallet resmi atau platform pertukaran yang terpercaya. Unduh aplikasi atau kunjungi situs resmi untuk menghindari tautan palsu. 2. Periksa SSL dan HTTPS: Sebelum memasukkan informasi sensitif, pastikan situs atau aplikasi yang Anda gunakan menggunakan koneksi aman (SSL) dan memiliki protokol HTTPS. 3. Waspadai Email Phishing: Hati-hati terhadap email yang mencurigakan yang mengajak Anda mengklik tautan atau memberikan informasi pribadi. Verifikasi keaslian email sebelum mengambil tindakan apa pun. Baca juga: Tips Kelola Bitcoin dan Keuntungan Investasinya, Simak Yuk! 4. Aktifkan Otentikasi Dua Faktor (2FA): Gunakan otentikasi dua faktor di wallet dan platform pertukaran Anda. Ini menambah lapisan keamanan dengan meminta verifikasi tambahan. 5. Hindari Tautan Langsung: Jangan mengakses wallet atau platform pertukaran melalui tautan yang diberikan dalam pesan atau email. Ketik alamat langsung di browser Anda. 6. Perbarui Perangkat Lunak: Pastikan perangkat lunak wallet dan keamanan digital Anda selalu diperbarui. Pembaruan sering mengatasi celah keamanan. 7. Pahami Skema Phishing Umum: Kenali skema phishing umum, seperti tautan palsu, pesan yang mendesak, dan klaim hadiah gratis. Berhati-hatilah terhadap penawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. 8. Gunakan Anti-Malware: Instal perangkat lunak anti-malware yang andal untuk melindungi perangkat Anda dari ancaman malware dan phishing. Baca juga: Kasus Phising di Indonesia Kian Marak, Ini Imbauan BI kepada Masyarakat 9. Verifikasi Identitas Kontak Dukungan: Sebelum memberikan informasi ke dukungan pelanggan, pastikan untuk memverifikasi identitas mereka. Hindari memberikan informasi pribadi tanpa verifikasi. 10. Pelajari Tentang Phishing Cryptocurrency: Tingkatkan pengetahuan Anda tentang taktik phishing khusus cryptocurrency. Pahami cara serangan tersebut bekerja untuk dapat mengidentifikasinya.

Ciri-Ciri Crypto Phiser

  1. Pesan Phishing: Crypto phisher sering kali menggunakan pesan phishing yang dikirim melalui email, pesan teks, atau saluran media sosial. Pesan tersebut mungkin berisi tautan atau lampiran berbahaya yang mengarah ke situs palsu atau mengandung malware.
  2. Peniruan Identitas: Mereka sering meniru identitas platform pertukaran, wallet digital, atau layanan terkait cryptocurrency populer. Hal ini dapat mencakup penggunaan nama dan logo yang mirip dengan aslinya untuk mengecoh pengguna.
  3. Tautan Bermasalah: Crypto phisher sering mengirimkan tautan yang tampak mencurigakan atau tidak aman. Tautan tersebut dapat mengarahkan pengguna ke situs web palsu yang dirancang untuk mencuri informasi login atau mengunduh malware ke perangkat pengguna.
  4. Permintaan Informasi Pribadi: Mereka mungkin meminta pengguna untuk memberikan informasi pribadi seperti kunci pribadi, frasa pemulihan, atau kata sandi. Perusahaan cryptocurrency yang sah tidak akan meminta informasi ini melalui email atau pesan tidak terenkripsi.
  5. Tekanan Waktu: Crypto phisher sering mencoba menciptakan urgensi dengan memberikan tekanan waktu pada korban. Mereka mungkin mengklaim bahwa ada masalah keamanan mendesak yang memerlukan tindakan segera dari pengguna.
  6. Gramatika dan Ejaan Buruk: Pesan dari crypto phisher seringkali memiliki kesalahan gramatika dan ejaan. Ini bisa menjadi tanda bahwa pesan tersebut tidak berasal dari sumber yang sah.
  7. Penawaran yang Terlalu Bagus untuk Ditolak: Mereka mungkin menjanjikan imbalan atau penawaran yang terlalu bagus untuk ditolak sebagai cara untuk menarik perhatian pengguna.
Baca juga: Antisipasi Kejahatan Siber, INDODAX Lakukan Langkah Ini

Kesimpulan:

Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati terhadap komunikasi daring yang mencurigakan, memverifikasi identitas situs web atau layanan sebelum memberikan informasi pribadi, dan menggunakan langkah-langkah keamanan tambahan seperti otentikasi dua faktor (2FA) untuk melindungi akun cryptocurrency Anda dari serangan crypto phisher.

Perbedaan Investasi Saham dan Bitcoin, Lebih Cuan Mana ?

JAKARTA, duniafintech.com – Perbedaan investasi saham dan bitcoin merupakan investasi menjadi pilihan populer dalam meraih tujuan keuangan jangka panjang, dan saham serta Bitcoin menjadi dua opsi yang sering dipertimbangkan. Namun, perbedaan mendasar antara keduanya perlu diperhatikan untuk memahami mana yang lebih sesuai dengan profil investor Anda. Berikut ulasannya:

Perbedaan Investasi Saham dan Bitcoin

1. Kepemilikan Aset:
  • Saham: Investor saham memiliki kepemilikan dalam suatu perusahaan. Mereka memiliki saham yang menggambarkan bagian kepemilikan di perusahaan tersebut.
  • Bitcoin: Bitcoin adalah aset digital dan bentuk mata uang kripto yang tidak terkait dengan kepemilikan saham di perusahaan.
Baca juga: Tutorial Investasi Bitcoin dan Keuntungannya, Simak di Sini 2. Bentuk Investasi:
  • Saham: Investasi saham melibatkan pembelian saham perusahaan dan mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham atau pembagian dividen.
  • Bitcoin: Investasi Bitcoin melibatkan pembelian unit Bitcoin dengan harapan nilainya akan meningkat seiring waktu.
3. Volatilitas Pasar:
  • Saham: Pasar saham cenderung mengalami fluktuasi harga yang lebih stabil dengan volatilitas yang dapat diprediksi.
  • Bitcoin: Bitcoin dikenal sebagai aset yang sangat volatil, dengan perubahan harga yang signifikan dalam waktu singkat.
4. Regulasi dan Keamanan:
  • Saham: Saham diatur oleh otoritas keuangan dan bursa efek, memberikan tingkat keamanan dan transparansi.
  • Bitcoin: Bitcoin belum sepenuhnya diatur di semua yurisdiksi, sehingga dapat lebih rentan terhadap perubahan regulasi.
5. Likuiditas:
  • Saham: Saham umumnya memiliki tingkat likuiditas yang tinggi, memungkinkan investor untuk membeli atau menjual dengan relatif mudah.
  • Bitcoin: Likuiditas Bitcoin juga tinggi, terutama di pasar kripto utama, tetapi bisa bervariasi.
6. Waktu Perdagangan:
  • Saham: Pasar saham memiliki waktu perdagangan tertentu selama hari kerja.
  • Bitcoin: Bitcoin dapat diperdagangkan 24/7, memberikan fleksibilitas waktu yang lebih besar.
Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib DIketahui Nih! 7. Tujuan Investasi:
  • Saham: Investasi saham seringkali terkait dengan pertumbuhan jangka panjang dan dividen reguler.
  • Bitcoin: Investasi Bitcoin sering dilihat sebagai lindung nilai atau peluang pertumbuhan kapital.

Cara Kerja Perbedaan Investasi Saham dan Bitcoin

Cara Kerja Investasi Saham:

  1. Pemilikan Bagian Perusahaan:
    • Investor saham menjadi pemilik sebagian kecil dari perusahaan ketika membeli saham. Saham adalah tanda kepemilikan di suatu perusahaan.
  2. Pertumbuhan Nilai dan Dividen:
    • Nilai investasi saham tumbuh seiring dengan pertumbuhan nilai perusahaan. Jika perusahaan berkembang, harga sahamnya kemungkinan akan naik.
    • Beberapa perusahaan memberikan dividen kepada pemegang saham sebagai pembagian keuntungan.
  3. Pasar Efek:
    • Saham diperdagangkan di pasar efek, dan harga saham tercermin dari penawaran dan permintaan di pasar tersebut.
    • Investor dapat membeli dan menjual sahamnya melalui broker saham yang terdaftar.
  4. Analisis Fundamental dan Teknikal:
    • Investor saham melakukan analisis fundamental (menganalisis kesehatan finansial perusahaan) dan teknikal (menganalisis pergerakan harga historis) untuk membuat keputusan investasi.
Baca juga: Ragam Tipe Investor yang Perlu Diketahui sebelum Berinvestasi

Cara Kerja Investasi Bitcoin:

  1. Aset Digital Terdesentralisasi:
    • Bitcoin adalah mata uang kripto yang terdesentralisasi, tidak dikendalikan oleh bank atau pemerintah. Setiap transaksi dicatat dalam teknologi blockchain.
  2. Nilai Tumbuh dan Volatilitas:
    • Nilai Bitcoin dapat tumbuh seiring dengan permintaan pasar. Karena jumlahnya terbatas, beberapa investor melihatnya sebagai bentuk investasi yang langka.
    • Volatilitas Bitcoin tinggi, dan harga dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat.
  3. Platform Pertukaran Kripto:
    • Bitcoin diperdagangkan di berbagai platform pertukaran kripto. Investor dapat membeli dan menjual Bitcoin menggunakan mata uang tradisional atau kripto lainnya.
  4. Analisis Pasar dan Sentimen:
    • Investor Bitcoin mengandalkan analisis pasar dan sentimen untuk membuat keputusan. Faktor seperti berita, perkembangan teknologi, dan tren pasar dapat memengaruhi harga.
Baca juga: Pasar Modal: Sejarah, Instrumen, hingga Perbedaannya dengan Pasar Crypto

Perbedaan Utama:

  • Aset Dasar: Saham mewakili kepemilikan dalam perusahaan, sementara Bitcoin adalah bentuk mata uang kripto terdesentralisasi.
  • Pasar Perdagangan: Saham diperdagangkan di bursa efek terorganisir, sedangkan Bitcoin diperdagangkan di platform pertukaran kripto.
  • Analisis Investasi: Investasi saham cenderung melibatkan analisis fundamental perusahaan, sementara investasi Bitcoin seringkali bergantung pada analisis pasar dan sentimen.
  • Dividen vs. Volatilitas: Pemegang saham dapat menerima dividen dari perusahaan, sementara Bitcoin lebih dikenal karena volatilitasnya yang tinggi.

Perbedaan Strategi Analisis Investasi Saham dan Kripto

1. Aset Dasar:
  • Saham:
    • Dasar Investasi: Investasi saham melibatkan kepemilikan sebagian perusahaan. Analisis dilakukan terhadap kesehatan keuangan, manajemen, dan prospek pertumbuhan perusahaan.
    • Keuntungan: Dividen dan kenaikan harga saham terkait dengan performa perusahaan.
  • Kripto:
    • Dasar Investasi: Kripto, seperti Bitcoin, adalah aset digital terdesentralisasi. Analisis lebih terfokus pada tren pasar, sentimen investor, dan faktor eksternal.
    • Keuntungan: Keuntungan berasal dari kenaikan nilai kripto, tetapi tidak ada dividen atau kepemilikan dalam perusahaan.
Baca juga: Perbedaan Asuransi dan Investasi ini Wajib Disimak Ya 2. Pasar Perdagangan:
  • Saham:
    • Lokasi Perdagangan: Saham diperdagangkan di bursa efek terorganisir seperti NYSE atau NASDAQ.
    • Bursa dan Broker: Perdagangan saham melibatkan bursa saham dan broker saham terdaftar.
  • Kripto:
    • Lokasi Perdagangan: Kripto diperdagangkan di berbagai platform pertukaran kripto, termasuk yang terdesentralisasi.
    • Bursa dan Wallet: Investor menggunakan pertukaran kripto dan dompet digital untuk membeli, menyimpan, dan menjual kripto.
3. Analisis Investasi:
  • Saham:
    • Analisis Fundamental: Investasi saham lebih bergantung pada analisis fundamental perusahaan, melibatkan evaluasi laporan keuangan, pertumbuhan laba, dan manajemen perusahaan.
    • Dividen: Dividen perusahaan menjadi faktor penting dalam keputusan investasi.
  • Kripto:
    • Analisis Pasar dan Sentimen: Analisis kripto terfokus pada tren pasar, sentimen investor, dan pengaruh berita. Analisis teknis (grafik harga) sering digunakan.
    • Volatilitas Tinggi: Volatilitas kripto yang tinggi dapat memengaruhi keputusan investasi.
4. Risiko dan Volatilitas:
  • Saham:
    • Risiko Stabil: Saham perusahaan mapan cenderung memiliki risiko yang lebih stabil dan dipengaruhi oleh kinerja ekonomi makro.
    • Volatilitas Terbatas: Saham perusahaan besar cenderung memiliki volatilitas yang lebih terbatas.
  • Kripto:
    • Risiko Tinggi: Kripto cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi karena volatilitas pasar yang besar dan kurangnya regulasi.
    • Volatilitas Ekstrem: Harga kripto dapat bergejolak secara ekstrem dalam waktu singkat.
Baca juga: Banyak yang Belum Tahu, Begini Perbedaan Saham dan Kripto 5. Ketahanan Pasar:
  • Saham:
    • Resesi dan Ekonomi: Saham dapat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan resesi. Kinerja perusahaan dapat terpengaruh oleh kondisi makroekonomi.
  • Kripto:
    • Kemandirian: Kripto cenderung lebih mandiri dari faktor ekonomi makro dan tidak sepenuhnya tergantung pada kinerja ekonomi global.

Kesimpulan:

Pemilihan strategi investasi antara saham dan kripto bergantung pada tujuan, toleransi risiko, dan pengetahuan investor. Saham lebih cocok untuk investor yang mencari kestabilan dan dividen, sementara kripto menawarkan potensi pertumbuhan yang cepat namun dengan risiko yang lebih tinggi. Penting untuk melakukan riset yang cermat dan berkonsultasi dengan ahli keuangan sebelum membuat keputusan investasi.

Cara Menghasilkan Uang dari Tiktok, Rahasia Sukses Dapat Cuan

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghasilkan uang dari TikTok bukan lagi sekadar impian. Dengan perkembangan pesat platform ini, peluang untuk meraih penghasilan tambahan atau bahkan menggeluti karir di dunia hiburan digital semakin terbuka. Menghasilkan uang dari TikTok membutuhkan dedikasi, kreativitas, dan strategi yang baik. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk berhasil dan menjadi bagian dari kisah sukses pengguna TikTok lainnya. Simak panduan lengkap berikut untuk memahami cara menghasilkan uang dari TikTok:

Cara Menghasilkan Uang dari TikTok

1. Pilih Niche yang Relevan:
  • Identifikasi minat dan keahlian Anda. Apakah Anda ahli dalam memasak, fashion, atau hal lainnya? Pilih niche yang sesuai dengan minat dan kemampuan Anda untuk menarik audiens yang lebih besar.
Baca juga: Panduan Tarik Saldo Tiktok ke ShopeePay yang Mudah 2. Kreatif dengan Konten:
  • Gunakan kreativitas Anda untuk membuat konten yang unik dan menarik. Video yang menghibur, memberikan nilai tambah, atau memecahkan masalah umum cenderung lebih banyak dilihat dan dibagikan.
3. Bangun Audiens yang Setia:
  • Fokus pada interaksi dengan pengikut Anda. Balas komentar, buat kuis atau tantangan, dan pertahankan konsistensi dalam mengunggah konten. Audiens yang setia cenderung lebih berpeluang untuk mendukung monetisasi Anda.
4. Aktifkan Fitur Live:
  • TikTok menyediakan fitur live yang memungkinkan pengguna untuk memberikan “gift” kepada kreator. Aktifkan fitur ini setelah memenuhi persyaratan tertentu, dan libatkan audiens Anda melalui siaran langsung yang menarik.
5. Terlibat dalam Program Kemitraan TikTok:
  • Jika Anda memenuhi syarat, ajukan diri untuk bergabung dalam program kemitraan TikTok. Program ini memberikan peluang kepada kreator untuk menghasilkan uang dari iklan yang ditampilkan di video mereka.
Baca juga: Cara Dapat Uang dari TikTok: Pelajari Kendala-Kendalanya 6. Gunakan TikTok Ads:
  • TikTok Ads memberikan peluang kepada pengguna untuk menghasilkan uang dengan menampilkan iklan di video mereka. Program ini membutuhkan jumlah pengikut tertentu dan tingkat interaksi yang signifikan.
7. Tawarkan Jasa dan Produk:
  • Jika Anda memiliki keterampilan tertentu atau produk yang dijual, manfaatkan platform TikTok untuk mempromosikannya. Unggah video yang menarik dan sertakan informasi tentang jasa atau produk yang ditawarkan.
8. Gabung dengan Program Kreatif TikTok:
  • Program Kreatif TikTok menyediakan dana bagi kreator yang berhasil mengeksekusi kampanye iklan kreatif. Perusahaan dan merek dapat memilih kreator untuk membuat konten sesuai dengan brief yang diberikan.
9. Promosikan Produk Afiliasi:
  • Anda dapat menghasilkan uang dengan mempromosikan produk afiliasi melalui video TikTok. Pastikan untuk menyertakan tautan afiliasi yang dapat mengarahkan pengikut ke situs web atau platform pembelian.
Baca juga: Tips Membatalkan Belanja di TikTok Shop yang Belum dan sudah Dibayar 10. Gunakan Hashtag yang Populer:
  • Agar video Anda dapat ditemukan oleh lebih banyak orang, gunakan hashtag yang relevan dan populer di setiap unggahan. Hal ini akan meningkatkan visibilitas video Anda di TikTok.

Bagaimana Menentukan Niche yang Relevan ? 

  1. Pahami Minat dan Keahlian Pribadi:
    • Identifikasi minat dan keahlian yang sudah Anda miliki. Pertimbangkan hobi, pengetahuan, atau keterampilan yang membuat Anda unik.
  2. Lihat Tren dan Popularitas:
    • Tinjau tren dan topik yang sedang populer di TikTok. Pilih sesuatu yang menarik perhatian banyak orang dan memiliki potensi untuk bertahan dalam jangka panjang.
  3. Analisis Kompetitor:
    • Lihat profil kreator TikTok lain yang bergerak di bidang yang mungkin Anda pertimbangkan. Perhatikan jenis konten yang mereka buat, interaksi pengikut, dan seberapa sukses mereka dalam niche tersebut.
  4. Fokus pada Keterlibatan Audiens:
    • Tentukan apakah niche tersebut memiliki audiens yang aktif dan terlibat. Konten yang membangun interaksi dan keterlibatan sering kali lebih berhasil.
  5. Relevansi dengan Target Audience:
    • Pastikan niche Anda relevan dengan target audiens yang ingin Anda capai. Memahami siapa target audiens Anda akan membantu Anda menyesuaikan konten agar lebih menarik bagi mereka.
  6. Pertimbangkan Potensi Monetisasi:
    • Pikirkan tentang cara Anda dapat menghasilkan uang dalam niche tersebut. Apakah ada peluang iklan, kemitraan, atau penjualan produk atau jasa terkait?
  7. Keunikan dan Diferensiasi:
    • Cari cara untuk membuat niche Anda unik. Apakah Anda memiliki pendekatan atau sudut pandang yang berbeda? Keunikan dapat membantu Anda menonjol di antara kreator lain.
  8. Evaluasi Kemampuan Produksi Konten:
    • Pertimbangkan kemampuan Anda untuk secara konsisten membuat konten berkualitas dalam niche tersebut. Apakah Anda memiliki akses ke peralatan yang diperlukan dan waktu yang cukup?
  9. Berikan Nilai Tambah:
    • Pastikan bahwa konten yang Anda hasilkan memberikan nilai tambah bagi pengikut Anda. Berpikir tentang cara Anda dapat menghibur, memberikan informasi, atau memecahkan masalah bagi audiens Anda.
  10. Ketertarikan Pribadi:
    • Pilih niche yang tidak hanya populer tetapi juga sesuai dengan ketertarikan pribadi Anda. Keberlanjutan dan konsistensi lebih mudah dicapai ketika Anda menikmati apa yang Anda lakukan.
Baca juga: Cara Mendapatkan Koin di TikTok dan Sederet Keuntungannya

Tips Waktu Tepat Posting Konten Agar Banyak Viewers TikTok

  1. Sesuaikan dengan Zona Waktu Lokal Target Anda:
    • Identifikasi zona waktu tempat audiens utama Anda berada. Publik TikTok sangat bervariasi, jadi pastikan Anda memahami di mana sebagian besar pengikut Anda berada.
  2. Pertimbangkan Jam Sibuk:
    • Pengguna TikTok aktif pada berbagai waktu, tetapi jam-jam sibuk sering kali terjadi saat orang bebas dari kewajiban sehari-hari, seperti malam hari setelah jam kerja atau akhir pekan.
  3. Pertimbangkan Demografi Audiens:
    • Demografi pengikut Anda dapat memengaruhi waktu terbaik untuk memposting. Jika Anda memiliki audiens yang mayoritas pelajar sekolah menengah, misalnya, waktu setelah mereka pulang sekolah mungkin efektif.
  4. Uji dan Analisis:
    • Cobalah untuk menguji berbagai waktu posting dan lihat kapan Anda mendapatkan respons terbaik. Anda dapat menggunakan analitik TikTok untuk melihat data interaksi dan keterlibatan pengguna pada setiap posting.
  5. Hindari Waktu Penuh Dengan Konten Bersaing:
    • Jika mungkin, hindari waktu di mana konten bersaing dalam jumlah besar diposting. Posting di waktu yang kurang padat dapat membantu konten Anda lebih mudah ditemukan.
  6. Faktor Geografis dan Internasional:
    • Jika audiens Anda tersebar di seluruh dunia, pertimbangkan faktor geografis dan waktu. Posting di waktu yang memungkinkan audiens internasional Anda terlibat dapat menjadi strategi yang baik.
  7. Gunakan Fungsi Jadwal Posting:
    • Pertimbangkan menggunakan fitur jadwal posting jika Anda memiliki akun TikTok Pro. Ini memungkinkan Anda merencanakan posting Anda di waktu tertentu, bahkan jika Anda tidak dapat memposting langsung.
Baca juga: Cara Menambahkan Produk di Tiktok Shop dengan Mudah, Simak Panduannya! Ingatlah bahwa konten yang baik dan menarik seringkali lebih penting daripada waktu posting secara tepat. Selalu responsif terhadap umpan balik pengikut Anda dan perhatikan tren atau perubahan dalam perilaku pengguna TikTok untuk mengoptimalkan strategi waktu posting Anda.